Makan Sereal Sebagai Menu Sarapan Anak, Apakah Sehat untuk Si Kecil?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum.

Praktis dan cepat, membuat sereal menjadi pilihan menu sarapan anak. Mungkin Anda tidak ada waktu banyak di pagi hari untuk menyiapkan sarapan si kecil, akhirnya pilihan jatuh pada sereal. Orangtua percaya bahwa sereal untuk sarapan anak adalah pilihan yang sehat. Namun, apakah itu benar? Simak faktanya di sini.

Apakah sereal termasuk menu sarapan anak yang sehat?

Sereal untuk sarapan dianggap sebagai makanan sehat. Sebenarnya ini tidak sepenuhnya salah.

Sereal terbuat dari biji gandum yang diolah menjadi tepung kemudian dimasak. Selanjutnya sereal melewati proses ekstrusi, kemudian dipanggang dan ditambah bahan lainnya seperti gula. Lalu adonan sereal dipadatkan agar mudah dibentuk menjadi potongan menarik dan dikeringkan.

Kebanyakan sereal yang dijual sekarang ini mengandung gula yang sangat tinggi. Bisa Anda bayangkan berapa banyak gula yang dikonsumsi anak Anda tiap pagi yang membuat gula darah anak melonjak.

Begitu gula mulai menurun dalam beberapa jam seiring makin banyak aktivitas si kecil, tubuh pun memberikan reaksi untuk meminta lebih banyak konsumsi gula.

Selain itu, biasanya dalam kemasan sereal terdapat tulisan whole grain yang berarti bahwa seluruh sereal berasal dari gandum utuh. Namun sebenarnya tidak, karena gandum tersebut telah diproses untuk menjadi sereal, jadi manfaat gandum utuh yang tersisa hanya sedikit.

Tak sedikit juga produk sereal yang sebenarnya mengandung cukup banyak pewarna buatan, penyedap, hingga kadar gula yang tinggi.  Meski begitu, bukannya sereal buruk dan tidak sehat, tapi selalu mengandalkan menu sarapan ini untuk anak karena alasan praktis tentu kurang bijak.

Apakah ada pilihan menu sarapan anak yang mudah dan praktis lainnya?

Ada banyak pilihan bagus menu sarapan anak yang praktis dan cepat. Namun, jika Anda memang ingin tetap memilih sereal sebagai menu sarapan anak, maka Anda harus memerhatikan komposisi di dalamnya.

Anda tetap harus memperhatikan kandungan gizi yang terdapat pada kemasan sereal. Aturan praktis yang baik adalah membaca tiga bahan pertama karena itulah yang paling banyak terkandung dalam produk.

Selain itu, sebaiknya hindari sereal berwarna-warni yang dihasilkan dari pewarna buatan dapat memberikan dampak kesehatan bagi anak, beberapa penelitian mengaitkan pewarna pada makanan dengan ADHD dan hiperaktif pada anak.

Jika Anda ingin mencampurkan sereal dengan susu, sebaiknya gunakan susu biasa, jangan susu kental manis. Karena, susu kental manis sudah diberi tambahan gula yang cukup banyak.

Alternatif sarapan anak yang praktis dan cepat adalah oatmeal. Ini mudah disajikan dan anak-anak Anda bisa memilih dan menyesuaikan toping yang diinginkan.

Jika oatmeal bukan sarapan yang anak Anda inginkan, Anda juga dapat mencoba granola sehat dengan susu almond dan pisang atau stroberi, atau keduanya.

Jika anak-anak Anda masih lebih suka sereal, cobalah cari merek sereal yang mengandung nutrisi penting untuk memenuhi kebutuhan anak-anak Anda, serta konsumsi sesuai takaran yang disarankan. Atau Anda juga bisa pasangkan sereal dengan smoothie segar yang akan meningkatkan selera sarapan anak Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca