Terus pantau perkembangan soal COVID-19 di sini.

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Mencegah Blefaritis, Infeksi Kelopak Mata Akibat Makeup Mata

Mencegah Blefaritis, Infeksi Kelopak Mata Akibat Makeup Mata

Eye makeup atau riasan area sekitar mata memang bisa mempercantik penampilan, tetapi Anda perlu waspada dengan kondisi blefaritis. Jika tidak hati-hati, penggunaan riasan mata dapat menimbulkan infeksi kelopak mata. Untuk mencegah blefaritis, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Cara mencegah blefaritis

Infeksi kelopak mata dalam bahasa medis memiliki nama blefaritis. Penyebab dari kondisi ini adalah infeksi bakteri dan bisa berhubungan dengan penyakit lain.

Penyakit yang berhubungan dengan blefaritis adalah dermatitis seboroik ataupun rosacea. Akibatnya, kelopak mata menjadi bengkak dan merah.

Semua golongan usia bisa mengalami kondisi ini, tetapi tidak perlu khawatir karena blefaritis tidak menular.

Namun, tetap lebih baik mencegah daripada mengobati, berikut cara menghindari blefaritis yang bisa Anda lakukan di rumah.

Menjaga kebersihan kelopak mata

Mengutip dari Cleveland Clinic, penyebab dari blefaritis adalah tersumbatnya kelenjar Meibom, kelenjar yang terletak di sepanjang tepi belakang kelopak mata.

Maka dari itu. Anda perlu menjaga kebersihan mata agar tidak terjadi sumbatan pada kelenjar meibom sepanjang tepi kelopak mata.

Anda bisa mencegah blefaritis dengan membersihkan mata terutama setelah menggunakan riasan, terutama saat akan tidur.

Bila sudah mengalami blefaritis, akan membuat kelopak mata gatal, nyeri, dan mata merah yang saling menempel.

Rutin memeriksa kondisi makeup

Penyebab salah satu blefaritis anterior adalah infeksi bakteri Staphylococcus atau berhubungan dengan kondisi dermatitis seboroik.

Tanda blefaritis jenis ini adalah peradangan pada sisi luar kelopak mata tempat melekatnya bulu mata.

Untuk mencegah blefaritis anterior karena infeksi bakteri, Anda perlu memeriksa kondisi makeup terutama untuk merias area mata.

Hindari menggunakan makeup yang sudah kedaluwarsa karena banyak mengandung bakteri dan jamur.

Tidak memakai makeup

Saat Anda sudah mengalami gejala ringan dari blefaritis, dokter akan menyarankan untuk tidak memakai makeup sebagai tahap awal pengobatan.

Pasalnya, menggunakan makeup area mata saat sedang mengalami blefaritis bisa memicu infeksi dan iritasi lebih lanjut.

Cukup bersihkan wajah dan pakai sunscreen atau tabir surya saat keluar rumah untuk mengurangi risiko kulit terbakar sinar matahari.

Setelah Anda mulai menggunakan makeup lagi, ganti produk kelopak mata karena produk lama mungkin sudah terkontaminasi bakteri.

Ciri dan gejala blefaritis

Bila Anda sering memakai riasan area mata, risiko blefaritis semakin besar. Terutama bila tidak membersihkan area tersebut dengan benar.

Kondisi ini bisa terjadi ketika tersumbatnya kelenjar minyak dekat bulu mata, kemudian mengiritasi area tersebut.

Terkadang Anda menyadari kalau kondisi kelopak mata Anda sedang tidak sehat. Agar lebih waspada dan bisa mencegah sebelum parah, berikut ciri blefaritis.

  • ada sensasi terbakar pada area kelopak mata,
  • bulu mata yang berkerak atau berminyak,
  • Sering berkedip,
  • penglihatan kabur,
  • mata kering,
  • kelopak mata menempel,
  • sering mengalami belekan,
  • kelopak mata berminyak,
  • sensitif terhadap cahaya (fotofobia)
  • pertumbuhan bulu mata yang tidak normal bahkan hilang pada kasus yang berat,
  • kelopak mata merah dan bengkak,
  • mata merah dan iritasi.

Kondisi ini umumnya mengenai kedua mata dan biasanya salah satu mata akan tampak lebih meradang. Gejala blefaritis akan terasa lebih berat pada pagi hari.

Selain membuat Anda tidak nyaman, blefaritis juga sedikit mengganggu penampilan mata karena memerah atau membengkak.

Mengutip dari Mayo Clinic, infeksi kelopak mata adalah kondisi yang sulit hilang sepenuhnya. Pada kondisi kronis, Anda membutuhkan scrub rutin pada area kelopak mata.

Selalu konsultasi dengan dokter sebelum melakukan perawatan area kelopak mata agar terhindar dari kondisi yang semakin parah.

Lawan COVID-19 bersama!

Ikuti informasi terbaru dan cerita para pejuang COVID-19 di sekitar kita. Ayo gabung komunitas sekarang!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Blepharitis . (2017). Retrieved 29 November 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/blepharitis/

Blepharitis – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2021). Retrieved 29 November 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/blepharitis/diagnosis-treatment/drc-20370148

Blepharitis: Treatment, Causes & Symptoms. (2021). Retrieved 29 November 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/10032-blepharitis

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 4 jam lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto