Aturan Makan yang Sehat untuk Pengidap Kanker Kolorektal (Kanker Usus Besar)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kanker kolorektal adalah kanker yang terjadi di dalam usus besar, atau disebut juga dengan kanker usus besar. Kanker ini merupakan kasus kanker yang cukup umum terjadi pada orang lanjut usia. Diet atau pengaturan makan, adalah salah satu komponen penting untuk membantu penyembuhan kanker kolorektal.  Seperti apa diet khusus untuk orang dengan kanker kolorektal? Simak di bawah ini.

Apa saja zat gizi yang dibutuhkan oleh orang dengan kanker kolorektal?

apakah kanker serviks menular

Pada orang dengan kanker kolorektal, semua zat gizi makro dan mikro pun dibutuhkan oleh tubuh. Sebab, sebenarnya tubuh orang yang sedang melawan sel kanker,  tidak bisa berfungsi dengan baik untuk menyerap zat gizi.

Maka itu, jika zat gizinya yang diberikan ke dalam tubuh kurang, tubuh akan semakin kekurangan dan tidak mampu melawan perkembangan sel kanker di dalamnya.

Ditambah lagi, saat perawatan kemoterapi atau perawatan kanker lainnya, jaringan tubuh yang sehat pun akan terkena dampak dari perawatan ini sehingga kekuatan menyerap zat gizi secara optimal akan menurun.

Maka itu, seluruh zat gizi diperlukan untuk membuat tubuh memiliki kekuatan lebih, khususnya tambahan kalori dan protein harus sangat diperhatikan.

Kebutuhan kalori dan protein harus benar-benar terpenuhi sebab keduanya sangat penting sebagai tenaga dan membangun sistem imun. Jika sistem imun orang yang mengalami kanker semakin melemah, maka yang ada infeksi akan semakin mudah terjadi. Kalau sudah begini, kanker akan menimbulkan berbagai komplikasi lainnya.

Selain itu, serat juga sangat diperlukan. Serat dan protein paduan keduanya sangat diperlukan untuk membantu menjaga kebersihan usus besar dan mencegah terjadinya infeksi di usus.

Pola makan untuk orang dengan kanker kolorektal

pola makan saat puasa

Pola makan kanker kolorektal yang dibutuhkan adalah dengan porsi kecil tetapi sering, Anda bisa membagi jadwal makan utama menjadi 5-6 kali dalam sehari. Tentunya setiap kali makan dilakukan dengan porsi makan yang kecil.

Ini sangat diperlukan karena untuk mencegah timbulnya mual dan rasa kembung.

Orang dengan kanker kolorektal juga tidak boleh melewati waktu makan yang seharusnya. Meskipun Anda merasa sedang tidak ingin makan, tetapi jadwal makan ini harus dilakukan dengan rutin.

Untuk menangani rasa mual yang sering muncul, Anda bisa memilih makanan dan minuman dengan suhu ruang atau lebih dingin.

Hindari ruangan dengan aroma masakan jika itu membuat Anda semakin mual saat makan.

Apa yang dianjurkan dan yang harus dihindari?

risiko diabetes

Makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat mengalami kanker kolorektal, yaitu:

  • Daging merah semua hewan mamalia, seperti daging sapi, kambing, kuda, domba
  • Olahan daging yang menggunakan pengawet dan makanan berpengawet lainnya
  • Kentang goreng
  • Makanan dan minuman yang mengandung gula sederhana yang tinggi, seperti permen, kue-kue manis, dan minuman kemasan
  • Makanan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans
  • Minuman berkarbonasi
  • Kafein
  • Alkohol

Makanan-makanan ini diduga bisa membuat gejala kanker kolorektal semakin sering kambuh. Sedangkan makanan yang dianjurkan adalah:

  • Buah-buahan segar
  • Sayuran segar
  • Daging unggas
  • Daging ikan
  • Susu rendah lemak

Selain itu, air putih juga menjadi kebutuhan yang wajib. Orang yang mengalami kanker, akan menghadapi berbagai perawatan dari operasi, radiasi, atau kemoterapi.

Tubuh akan kehilangan banyak cairan beserta elektrolit saat perawatan tersebut, yang bisa membuat tubuh jadi semakin lemas. Maka itu, jumlah air putih sebaiknya lebih banyak dari biasanya.

Selain air putih, smoothie juga bisa diberikan pada pasien dengan kanker kolorektal maupun kanker lainnya. Sebab dengan teksturnya yang cair, akan lebih mudah diterima saat tubuh mual, dan smoothie juga kaya akan zat gizi dari buah, sayur , susu rendah lemak, bisa Anda campur didalamnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kapan dan Bagaimana Deteksi Dini Kanker Ovarium Dilakukan?

Penyakit kanker ovarium bisa diketahui lebih dini lewat tes deteksi. Namun, kapan dan bagaimana cara mendeteksi dini kanker ovarium dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Kanker Ovarium 20 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Angka Kematian Akibat Kanker Terus Menurun Setiap Tahun

Laporan tahunan terbaru menunjukkan bahwa angka kematian akibat kanker menurun dari tahun ke tahun. Apa saja jenis kanker yang termasuk di dalamnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 14 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Deretan Makanan yang Berpotensi Mencegah Penyakit Kanker

Menurunkan risiko kanker bisa Anda dilakukan dengan mengonsumsi makanan pencegah kanker. Lantas, makanan apa saja yang punya potensi sebagai anti kanker?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Penyakit Kanker 13 Desember 2019 . Waktu baca 8 menit

Kenali Jenis, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan Kanker Usus

Kanker bisa bertumbuh di mana saja, termasuk usus Anda. Namun, beda lokasi pertumbuhannya, beda pula gejalanya. Simak info lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 27 November 2019 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gejala kanker mata

Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
kanker penis

Kanker Penis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 8 menit
cara mengobati obat kanker

Cara Mengobati Kanker, Mulai dari Minum Obat Hingga Prosedur Medis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 12 menit
obat herbal tradisional kanker kolorektal usus besar kolon rektum

5 Jenis Obat Herbal yang Berpontensi Mengobati Kanker Kolorektal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit