Susu Cair Kemasannya Sudah Terbuka, Masih Boleh Diminum Tidak?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Anda mungkin sering beli susu cair dalam kemasan. Nah, apakah Anda selalu langsung menghabiskan isinya setelah dibuka atau susu yang sudah dibuka kemasannya tersebut sering tidak habis? Kira-kira aman atau tidak, ya, minum susu yang kemasannya sudah lama dibuka? Ini dia jawabannya dari pakar ilmu gizi.

Daya simpan susu cair dalam kemasan

susu skim susu full cream

Susu cair terbagi jadi macam-macam jenis, tergantung dari proses pengolahannya. Ada susu mentah (raw milk), susu pasteurisasi, dan susu UHT. Daya tahan masing-masing jenis susu tentu saja berbeda. Susu yang daya simpannya paling lama adalah susu UHT, diikuti oleh susu pasteurisasi, dan terakhir susu mentah.

Kabar baiknya, saat ini kebanyakan susu dalam kemasan sudah diproses dengan metode pasteurisasi atau UHT, tak lagi mentah. Jadi susu kemasan biasanya lebih tahan lama daripada susu mentah yang diperah langsung dari sapi tanpa sterilisasi.

Sebelum kemasannya dibuka, susu pasteurisasi biasanya dapat bertahan seminggu sampai dua minggu setelah produksi. Sedangkan susu UHT bisa disimpan lebih lama bila kemasannya belum dibuka, yaitu hingga beberapa bulan. Dengan catatan, susu harus disimpan di tempat sejuk (idealnya dalam kulkas), jauh dari sinar matahari langsung, dan tidak lembap atau basah.

Bolehkah minum susu cair sisa yang kemasannya sudah terbuka?

Anda mungkin pernah beli satu boks susu sapi cair dan meminumnya dalam jangka waktu seminggu, tidak langsung dihabiskan. Atau anak Anda minta minum susu kemasan, tapi kemudian tidak dihabiskan dan minta susunya yang tersisa disimpan untuk nanti malam atau bahkan esok hari.

Nah, aman atau tidaknya minum susu yang kemasannya sudah terbuka tergantung dari jenis susu dan cara penyimpanannya. Berikut penjelasannya.

Susu pasteurisasi

susu untuk diabetes

Susu pasteurisasi memang sudah diproses supaya bebas bakteri jahat dan aman dikonsumsi. Namun, kalau kemasannya sudah dibuka, susu pun rentan terpapar oleh bakteri jahat lagi (rekontaminasi). Terutama jika setelah dibuka susu tak segera dimasukkan ke dalam kulkas lagi.

Menurut Foods and Drugs Administration di Amerika Serikat, yang setara dengan Badan POM di Indonesia, sebaiknya susu pasteurisasi jangan dikonsumsi lagi kalau sudah dibiarkan terbuka di luar kulkas selama 1-2 jam, tergantung suhu udara saat itu. Semakin panas cuaca dan udaranya, semakin singkat pula ketahanan susu pasteurisasi yang telah dibuka kemasannya.

Sedangkan kalau susunya disimpan dalam kulkas setelah dibuka, Anda tetap harus segera menghabiskannya. Jangan dibiarkan sampai berhari-hari, apalagi sampai seminggu. Pasalnya, nutrisi susu yang telah dibuka kemasannya dan tak segera dihabiskan sudah tidak optimal lagi.

Susu UHT

Mengenal jenis-jenis susu

Sedikit berbeda dengan susu pasteurisasi, susu UHT lebih lama daya simpannya. Setelah pertama kali dibuka, susu UHT bisa disimpan dalam kulkas sampai sekitar 4 hari sesudahnya. Ini masih aman untuk dikonsumsi dan nutrisinya masih terjaga.

Namun, sama dengan susu pasteurisasi, kalau sudah dibuka dan tidak langsung disimpan dalam kulkas dalam waktu 1-2 jam, jangan dikonsumsi lagi.

Apa tandanya kalau susu sudah basi dan tidak layak minum?

minum susu saat sahur

Seorang pakar ilmu gizi, Dr. Matthew Lantz Blaylock, Ph.D., angkat bicara soal hal ini ketika ditemui di Pacific Place, Jakarta Selatan pada Jumat (14/09) lalu. Menurutnya, susu memang sebaiknya langsung diminum dan dihabiskan. Lebih lanjut, Dr. Matthew memaparkan, “Susu cair yang terbuka bisa terkontaminasi bakteri jahat yang menghasilkan gas, rasa asam, atau perubahan warna.”

Kontaminasi bakteri tersebutlah, papar Dr. Matthew, yang membuat susu basi dan rasanya berubah. Susu yang sudah tak layak minum biasanya akan bikin kembung, rasanya asam, dan warnanya berubah jadi kekuningan atau teksturnya mengental.

Dr. Matthew juga menjelaskan bahwa mungkin kalau perubahannya tidak terlalu kentara, susu masih layak minum meskipun nutrisinya sudah tak seoptimal ketika masih segar. Akan tetapi, Dr. Matthew mengingatkan bahwa kalau susu sudah terlalu lama dibuka dan tidak disimpan dalam kulkas, atau kalau Anda ragu-ragu soal kualitasnya, lebih baik langsung dibuang saja.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: September 17, 2018 | Terakhir Diedit: September 17, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca