Hati-hati, Sakit Bahu Bisa Jadi Pertanda Sakit Jantung

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sakit bahu menjadi keluhan umum yang dirasakan banyak orang. Biasanya, kondisi ini muncul setelah Anda mengangkat beban yang berat. Namun, jangan menganggap sepele sakit bahu karena bisa jadi ini adalah pertanda Anda sakit jantung. Lantas, seperti apa sakit bahu yang berkaitan dengan penyakit jantung(kardiovaskuler)? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Sakit bahu bisa jadi pertanda sakit jantung

Apabila Anda sering merasakan sakit pada bahu, sebaiknya jangan diremehkan dan diacuhkan rasa sakit itu. Sebab, bisa saja rasa sakit tersebut adalah tanda dari penyakit jantung yang Anda tidak ketahui.

Sebuah studi yang dilakukan University of Utah School of Medicine tahun 2016, mengamati hubungan antara nyeri bahu dengan penyakit kardiovaskuler.

Studi yang dimuat pada Journal of Occupational and Environmental Medicine ini mengajak 1226 pekerja pabrik yang diperiksa status kesehatannya dan diminta untuk mengisi kuesioner.

Di akhir penelitian, 36 peserta penelitian mengaku mengalami sakit bahu yang cukup parah dan mereka diketahui memiliki risiko 4,6 kali lebih tinggi untuk terkena berbagai penyakit jantung dibandingkan dengan orang yang tidak merasakan sakit bahu.

Tidak hanya sakit jantung, bahu sakit diketahui juga berkaitan juga dengan risiko tekanan darah tinggi (hipertensi), kadar kolesterol tinggi, dan diabetes mellitus.

Sayangnya, peneliti tidak yakin kenapa sakit bahu menjadi salah satu pertanda sakit jantung. Namun, mereka menyatakan bahwa orang yang mengalami sakit pada bahu, kemungkinan besar akan mengalami gangguan aliran darah.

Aliran darah yang tidak normal ini akan menyebabkan gangguan fungsi jantung dan pada akhirnya meningkatkan risiko penyakit jantung.

Gejala yang menyertai sakit jantung selain sakit bahu

Pertanda penyakit jantung tidak hanya berupa rasa nyeri di bahu. Anda bisa mencurigai sakit bahu sebagai bagian gejala penyakit jantung, jika diikuti oleh kondisi berikut ini.

  • Sesak napas ketika melakukan aktivitas.
  • Nyeri dada seperti ditekan atau perasaan tidak nyaman.
  • Nyeri rahang dan leher sebelah kiri.
  • Detak jantung berdetak lebih cepat, lebih lambat, atau tidak beraturan.
  • Tubuh lemah dan terasa pusing.
  • Pembengkakan pada pergelangan tangan atau kaki.

Jika Anda mengalami sakit bahu disertai gejala pertanda sakit jantung lainnya, segera periksa ke dokter spesialis jantung. Penyakit jantung termasuk kondisi serius sehingga membutuhkan pertolongan medis lebih cepat. Tujuannya, untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, memudahkan pengobatan, serta menurunkan risiko kematian.

Penyakit jantung terdiri dari berbagai jenis, seperti aterosklerosis (penyumbatan pada arteri) dan aritmia (gangguan denyut jantung). Guna mengetahui penyebab penyakit jantung dan menegakkan diagnosis jenisnya, dokter akan meminta Anda untuk melakukan beberapa tes kesehatan, seperti elektrokardiogram dan ekokardiogram.

Selanjutnya, dokter akan memilih perawatan yang sesuai dengan kondisi jantung pasien.

Berbagai penyebab sakit bahu selain penyakit jantung

Meski sakit bahu dapat menjadi pertanda sakit jantung, tapi tidak semua rasa sakit yang Anda rasakan pada bahu merupakan pertanda kondisi tersebut. Jadi, jangan sampai gejala yang dialami ini membuat Anda cemas. Anda perlu memerhatikan gejala lain yang menyertai dan perhatikan seberapa sering Anda mengalaminya.

Nyeri bahu normalnya muncul setelah Anda melakukan aktivitas berulang menggunakan tangan, seperti mengangkat atau memukul benda. Setelah aktivitas dihentikan dan Anda mengobatinya dengan kompres air hangat, nyeri bahu akan mereda.

Ini merupakan hal yang normal, karena otot di sekitar bahu melakukan ‘pekerjaan yang keras’ secara terus-menerus. Berbeda jika kasus nyeri bahu disebabkan oleh masalah medis tertentu. Dilansir dari situs National Health Service, penyebab sakit bahu selain pertanda sakit jantung, meliputi:

  • Radang sendi

Radang sendi yang umum terjadi seperti seperti osteoartritis atau rheumatoid arthritis. Sakit bahu karena penyakit tersebut biasanya bertahan selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun yang disertai pembengkakan dan kemerahan.

  • Tendonitis pada lengan atau bahu dan bursitis

Nyeri bahu ini akan terasa sangat sakit dan semakin memburuk, meskipun sudah Anda obati dengan perawatan rumahan.

  • Sindrom hipermobilitas

Ditandai dengan sensasi kesemutan, mati rasa, dan lemah di sekitar bahu yang menimbulkan rasa tidak nyaman.

  • Patah tulang, terkilir, atau tendon di sekitar bahu robek

Kondisi ini menyebabkan rasa sakit parah di bahu, hingga membuat seseorang tidak bisa menggerakkan bahunya.

  • Dislokasi atau ligamen meregang atau robek

Ditandai dengan rasa nyeri di bagian bahu atas, tepatnya di sekitar tulang selangka dan sendi bahu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

    Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

    Meski sedang hamil, ibu tetap direpotkan untuk melakukan pekerjaan rumah. Namun, apakah semua pekerjaan rumah tangga saat hamil aman untuk dilakukan?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

    6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

    Kenikmatan kopi sudah tidak diragukan. Namun, tahukan Anda ada beberapa cara membuat kopi yang dapat menjadikan manfaatnya lebih baik untuk kesehatan.

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

    Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

    Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara mengobati sengatan lebah

    Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
    KDRT konflik rumah tangga

    Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    tips menghindari perceraian

    7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    gejala leptospirosis

    Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit