home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berbagai Bahaya Tipes Jika Tak Diobati dengan Tuntas

Berbagai Bahaya Tipes Jika Tak Diobati dengan Tuntas

Bahaya tipes (tifus) atau demam tifoid dapat mengintai Anda ketika pengobatan kondisi ini tidak dilakukan dengan tuntas. Komplikasi tifus bahkan bisa mengancam jiwa Anda. Oleh karena itu, pelajari bahaya-bahaya tifus di bawah ini untuk mengambil langkah pencegahan.

Apa saja bahaya tipes (tifus)?

Tipes adalah infeksi menular yang disebabkan bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini biasanya hidup di dalam air yang terkontaminasi dengan feses dan bisa menempel pada makanan atau minuman yang Anda konsumsi akibat jajan sembarangan.

Secara umum, Anda akan lebih rentan terkena tipes ketika mengonsumsi makanan yang terkontaminasi bakteri penyebab tipes dan daya tahan tubuh sedang lemah. Ketika penyakit tipes dibiarkan berlarut tanpa penanganan medis yang memadai, komplikasi bisa terjadi.

Bahaya tipes juga mungkin terjadi pada orang yang belum mendapatkan antibiotik yang tepat. Tak hanya itu, komplikasi juga bisa muncul jika Anda membiarkan tipes terlalu lama tanpa diobati.

1. Perdarahan di dalam tubuh

mengatasi kelelahan akibat rematik

Bahaya penyakit tipes yang pertama adalah perdarahan di dalam tubuh. Biasanya perdarahan dalam yang muncul akibat tipes tidak mengancam jiwa. Namun, hal ini bisa membuat Anda merasa tidak sehat. Adapun berbagai gejala yang biasanya muncul, yaitu:

  • Merasa lelah sepanjang waktu
  • Sesak napas
  • Kulit pucat
  • Detak jantung tidak teratur
  • Muntah darah
  • Tinja berwarna sangat gelap

Dalam kasus yang cukup parah, Anda mungkin akan membutuhkan transfusi darah. Tujuannya, tentu saja untuk menggantikan darah yang hilang dari tubuh. Selain itu, dokter juga akan melakukan pembedahan untuk membantu mengobati lokasi perdarahan jika diperlukan.

2. Perforasi usus

komplikasi lupus

Ketika gejala tipes Anda acuhkan, tipes mungkin sudah parah dan lebih serius. Dalam kondisi ini, bahaya tipes yang bisa Anda alami adalah usus mengalami perdarahan dan berlubang.

Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai perforasi usus. Perforasi usus dapat menyebabkan isi usus bocor ke rongga perut dan menimbulkan infeksi.

Anda mungkin mengalami gejala di bawah ini ketika mengalami bahaya tipes ini:

  • Sakit perut parah yang muncul tiba-tiba
  • Mual dan muntah
  • Demam
  • Menggigil
  • Bengkak di bagian perut

Jika rongga perut sudah terinfeksi, hal tersebut akan menyebabkan peritonitis, yaitu infeksi pada jaringan yang melapisi bagian dalam perut. Infeksi ini dapat mengakibatkan berbagai organ berhenti berfungsi.

Peritonitis adalah keadaan darurat medis karena jaringan peritoneum biasanya steril (bebas kuman). Ini karena lapisan perut tidak memiliki mekanisme pertahanan bawaan untuk melawan infeksi.

Pada peritonitis, infeksi bisa menyebar dengan cepat hingga ke dalam darah. Akibatnya, Anda akan mengalami infeksi pada alirah darah yang disebut dengan sepsis. Sepsis berisiko tinggi menyebabkan kegagalan organ. Bahkan, jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa mengakibatkan kematian.

Salah satu gejala peritonitis yang paling umum, yaitu sakit perut yang tiba-tiba dan semakin buruk. Anda mungkin akan membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit dan mendapatkan suntikan antibiotik. Selain itu, dokter juga akan melakukan operasi untuk menutup lubang di dinding usus Anda.

3. Gangguan pernapasan

komplikasi pneumonia

Bakteri penyebab tipes juga bisa memicu infeksi saluran pernapasan berupa pneumonia jika tidak segera ditangani. Pneumonia merupakan infeksi yang menyerang paru dan menyebabkan kantung udara di dalam paru (alveolus) meradang dan bengkak.

Ketika Anda terkena bahaya tipes satu ini, Anda mungkin akan mengalami gejala-gejala di bawah ini:

  • Kelelahan
  • Demam
  • Nyeri otot
  • Sakit dan sesak di bagian dada

Pneumonia dapat diobati di rumah atau di rumah sakit dengan pantauan dokter yang merawat Anda. Dokter mungkin akan memberikan antibiotik, obat batuk, dan obat pereda nyeri untuk mengatasi pneumonia akibat tipes.

4. Gangguan fungsi jantung

mencegah gagal jantung

Jantung juga akan ikut bermasalah ketika tipes tidak kunjung ditangani dengan baik. Sakit tipes yang tak segera ditangani dapat juga menyebabkan miokarditis (peradangan otot jantung), endokarditis (peradangan dinding jantung), hingga gagal jantung akut.

Ciri bahaya tipes ini akan membuat penderitanya mengalami kondisi seperti:

  • Sulit bernapas ketika berolahraga dan beristirahat
  • Rasa nyeri pada bagian dada
  • Kelelahan
  • Kepala terasa ringan
  • Demam
  • Nyeri otot
  • Persendian nyeri dan bengkak
  • Jarang buang air kecil

Dikutip dari jurnal yang dipublikasikan Cureus Journal of Medical Science, pengobatan untuk mengatasi miokarditis yang diakibatkan dari demam tifoid sama dengan pengobatan miokarditis pada umumnya. Obat-obatan yang dianjurkan dokter biasanya berfungsi untuk mengurangi kerja atau menghilangkan kelebihan cairan di jantung Anda.

Komplikasi atau bahaya tipes yang telah disebutkan di atas dapat Anda cegah dengan cara mengobati penyakit tipes secara tuntas. Minum obat sakit tipes sesuai anjuran dan selalu konsultasikan kondisi Anda pada dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Typhoid fever – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 3 December 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/typhoid-fever/symptoms-causes/syc-20378661

Typhoid fever – Complications . (2018). Retrieved 3 December 2020, from https://www.nhs.uk/conditions/typhoid-fever/complications/

Cruz Espinoza, L. M., McCreedy, E., Holm, M., Im, J., Mogeni, O. D., Parajulee, P., Panzner, U., Park, S. E., Toy, T., Haselbeck, A., Seo, H. J., Jeon, H. J., Kim, J., Kwon, S. Y., Kim, J. H., Parry, C. M., & Marks, F. (2019). Occurrence of typhoid fever complications and their relation to duration of illness preceding hospitalization: A systematic literature review and meta-analysis. Clinical Infectious Diseases, 69(Supplement_6), S435-S448. https://doi.org/10.1093/cid/ciz477

Bowel perforation – Canadian Cancer Society. (2020). Retrieved 3 December 2020, from https://www.cancer.ca/en/cancer-information/diagnosis-and-treatment/managing-side-effects/bowel-perforation/?region=on

Pneumonia – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 3 December 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pneumonia/symptoms-causes/syc-20354204

Majid, A., Bin Waqar, S. H., Rehan, A., & Kumar, S. (2019). From gut to heart: Havoc in a young patient with typhoid-associated cardiomyopathy. Cureus. https://doi.org/10.7759/cureus.5049

Myocarditis – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2020). Retrieved 3 December 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/myocarditis/diagnosis-treatment/drc-20352544

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Fajarina Nurin
Tanggal diperbarui 13/10/2017
x