5 Strategi Agar Tidak Sering Terbangun Tengah Malam

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 08/12/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Sering terbangun tengah malam tentu akan mengurangi kualitas tidur dan menyebabkan Anda mengantuk luar biasa pada pagi harinya. Ada beberapa hal yang menyebabkan kondisi ini, seperti ruangan yang terlalu panas, minum kopi sebelum tidur, hingga masalah kesehatan tertentu. 

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara tertentu agar gangguan ini tidak lagi mengganggu malam-malam Anda. 

Tips agar tidak sering terbangun tengah malam

Seperti yang dilansir dari laman Wexner Medical Center, ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang sering terbangun tengah malam.

Mulai dari tidak memperhatikan jam dan pola tidur, merasa cemas, hingga kadar gula darah bisa memengaruhi kondisi ini. 

Walaupun terbilang wajar, terlalu sering bangun di tengah-tengah aktivitas tidur Anda tentu saja akan mengganggu.

Selain berkonsultasi kepada dokter, Anda bisa melakukan beberapa hal di bawah ini agar frekuensi terbangun pada malam hari berkurang. 

1. Tidak makan makanan pedas sebelum tidur

makanan pedas bisa sebabkan tuli sementara

Salah satu alasan mengapa Anda sering terbangun tengah malam yaitu karena keinginan untuk buang air kecil. Keinginan tersebut mau tidak mau harus dituntaskan jika Anda tidak ingin urine tersebut membasahi kasur Anda. 

Ada beberapa alasan mengapa ingin buang air kecil bisa muncul ketika Anda tidur, salah satunya yaitu makan makanan pedas.

Makan makanan pedas termasuk salah satu jenis makanan yang perlu dihindari sesaat sebelum tidur. 

Hal ini dikarenakan makanan pedas dapat mengiritasi kandung kemih. Selain itu, makanan pedas cenderung membuat produksi keringat lebih banyak sehingga membuat tidur Anda menjadi kurang nyaman.

2. Meditasi

teknik meditasi

Apabila insomnia menjadi dalang yang membuat Anda sering terbangun pada tengah malam, mungkin meditasi adalah solusinya. 

Menurut The National Sleep Foundation, merilekskan diri sebelum tidur dipercaya dapat meningkatkan kualitas tidur Anda. Bahkan, membuat Anda lebih mudah untuk tertidur. 

Selain aman dan mudah dilakukan sebelum tidur, meditasi juga dapat menurunkan tekanan darah dan membantu meredakan rasa sakit serta depresi. 

Caranya cukup mudah. Anda bisa memulai latihan meditasi dengan mencari tempat yang nyaman untuk duduk atau berbaring. 

Kemudian, tutup mata dan ambil serta buang napas secara lambat dan dalam. Pusatkan konsentrasi pada bagaimana Anda mengambil dan mengembuskan napas. 

Usahakan agar pikiran Anda tidak ke mana-mana dan lakukan meditasi selama 4-5 menit agar Anda tidak sering terbangun tengah malam. 

3. Tidur dengan suhu kamar yang ideal

penataan kamar

Kamar dengan suhu yang terlalu panas dapat membuat Anda berkeringat. Terutama setelah mengonsumsi makanan pedas yang akan memperburuk kualitas tidur Anda. 

Anda bisa mendinginkan kamar dengan menggunakan kipas angin atau menyalakan pendingin ruangan. Suhu ideal kamar untuk tidur agar tidak sering terbangun tengah malam karena kepanasan adalah 20-23°C.

Hal ini dikarenakan ketika Anda akan tidur, suhu tubuh yang ingin dicapai oleh otak Anda akan menurun, alias ingin suhu tubuh lebih dingin.

Maka itu, sangat disarankan untuk mengubah kamar Anda menjadi nyaman dengan mengatur suhu ruangan menjadi dingin. 

4. Konsumsi makanan berat saat sarapan

sarapan untuk diabetes

Selain insomnia dan berkeringat pada malam hari, sering terbangun pada tengah malam juga bisa disebabkan oleh gangguan pencernaan.

Gangguan pencernaan ini dapat berupa diare, perut kembung, hingga buang gas alias kentut. 

Salah satu cara agar masalah pencernaan ini tidak terjadi ketika Anda tidur adalah makan makanan berat saat sarapan atau makan siang.

Hal ini bertujuan agar Anda tidak perlu lagi makan malam yang bisa menimbulkan berbagai masalah pencernaan dan membuat Anda sering terbangun tengah malam. 

Makan lebih banyak di pagi hari mungkin terasa terlalu berat dan takut membuat kantuk saat bekerja semakin cepat datang.

Kenyataannya, banyak orang yang mengaku bahwa sarapan dengan makanan yang lebih bernutrisi dan berat justru mengurangi keinginan mereka untuk makan di waktu berikutnya.

Oleh karena itu, sarapan dengan makanan yang lebih berat dapat membantu Anda untuk mengontrol asupan makanan pada waktu makan selanjutnya. 

Jika Anda masih lapar pada malam hari, mungkin mengonsumsi makanan ringan, seperti buah atau camilan sehat lainnya dapat membantu.

5. Mengurangi jam tidur siang

siang tidur malam begadang

Bagi Anda yang sering tidur siang lebih dari 3 jam, mungkin sudah saatnya untuk mengurangi durasinya.

Tujuannya tentu saja agar jam tidur malam Anda tidak terganggu. Selain itu, tidur siang setelah jam 3 sore sebenarnya hanya akan mengacaukan jam tidur di malam hari. 

Misalnya, Anda tidur dari jam 4 sampai 5 sore dan terbiasa tidur jam 9 malam. T

Ketika sudah saatnya tidur pada malam hari, Anda menjadi tidak mudah tertidur atau sering terbangun karena terlalu banyak tidur siang. 

Oleh karena itu, diperlukan strategi tertentu untuk mendapatkan manfaat dari tidur siang secara maksimal, seperti:

  • Usahakan tidur siang dengan durasi 10-20 menit agar tidak terlalu pusing saat bangun. 
  • Tidak tidur siang setelah jam 3 sore.
  • Tidur siang di tempat yang nyaman, tidak terlalu berisik, dengan suhu ruangan yang dingin. 

Jika Anda sudah mencoba beberapa cara di atas dan masih sering terbangun pada tengah malam, sebaiknya konsutlasikan kepada dokter Anda untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Masalah Tidur Lansia: Sering Mengantuk dan Banyak Tidur Siang

Lansia sering memiliki masalah tidur, terlihat mengantuk dan banyak tidur di siang hari. Kalaupun tidak tertidur, lansia sering menguap dan terlihat lesu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Hidup Sehat, Perawatan Lansia 27/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Udara Kotor Bisa Bikin Susah Tidur?

Selain memberikan dampak buruk untuk kesehatan paru-paru dan jantung, udara kotor ternyata juga dapat mempengaruhi tidur Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 01/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Kurang Tidur Dapat Merusak Hubungan Percintaan, Kok Bisa?

Kurang tidur biasanya membuat Anda merasa lelah dan masih banyak lagi. Tapi, tahukah Anda ternyata kurang tidur bisa merusak hubungan Anda?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 20/01/2020 . Waktu baca 5 menit

Tanpa Penanganan, Sindrom Kaki Gelisah Bisa Sebabkan Gangguan Tidur

Sindrom kaki gelisah dapat menyebabkan sejumlah dampak jangka panjang bagi kesehatan, termasuk kedua gangguan tidur berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 18/01/2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sleep texting adalah

Mengulik Sleep Texting, Gangguan yang Bikin Anda Berkirim Pesan Saat Tidur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 23/06/2020 . Waktu baca 5 menit
somniphobia

Mengenal Somniphobia, Ketika Seseorang Takut Akan Jatuh Tertidur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 7 menit

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020 . Waktu baca 5 menit
susah tidur selama pandemi COVID-19

Atasi Susah Tidur Akibat Stres Selama Pandemi COVID-19 dengan 4 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020 . Waktu baca 7 menit