home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Kenapa Kanker Kulit Sulit Disembuhkan?

Kenapa Kanker Kulit Sulit Disembuhkan?

Sel kanker bisa menyerang bagian mana pun pada tubuh, termasuk kulit Anda. Selain merusak tampilan kulit, adanya sel kanker juga bisa menyerang organ vital yang ada di sekitar kulit hingga bisa menimbulkan kondisi fatal. Oleh karena itu, pengobatan kanker kulit harus segera dilakukan ketika sel kanker mulai terdeteksi. Namun, pada beberapa kasus kanker kulit sulit untuk diobati. Lantas, kenapa kanker kulit sulit disembuhkan?

Kenapa kanker kulit sulit disembuhkan?

Kanker kulit terdiri dari beberapa jenis, yang paling umum adalah kanker kulit sel basal dan kanker kulit sel skuamosa. Kanker kulit sel basal dan sel skuamosa muncul pertama kali di lapisan atas kulit (epidermis) dan berkaitan erat dengan paparan sinar matahari.

Sel skuamosa adalah sel datar pada epidermis yang terus berganti menjadi bentuk baru seiring waktu. Ketika sel-sel ini tumbuh di luar kendali, sel dapat berkembang menjadi kanker.

Sementara sel basal adalah sel yang berada di bagian bawah epidermis, disebut juga dengan lapisan sel basal. Sel basal terus membelah membentuk sel baru untuk menggantikan sel skuamosa di permukaan kulit. Sel ini akan bergerak ke atas epidermis, menjadi lebih rata hingga akhirnya menjadi sel skuamosa.

Berdasarkan situs American Cancer Society, sebagian besar kanker kulit sel basal dan skuamosa dapat diobati pada tahap awal. Akan tetapi, jika kanker tumbuh menyebar ke area lain, kanker jenis ini sering kali sulit diobati dengan radioterapi atau kemoterapi.

Kanker kulit sel basal biasanya berkembang di area yang terpapar sinar matahari, seperti wajah, kepala, dan leher. Jenis kanker ini cenderung tumbuh dengan lambat dan sangat jarang bermetastasis ke bagian tubuh lain.

Akan tetapi, jika tidak diobati segera, sel kanker punya potensi menyebar ke daerah terdekat dan menyerang tulang atau jaringan lain di bawah kulit. Apalagi jika tidak diangkat sepenuhnya, sel kanker dapat muncul kembali di tempat yang sama atau di tempat lain dengan jenis kanker serupa.

Tidak berbeda jauh, kanker kulit sel skuamosa juga bisa menyebar ke lapisan kulit lebih dalam dan menyebar ke bagian lain dari tubuh.

Kanker kulit sulit disembuhkan ketika sel kanker sudah menyebar ke area lain. Operasi tidak bisa mengangkat sel kanker sepenuhnya, sehingga masih meninggalkan sisa. Sementara pengobatan lain akan menimbulkan efek samping lebih banyak.

Akhirnya pengobatan yang dilakukan lebih bertujuan untuk menekan gejala kanker kulit dan memperlambat perkembangan kanker.

Selain dua jenis kanker kulit yang telah disebut sebelumnya, ada juga jenis kanker kulit melanoma yang menyerang sel melanosit, pemberi warna cokelat pada kulit.

Walaupun jarang terjadi, jenis ini lebih berbahaya ketimbang jenis kanker kulit sel basal atau sel skuamosa. Ini karena sel kanker lebih mudah menyebar ke area tubuh lainnya, dan biasanya muncul pertama kali pada area dada dan punggung.

Jika tidak diobati dengan tepat, kanker tersebut bisa menyebabkan kanker payudara dan kanker paru-paru. Jika sudah seperti ini, pengobatan akan lebih sulit dilakukan dan sulit disembuhkan.

Meski sulit, pasien kanker kulit wajib ikuti pengobatan

perawatan setelah kemoterapi

Sel kanker sangat mungkin menyebar ke area terdekat. Akan tetapi, bisa juga menyebar ke area yang jauh dan sangat vital dalam waktu tertentu, sehingga bisa berakibat fatal. Itulah sebabnya, walaupun pasien dinyatakan tidak bisa sembuh dari kanker kulit, pengobatan tetap harus dilakukan.

Operasi tidak bisa dijadikan satu-satunya pengobatan kanker. Pasien bisa menjalani kemoterapi dan radioeterapi. Keduanya bisa membantu membunuh sel kanker sekaligus mengecilkan ukuran tumor. Ada pula krioterapi, yakni pengobatan yang menggunakan cairan khusus untuk membekukan dan membunuh sel-sel abnormal.

Selain untuk mengurangi keparahan gejala kanker, pengobatan juga bisa meningkatkan kualitas hidup pasien karena perkembangan penyakitnya bisa diperlambat. Contohnya perawatan paliatif yang tidak hanya menangani penyakitnya, tapi juga efek samping dari pengobatan lain, masalah psikologis, sosial, dan spiritual pasien.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Basal and squamous cell skin cancer research: Latest skin cancer research. Retrieved September 03, 2021, from https://www.cancer.org/cancer/basal-and-squamous-cell-skin-cancer/about/new-research.html

What are basal and squamous cell skin cancers?: Types of skin cancer. Retrieved September 03, 2021, from https://www.cancer.org/cancer/basal-and-squamous-cell-skin-cancer/about/what-is-basal-and-squamous-cell.html

What is melanoma Skin CANCER?: What Is Melanoma?. Retrieved September 03, 2021, from https://www.cancer.org/cancer/melanoma-skin-cancer/about/what-is-melanoma.html

Palliative care in cancer. Retrieved September 03, 2021, from https://www.cancer.gov/about-cancer/advanced-cancer/care-choices/palliative-care-fact-sheet

Skin cancer. (2020, December 05). Retrieved September 03, 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/skin-cancer/diagnosis-treatment/drc-20377608

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 08/09/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.