Cara Mengobati dan Mencegah Kondisi Aneurisma Aorta

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Aneurisma aorta adalah penggelembungan di dinding arteri (pembuluh darah yang membawa darah dari jantung ke bagian tubuh lain). Penyakit ini sering dianggap sebagai bom waktu karena penggelembungan pada aorta yang membesar bisa pecah dan menyebabkan perdarahan, bahkan kematian sewaktu-waktu. Adakah cara untuk mengobati atau mencegah aneurisma aorta semakin parah?

Berbagai pengobatan aneurisma aorta

Ketika aneurisma aorta pecah, ini sudah bisa dikatakan sebagai keadaan darurat yang fatal jika tidak segera dilakukan pengobatan. Orang yang aneurisma aortanya sudah pecah, lalu diobati, risiko kematiannya akan tetap tinggi. Maka dari itu, mengobati aneurisma aorta umumnya ditujukan untuk mencegah pecahnya pembuluh darah. Satu-satunya cara berdasarkan penelitian untuk mencegah pecahnya adalah dengan operasi, minum obat, dan melakukan pola hidup sehat. 

Mengobati aneurisma aorta dengan minum obat

Mengobati aneurisma aorta bisa dilakukan dengan mengontrol tekanan darah tinggi. Anda bisa rutin minum obat antihipertensi untuk mengurangi risiko pecahnya pembuluh darah. Pasalnya tekanan darah tinggi bisa membuat aneurisma aorta pecah. 

Dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan, misalnya jenis beta blocker  seperti atenolol, propranolol, metoprolol. Anda juga bisa diberikan obat calcium channel blocks seperti amlodipine, clevidipine, diltiazem, untuk menurunkan tekanan darah Anda dan  mengendurkan pembuluh darah Anda. 

Obat-obatan ini akan mengurangi kemungkinan aneurisma Anda pecah. 

Mengobati aneurisma aorta dengan operasi

Operasi pada dasarnya dilakukan untuk mencegah aneurisma aorta pecah, bukan untuk mengobati. Berikut adalah 2 jenis operasi untuk mencegah kondisi pembuluh darah pecah. 

1. Bedah standar

Operasi ini merupakan bedah standar untuk mencegah aneurisma aorta memburuk. Nantinya, dokter akan melakukan anestesi umum dan membuat sayatan panjang, dari bagian bawah tulang dada ke daerah kemaluan.

Setelah menemukan aneurisma atau penggelembungan, dokter akan menjepit aorta untuk mematikan aliran darah. Nantinya pembuluh darah yang rusak akan dibuang dan dicangkok dengan aorta sintetis. 

Pasca operasi untuk mengobati sekaligus mencegah aorta pecah, Anda harus rawat inap dulu, kira-kira seminggu. Pemulihan total seringkali membutuhkan tiga hingga enam bulan, tergantung pada kondisi Anda

2. Perbaikan Endograft

cara-mengobati-aorta-aenurisma

Endograft adalah cara lain untuk mengobati sekaligus memperbaiki aorta yang rusak karena penggelembungan. 

Endograft adalah stent yang dilapisi kain. Endograft akan dimasukkan ke dalam tubuh oleh kateter khusus (tabung). Biasanya dimasukkan melalui arteri femoralis, pembuluh darah besar di daerah selangkangan. 

Endograft kemudian akan dipindahkan ke lokasi di mana aneurisma terjadi. Endograft ini berfungsi seperti selang yang mempertahankan darah untuk tetap mengalir di tengah (sepanjang endograft) dan tidak mengalir ke dinding aneurisma sehingga memperparah penggelembungan aneurisma.

Umumnya endograft ini banyak direkomendasikan sebagai pengobatan orang dengan aneurisma aorta. Namun, hal ini bisa saja tidak disarankan apabila Anda punya kondisi medis lain yang berisiko menyebabkan bahaya. 

Mengubah gaya hidup

Selain operasi dan minum obat, pengobatan serta pencegahan  aneurisma aorta bisa dilakukan dengan mengubah gaya hidup. Gaya hidup yang sehat dapat mengurangi Anda mengalami pecah aorta ke depan nanti. 

  • Berhenti merokok adalah hal pertama yang harus Anda lakukan ketika didiagnosis dokter mengalami aneurisma aorta. Pasalnya, merokok dapat menumpuk lemak di pembuluh darah dan menyebabkan kerusakan, salah satunya aneurisma aorta. 
  • Menjaga pola makan yang sehat seperti menghindari makanan berlemak dapat menjaga kesehatan pembuluh darah. Secara tidak langsung ini dapat mengobati sekaligus mencegah terjadinya kerusakan pada pembuluh darah, termasuk kondisi aneurisma aorta.
  • Berolahraga secara teratur telah terbukti menurunkan lemak berbahaya di tubuh Anda dan meningkatkan kadar lemak sehat. Ini dapat mengurangi risiko terkena penyakit pembuluh darah yang membuat Anda rentan terhadap aneurisma aorta.

 

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Keracunan makanan dapat berujung pada kematian. Pelajari pertolongan pertama untuk menagtasi keracunan makanan di sini sebelum terlambat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Fungsi testis sangat penting sebagai salah satu bagian organ reproduksi pria. Kenali anatomi testis normal dan risiko penyakit yang menyertai berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Pasca operasi usus buntu Anda tidak dianjurkan kembali beraktivitas. Anda juga perlu menghindari beberapa pantangan setelah operasi usus buntu.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
kayu manis

Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara tahan lama

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit