Ini Alasan Kanker Prostat pada Wanita Mungkin Terjadi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kanker prostat merupakan jenis penyakit kanker yang memang identik dengan pria. Pasalnya, kelenjar prostat memang hanya terdapat pada anatomi tubuh pria. Namun nyatanya, kanker prostat juga bisa terjadi pada wanita. Mengapa bisa demikian? Simak ulasan berikut ini. 

Apakah wanita memiliki kelenjar prostat?

Prostat adalah kelenjar kecil sebesar kacang kenari yang terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi uretra. Kelenjar ini berfungsi untuk memproduksi cairan atau air mani yang melindungi dan mengangkut sperma. Adapun otot-otot pada kelenjar prostat berperan untuk mendorong keluarnya air mani ketika ejakulasi.

Kelenjar prostat tersebut hanya terdapat pada anatomi tubuh pria. Adapun wanita tidak memiliki kelenjar prostat karena sistem reproduksi yang berbeda.

Meski demikian, dilansir dari pusat informasi kesehatan masyarakat University of California, Berkeley (UC Berkeley), wanita memiliki dua kelenjar yang fungsi dan anatominya serupa dengan kelenjar prostat pria. Kelenjar ini kemudian sering disebut sebagai prostat wanita karena kemiripan fungsinya.

Dua kelenjar yang mirip prostat pria ini sebenarnya bernama kelenjar Skene. Letaknya mengelilingi uretra atau saluran kencing wanita, kira-kira 5-8 sentimeter di dekat dinding vagina. Prostat wanita ini pun akan memproduksi cairan pelumas yang berguna untuk membasahi vagina ketika terangsang.

Selain fungsi dan anatominya, prostat pria dan wanita pun sama-sama memiliki zat antigen (perangsang respon imun) khusus bernama PSA (prostate specific antigen) dan PSAP (prostate-specific acid phosphatase). Jadi dapat disimpulkan, kelenjar prostat pria dan wanita memiliki struktur yang serupa, tetapi tak sama persis.

Bagaimana bisa wanita kena kanker prostat?

Seluruh sistem organ tubuh Anda terdiri dari miliaran sel. Adapun gangguan atau kelainan pada sel bisa menjadi kanker. Maka, selayaknya bagian tubuh Anda yang lain, sel-sel pada kelenjar prostat wanita juga punya kemungkinan berkembang jadi kanker. 

Namun, kanker prostat pada wanita sangat jarang ditemui. Menurut para dokter spesialis kanker yang tergabung dalam Society of Gynecologic Oncology, kasus kanker kelenjar Skene pada wanita hanya tercatat sebanyak 0,003% dari seluruh jenis kanker yang menyerang sistem reproduksi dan saluran kencing wanita.

Meski jarang terjadi, kista, peradangan, dan infeksi terkadang muncul di kelenjar Skene dan jaringan sekitarnya. Namun, kondisi ini sering dikira sebagai penyakit yang terkait dengan kemih atau saluran kencing.

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Medical Case Reports pada 2018 melaporkan adanya kasus terkait kanker kelenjar Skene yang jarang terjadi. Tumor di uretra yang ditemukan pada pasien wanita ternyata berasal dari kelenjar Skene. Hal ini umumnya diketahui setelah terdeteksi adanya tingkat PSA yang tinggi pada pasien tersebut.

Meski demikian, penyebab kanker prostat yang dialami wanita ini belum diketahui pasti. Penelitian terkait penyakit ini pun masih sangat terbatas.

Apa gejala kanker prostat pada wanita?

Penelitian seputar kanker prostat pada wanita memang masih sangat terbatas, sehingga gejala penyakit ini belum dikenali secara pasti. Oleh karena itu, bila Anda merasakan adanya perubahan pada kebiasaan buang air kecil atau gejala kanker prostat lainnya, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter.

Selain itu, Anda pun perlu mewaspadai gejala-gejala lain yang cenderung terjadi secara terus menerus dan tidak jelas penyebabnya, seperti:

  • Kencing berdarah.
  • Sakit saat buang air kecil.
  • Nyeri di saluran kemih bagian bawah.
  • Nyeri vagina.
  • Nyeri di belakang tulang selangka.
  • Sakit ketika berhubungan seks.
  • Disfungsi seksual.
  • Siklus menstruasi tidak teratur.  

Gejala-gejala pada wanita tersebut memang belum tentu terkait dengan kanker prostat. Namun tidak ada salahnya memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti dari gejala yang Anda alami.

Dokter mungkin akan melakukan serangkaian tes kanker prostat guna memastikan kondisi tersebut. Bila positif kanker, dokter akan menentukan pengobatan kanker prostat yang sesuai dengan kondisi Anda, baik itu terapi radiasi (radioterapi), pembedahan, atau jenis pengobatan lainnya.

Selalu konsultasikan dengan dokter mengenai kekurangan dan kelebihan dari masing-masing jenis pengobatan yang akan Anda jalani. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Dari Mana Datangnya Intuisi? Dan Kenapa Harus Kita Turuti?

Setiap orang memiliki intuisi, sebagian mempercayai intuisinya dan sebagian lagi tidak. Sebenarnya, apa itu intuisi? Dan kenapa kita perlu mengikutinya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Mana yang Lebih Sehat Buat Payudara: Bra Biasa Atau Berkawat?

Saat memilih bra, Anda mungkin bimbang antara bra kawat atau bra biasa tanpa kawat. Yuk, simak pertimbangan dari para ahli berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
efek samping imunisasi

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
obat sakit gigi

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit