Terus pantau perkembangan soal COVID-19 di sini.

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Tipes tidak harus selalu diopname di rumah sakit. Akan tetapi tidak sedikit kasus tipes yang berkembang parah terutama jika penanganannya kurang maksimal. Tipes yang parah bisa berakibat fatal jika tidak cepat-cepat ditangani. Kenali ciri-ciri tipes parah di bawah ini, supaya Anda bisa segera ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

Berbagai ciri tipes yang parah dan harus segera ditangani

Jika tidak segera mendapatkan pengobatan, diperkirakan 1 dari 5 orang bisa meninggal karena tipes.

Sementara yang bisa tetap hidup berisiko menderita beragam komplikasi fatal yang disebabkan tipes.

1. Perdarahan dalam

Saat gejala tipes sudah parah dan lebih serius, infeksi bisa menyebabkan usus mengalami perdarahan sehingga berlubang.

Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai perforasi usus. Biasanya, kondisi ini ditandai dengan gejala seperti:

  • Merasa selalu lelah sepanjang waktu
  • Sulit bernapas
  • Warna kulit pucat
  • Jantung berdetak tidak teratur
  • Muntah darah
  • BAB berwarna sangat gelap bahkan hitam

Perforasi usus dapat menyebabkan isi usus bocor ke rongga perut dan menimbulkan infeksi.

Rongga perut yang terinfeksi akan menyebabkan peritonitis, yang dapat mengakibatkan berbagai organ berhenti berfungsi. Kondisi ini termasuk gawat darurat medis dan dapat mengancam nyawa.

Langkah penanganan pertama kondisi ini biasanya berupa transfusi darah darurat, untuk menggantikan darah yang telah bocor sebelumnya.

2. Gangguan pernapasan

Komplikasi lainnya yang bisa muncul dari tipes yang parah adalah masalah paru-paru.

Infeksi bakteri penyebab tipes dapat menyebabkan luka dan infeksi pada saluran pernapasan hingga menimbulkan pneumonia.

Biasanya, kondisi ini ditandai dengan gejala batuk-batuk yang parah.

Beberapa gejala pneumonia lainnya yaitu:

  • Sakit kepala
  • Demam
  • Merasa lelah
  • Berkeringat terus-terusan

penyebab dada terasa sesak

3. Gangguan fungsi jantung

Jantung juga akan ikut bermasalah ketika tipes tidak kunjung ditangani dengan baik.

Sakit tipes yang tak segera ditangani dapat juga menyebabkan miokarditis (peradangan otot jantung), endokarditis (peradangan dinding jantung), hingga gagal jantung akut.

Ciri tipes yang sudah parah ini biasanya akan membuat penderitanya mengalami kondisi seperti:

  • Sulit bernapas ketika berolahraga dan beristirahat
  • Rasa nyeri pada bagian dada
  • Kelelahan
  • Kepala terasa ringan
  • Demam
  • Nyeri otot
  • Persendian nyeri dan bengkak
  • Jarang buang air kecil

Jika Anda mengalami berbagai gejala tersebut, sebaiknya jangan menunda untuk ke dokter. Pengobatan tipes memang cenderung mudah dan tak rumit, namun hal ini terjadi jika tipes ditemukan di awal.

Maka itu, bila Anda mengalami gejala apapun, sebaiknya jangan acuhkan gejala tersebut, meski gejala ringan sekalipun.

Segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda lebih lanjut.

Lawan COVID-19 bersama!

Ikuti informasi terbaru dan cerita para pejuang COVID-19 di sekitar kita. Ayo gabung komunitas sekarang!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Emedicine.medscape.com. (2018). Typhoid Fever Follow-up: Further Outpatient Care, Further Inpatient Care, Deterrence/Prevention. [online] Available at: https://emedicine.medscape.com/article/231135-followup#e4  [Accessed 2 Feb. 2018].

nhs.uk. (2018). Complications. [online] Available at: https://www.nhs.uk/conditions/typhoid-fever/complications/  [Accessed 2 Feb. 2018].

Mayo Clinic. (2018). Typhoid fever – Symptoms and causes. [online] Available at: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/typhoid-fever/symptoms-causes/syc-20378661  [Accessed 2 Feb. 2018].

Foto Penulis
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M Diperbarui 04/03/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x