Berbeda Warna Lendir, Berbeda Juga Artinya Pada Kesehatan Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Lendir sering kali dianggap sebagai hal yang menjijikkan karena warna dan teksturnya yang lengket. Namun, tahukah Anda jika lendir justru baik untuk kesehatan tubuh Anda?

Manfaat lendir

Lendir, atau yang biasa disebut dengan ingus dan dahak, adalah bahan lengket yang berfungsi untuk melindungi paru-paru, tenggorokan, mulut, hidung, dan sinus dari debu, bakteri, asap kendaraan, asap rokok, virus, dan bakteri. Lendir merupakan garis pertahanan pertama dalam tubuh manusia untuk mencegah kuman penyakit masuk ke tubuh.

Kandungan di dalam lendir

Lendir mengandung air dan protein seperti mucin dan antibodi. Semua komposisi tersebut memiliki peran masing-masing, di antaranya:

  • Mucin adalah protein yang diproduksi oleh jaringan permukaan sel. Fungsi dari molekul mucin di antaranya adalah untuk menghubungkan sel-sel tubuh, membentuk penghalang kimia, dan sebagai pelindung.
  • Antibodi berperan untuk membantu sistem kekebalan tubuh untuk menyerang patogen (organisme yang menyebabkan penyakit)

Warna lendir menentukan kondisi kesehatan

Lendir yang dikeluarkan dari hidung dapat berwarna abu-abu, putih, kuning, hijau, merah muda, merah, atau karat. Berikut adalah penjelasan mengenai perbedaan warna pada lendir.

1. Lendir bening

Lendir yang tersangkut yang dikeluarkan dari hidung sering kali berwarna abu-abu karena debu dan kotoran yang terkandung di dalamnya.

2. Lendir putih atau keruh

Lendir putih pekat menunjukkan bahwa terdapat jaringan yang meradang dan bengkak akibat infeksi atau alergi. Hal tersebut menyebabkan lendir bergerak lebih lambat, kehilangan kelembaban, menebal dan menjadi keruh.

3. Lendir warna kuning atau hijau

Lendir kuning atau hijau  menunjukkan adanya infeksi. Saat terjadi flu, sistem kekebalan tubuh akan mengirimkan sel darah putih yang disebut dengan neutrophil pada daerah yang terjadi infeksi. Saat melawan infeksi, sel darah putih mengeluarkan enzim untuk melawan infeksi. Enzim ini mengandung besi sehingga membuat lendir berwarna hijau.

Bila lendir berdiam lama, misalnya saat Anda tidur, lendir dapat mengental dan memiliki warna kekuningan atau kehijauan yang lebih gelap. Dan jika warna lendir tersebut disertai dengan gejala lain seperti lendir bau, demam, atau nyeri pada bagian tertentu, maka dapat menjadi tanda bahwa terjadi infeksi tertentu pada tubuh Anda. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter jika mengalami hal tersebut.

3. Merah muda atau merah

Lendir berwarna merah muda, merah, atau berkarat juga menunjukkan adanya darah. Ini bisa terjadi karena masuknya benda asing yang dapat merusak jaringan lunak di bagian hidung. Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter jika lendir Anda terus menerus berwarna merah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Psoriasis pada Kulit Kepala

Selain menyebabkan kepala terasa sangat gatal, psoriasis kulit kepala juga bisa bikin rambut Anda jadi cepat rontok dari biasanya. Kenapa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Semua bagian tubuh bisa saja terserang psoriasis, termasuk kuku Anda. Simak ulasan lengkap tentang gejala dan perawatan psoriasis kuku dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kulit, Psoriasis 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Waktu Efektif Minum Kopi

Waktu Paling Sehat untuk Minum Kopi Ternyata Bukan Pagi Hari

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
kebugaran jantung

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit