home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Kebiasaan yang Tidak Anda Duga Bisa Merusak Kesehatan Jantung

7 Kebiasaan yang Tidak Anda Duga Bisa Merusak Kesehatan Jantung

Penyakit jantung umumnya terjadi karena penyumbatan dan peradangan pada pembuluh darah jantung, atau masalah sirkulasi darah di jantung. Adanya penyumbatan atau peradangan, ternyata berkaitan erat dengan gaya hidup, yakni kebiasaan yang Anda lakukan hari-hari yang tanpa Anda sadari merusak kesehatan jantung. Apa saja kebiasan-kebiasan tersebut? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Kebiasaan yang ternyata merusak kesehatan jantung

Penyakit kardiovaskuler merupakan penyakit yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah. Di dunia, penyakit kardiovaskuler dan stroke adalah penyebab kematian utama, dengan angka kematian sekitar 17.3 juta orang setiap tahunnnya.

Bahkan, angka tersebut diperkirakan akan mengalami peningkatan hingga tahun 2030. Sementara di Indonesia, pada tahun 2013, prevalensi penyakit jantung koroner sebesar 0,5 persen dan prevalensi gagal jantung sebesar 0,13 persen.

Nah, penyakit jantung memang masuk ke dalam kelompok penyakit degeneratif, yang umum menyerang lansia. Namun, tidak menutup kemungkinan orang yang masih muda juga bisa terkena penyakit ini.

Melihat fakta tersebut, tindakan pencegahan sedini mungkin perlu Anda lakukan, mengingat penyakit jantung berkaitan erat dengan gaya hidup yang kurang sehat. Dengan mengetahui apa saja kebiasan sehari-hari yang memiliki potensi merusak kesehatan jantung, Anda dapat membatasi atau menghindarinya.

Berikut adalah beberapa kebiasaan sehari-hari yang berdampak buruk bagi jantung dan mungkin masih Anda lakukan hingga saat ini.

1. Terlalu lama menonton televisi

nonton serial TV maraton

Saat ini telah tersedia berbagai macam hiburan di televisi; entah berupa sinetron, FTV, komedi, ataupun musik. Alhasil, tidak mengherankan jika Anda senang duduk berlama-lama di depan televisi hanya untuk menyaksikan tayangan favorit Anda.

Namun yang perlu Anda ketahui adalah bahwa kebiasaan menonton TV lama-lama ternyata bisa merusak jantung, yakni meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Hal tersebut terjadi karena selama Anda menonton televisi, Anda cenderung terus dalam posisi yang sama yaitu duduk lama, tanpa ada aktivitas lainnya, dan ini menyebabkan peredaran darah Anda menjadi terganggu. Selain itu, kurangnya gerakan dapat mempengaruhi kadar lemak dan gula dalam tubuh.

Oleh karena itu, jika Anda punya kebiasaan ini, ada baiknya lakukan tindakan pencegahan terjadinya gumpalan darah di paru-paru, penyakit jantung, ataupun stroke. Anda bisa mengakalinya dengan berdiri setiap beberapa menit sekali untuk melakukan peregangan otot, salah satunya dengan berjalan-jalan.

2. Makan terlalu banyak

Salah satu faktor risiko utama terjadinya penyakit jantung adalah kelebihan berat badan atau obesitas. Nah, obesitas bisa saja terjadi karena kebiasaan makan terlalu banyak.

Tanpa Anda sadari, kebiasaan makan terlalu banyak dapat merusak jantung dengan meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Naiknya tekanan darah tersebut dapat meningkatkan kebutuhan oksigen dan menciptakan beban tambahan pada jantung.

Selain itu, tekanan darah tinggi tersebut dapat memecahkan plak kolestrol pada dinding arteri, memicu pembentukan gumpalan yang dapat memblokir pembuluh darah sehingga dapat memicu serangan jantung atau stroke.

Oleh karena itu, cobalah Anda untuk makan tidak berlebihan –artinya, makan disaat lapar dan berhenti sebelum Anda benar-benar kekenyangan.

3. Merokok

shisha atau rokok elektrik

Sudah jelas sekali bahwa kebiasaan merokok tidak baik untuk kesehatan, termasuk merusak kesehatan jantung Anda.

Merokok dapat meningkatkan pembekuan darah, yang dapat menghambat aliran darah ke jantung sehingga memberikan kontribusi untuk penumpulan plak di arteri.

Selain itu, merokok merupakan faktor risiko dari penyakit stroke karena menghirup asap rokok ternyata dapat menghasilkan beberapa efek yang merusak sistem serebrovaskular.

Oleh karena itu, salah satu cara untuk mencegah terjadinya penyakit jantung karena rokok adalah dengan berhenti merokok.

4. Jarang makan buah dan sayuran

Meskipun buah dan sayuran merupakan makanan yang enak untuk dikonsumsi, namun ternyata tidak semua orang menyukainya. Padahal, orang yang makan lebih dari lima porsi buah dan sayuran sehari memiliki risiko sekitar 20% lebih rendah dari penyakit jantung dan stroke ketimbang orang yang makan kurang dari tiga porsi per hari.

Alasannya adalah karena buah dan sayuran mengandung vitamin, mineral dan serat rendah kalori yang dapat membantu Anda mengendalikan berat badan dan tekanan darah. Sebaliknya, jika kebiasaan tidak makan sayur terus Anda terapkan, di kemudian hari akan merusak jantung, karena makanan yang Anda pilih cenderung tinggi kalori dan lemak.

Oleh karena itu, cobalah untuk menyukai dan mengkonsumsi buah dan sayuran untuk kesehatan jantung Anda yang lebih baik.

5. Sering makan snack asin

Makanan yang asin sering kali menggugah selera dan membuat ketagihan, termasuk junk food. Padahal kebiasaan konsumsi makanan asin berlebih dapat merusak jantung.

Ini karena kandungan garam di dalamnya bisa meningkatkan tekanan darah Anda, yang merupakan faktor risiko utama terjadinya stroke, gagal ginjal, dan serangan jantung.

Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan asupan natrium Anda per hari. Sebagian besar dari kita harus menjaga asupan natrium di bawah 2.300 miligram per hari, atau 1.500 miligram bagi yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi.

6. Minum banyak alkohol

Kebiasaan merusak jantung selanjutnya, yang mungkin belum Anda ketahui adalah banyak minum alkohol. Perlu Anda ketahui bahwa tubuh akan memecah alkohol dan mengubahnya menjadi lemak. Efeknya ini dapat meningkatkan kadar trigliserida dan kolesterol dalam tubuh.

Nah, tingginya kadar kolesterol dan trihgliserida inilah yang jadi penyebab risiko penyakit jantung semakin tinggi. Oleh sebab itu, cobalah untuk mengatur kembali kebiasaan minum alkohol Anda. Kalau bisa, kurangi kebiasaan ini karena efeknya juga tidak baik untuk kesehatan hati.

7. Sering begadang

yang terjadi pada tubuh saat begadang

Anda masih sering begadang untuk hal yang tidak perlu? Hati-hati, karena kebiasaan ini ternyata bisa merusak jantung Anda. Kurang tidur bisa mengganggu jam biologis tubuh dan metabolisme tubuh. Di samping itu, tekanan darah juga cenderung lebih mudah naik dan Anda jadi lebih mudah stres.

Kombinasi tekanan darah yang cenderung tinggi dan stres inilah yang menyebabkan risiko penyakit jantung jadi semakin besar. Bukan hanya itu saja, kurang tidur juga bisa meningkatkan risiko diabetes, menurut laman Center for Disease Control and Prevention.

Jika begadang memang tidak perlukan, Anda tidak perlu melakukannya. Cobalah untuk mengatur kembali jam tidur dan bangun Anda, untuk menjaga kesehatan jantung.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Heavy holiday dinners can trigger a heart attack. (2021). Retrieved 27 April 2021, from https://www.ucihealth.org/blog/2016/12/overeating-heart-attack.

Publishing, H. (2021). Get moving to avoid blood clots from TV watching – Harvard Health. Retrieved 27 April 2021, from https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/get-moving-to-avoid-blood-clots-from-tv-watching.

Smoking and Cardiovascular Disease. (2021). Retrieved 27 April 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/smoking-and-cardiovascular-disease.

Smoking and Your Heart | NHLBI, NIH. (2021). Retrieved 27 April 2021, from https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/smoking-and-your-heart.

Publishing, H. (2021). Top five habits that harm the heart – Harvard Health. Retrieved 27 April 2021, from https://www.health.harvard.edu/heart-health/top-five-habits-that-harm-the-heart.

How 5 Bad Habits Affect Your Heart Health – Penn Medicine. (2021). Retrieved 27 April 2021, from https://www.pennmedicine.org/updates/blogs/heart-and-vascular-blog/2019/september/how-5-bad-habits-affect-heart-health.

Infodatin Kesehatan Jantung Masyarakat Indonesia. Kemenkes RI. Retrieved 27 April 2021, from https://pusdatin.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/infodatin-jantung.pdf.

Health Threats From High Blood Pressure. (2021). Retrieved 27 April 2021, from https://www.heart.org/en/health-topics/high-blood-pressure/health-threats-from-high-blood-pressure.

How Does Sleep Affect Your Heart Health? | cdc.gov. (2021). Retrieved 27 April 2021, from https://www.cdc.gov/bloodpressure/sleep.htm.

Alcohol. (2021). Retrieved 27 April 2021, from https://www.heartuk.org.uk/low-cholesterol-foods/alcohol.

How Does Salt Affect Heart Health?. (2021). Retrieved 27 April 2021, from https://health.clevelandclinic.org/how-does-salt-affect-heart-health/.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 01/02/2017
x