Ini Alasannya Kenapa Anda Perlu Mengukur Denyut Jantung Selama Olahraga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda ingin hidup sehat, olahraga bisa jadi salah satu cara untuk mencapainya. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat olahraga, salah satunya rutin mengukur denyut jantung. Memangnya, kenapa perlu Anda melakukan hal ini? Yuk, cari tahu alasannya pada ulasan berikut ini.

Kenapa Anda perlu mengukur denyut jantung selama olahraga?

penyakit jantung boleh puasa

Olahraga memang memberi manfaat bagi tubuh. Namun, setiap jenis olahraga punya keunggulan masing-masing. Jika Anda ingin meningkatkan kesehatan jantung, jenis olahraga yang direkomendasikan adalah latihan kardio.

Latihan ini dapat meningkatkan aliran dan volume darah kembali ke jantung sehingga jantung jadi lebih cepat berdenyut.

Saat olahraga, Anda disarankan untuk mengukur detak jantung. Tujuannya, agar Anda tahu olahraga tersebut memenuhi tujuan atau tidak, terutama untuk meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan berat badan.

Menurut Gateway Region YMCA, mengukur denyut jantung saat olahraga membuat seseorang tahu target kecepatan detak jantung yang ingin dicapai. Ini disebut juga dengan zona target denyut jantung.

Contohnya, saat Anda berlari dan mengecek denyut jantung, hasilnya masih di bawah target. Itu artinya, Anda perlu meningkatkan aktivitas yang dilakukan, misalnya mempercepat lari Anda.

Namun, hal ini bisa juga berlaku sebaliknya. Bila setelah dicek, denyut jantung berada di atas target, itu artinya Anda tidak perlu memaksakan diri untuk terus berlari cepat.

Secara bertahap, kurangi kecepatan Anda hingga detak jantung kembali mencapai zona target yang aman.

Ingat, berolahraga terlalu keras dapat menimbulkan efek samping yang merugikan, apalagi jika Anda masih pemula.

Kondisi ini umumnya membuat Anda sulit untuk bernapas normal selama beberapa saat atau perasaan tidak nyaman di dada.

Cara mengukur denyut jantung saat olahraga

Mengukur denyut jantung bisa dilakukan dengan berbagai cara, yakni menggunakan bantuan alat maupun manual. Alat yang digunakan biasanya adalah smartwatch atau smartband yang dipakai seperti jam tangan.

Namun, bila tidak memiliki alat ini, Anda bisa mengeceknya secara manual dengan beberapa cara berikut ini.

1. Melalui denyut arteri radial

Metode ini dilakukan dengan menemukan arteri radial di pergelangan tangan untuk mengukur denyut jantung selama olahraga.

Tempatkan jari telunjuk dan jari tengah di bagian pergelangan tangan. Jangan gunakan ibu jari karena mempersulit Anda untuk menghitung denyut nadi secara akurat.

Anda mungkin perlu meraba untuk merasakan denyut nadi. Setelah menemukannya, diamkan kedua jari selama 15 detik dan hitung seberapa banyak denyutnya.

Hasilnya, kemudian Anda lipat gandakan sebanyak 4 kali. Cara ini dapat dipakai jika nadi anda teratur. Namun, jika nadi anda tidak teratur, hitung selama 60 detik atau 1 menit.

Contohnya, jika dalam 15 menit jantung Anda berdenyut sebanyak 20 kali, totalnya denyut nadinya adalah 80 denyut per menit (bpm).

2. Melalui denyut arteri karotis

Cara mengukur denyut jantung lainnya melalui denyut arteri karotis. Arteri karotis berada di sekitar leher yang bertugas mengantarkan darah ke otak dan kepala.

Tempatkan jari tengah dan telunjuk Anda di kedua sisi leher, baik kanan atau kiri. Anda mungkin perlu meraba-rabanya dengan jari untuk menemukan arteri tersebut.

Sama seperti cara sebelumnya, hitung denyut jantung selama 15 detik kemudian lipat gandakan sebanyak 4 kali untuk mendapatkan detak jantung per menit.

Selain dua metode tersebut, ada cara lain untuk mengukur denyut jantung saat olahraga, yakni denyut arteri pedis (area kaki bagian atas) dan denyut arteri brachial (area lekukan lengan).

Namun, dua cara ini cukup sulit untuk Anda lakukan saat berolahraga.

Berapa Banyak Kalori yang Berhasil Saya Bakar Saat Berolahraga?

Ingin tahu berapa banyak kalori yang berhasil kamu bakar dalam sehari? Efektifkah olahraga yang kamu pilih untuk membakar kalori? Cek selengkapnya.

Mau Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kelainan Jantung Ada di Sebelah Kanan (Dekstrokardia), Apa Bahayanya?

Dekstrokardia adalah kelainan jantung langka yang menyebabkan letak jantung bergeser ke sebelah kanan. Apa saja bahayanya?

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

13 Olahraga yang Baik untuk Penyandang Cacat atau Disabilitas

Keterbatasan fisik bukan berarti penghalang untuk tetap aktif berolahraga. Berikut olahraga untuk penyandang cacat atau disabilitas.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Olahraga Lainnya, Kebugaran 22 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Apakah Sehat Jika Wanita Berotot Kekar Bak Pria Binaragawan?

Otot kekar identik dengan pria yang sehat dan bugar. Bagaimana kalau wanita yang punya otot kekar? Apakah bisa? Apakah hal ini sehat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Latihan Kekuatan Otot, Kebugaran 15 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Stroke Mata, Ketahui Mulai dari Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Selama ini Anda sudah tahu stroke bisa menyerang otak. Namun, ternyata Anda juga bisa kena serangan stroke mata. Apa itu stroke mata dan apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 2 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Olahraga di tempat tidur

8 Olahraga yang Bisa Dilakukan di Tempat Tidur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
tips pendinginan setelah lari

6 Jenis Pendinginan yang Wajib Dilakukan Setelah Lari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
manfaat yoga untuk kesehatan

Mengenal Jenis-Jenis Yoga dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fitriana Deswika
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
kesalahan membakar lemak perut

7 Kesalahan Umum saat Berusaha Membakar Lemak Perut

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit