Hobi Renang? Waspadai Infeksi Telinga Otitis Eksterna (Sekaligus Pencegahannya)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11/10/2017 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Berenang adalah olahraga yang bermanfaat bagi kesehatan dan tentu bikin badan lebih segar. Akan tetapi, seperti jenis olahraga lainnya, ada risiko yang perlu Anda cermati. Risiko berenang yang cukup sering dilaporkan adalah infeksi telinga yaitu otitis eksterna. Infeksi yang juga sering disebut swimmer’s ear alias telinga perenang ini bisa dicegah, kok. Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

Apa itu otitis eksterna?

Otitis eksterna biasa terjadi ketika air mengalir pada liang telinga Anda, terutama saat berenang. Nah, bakteri yang biasa tinggal pada kulit dan liang telinga Anda akan berkembang biak ketika suhunya hangat serta dalam keadaan basah.

Akibatnya, saat air masuk ke liang telinga dan membuatnya lembap, bakteri pun bisa jadi lebih ganas sehingga menyebabkan iritasi, infeksi, atau peradangan. Terkadang, infeksi jamur juga bisa terjadi pada keadaan seperti ini.

Apa tanda-tandanya kalau saya kena otitis eksterna?

Anda bisa mengenali gejala infeksi telinga ini melalui tanda seperti kemerahan, bengkak pada liang telinga dan telinga luar Anda (bagian yang dapat Anda lihat secara langsung dari luar), gatal, nyeri, muncul nanah, dan kadang menyebabkan hilangnya pendengaran.

Anda bisa mengurangi peradangan tersebut dengan membersihkan dan mengeringkan liang telinga Anda setelah berenang. Pada kebanyakan kasus, perlu juga diberikan antibiotik atau antijamur dalam bentu obat tetes telinga.

Tanpa perlindungan yang baik untuk telinga Anda, telinga akan terpapar air dan membuat liang telinga jadi lembap. Tergantung dari seberapa besar bentuk dan ukuran liang telinga Anda, hal inilah yang turut mempengaruhi banyaknya cairan yang mungkin masuk telinga.

melindungi rambut dan kulit berenang

Cara mencegah infeksi telinga otitis eksterna saat berenang

Bila Anda mengalami gejala-gejala infeksi telinga, segera periksa ke dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT). Namun, Anda juga bisa melakukan langkah-langkah pencegahan infeksi telinga otitis eksterna saat berenang berikut ini.

Keringkan telinga Anda setelah berenang dan mandi

Dengan menghilangkan kelembapan yang berlebihan pada telinga, Anda dapat menurunkan kemungkinan pertumbuhan bakteri serta menurunkan risiko terjadinya infeksi. Anda dapat menggunakan hair dryer dengan pengaturan udara yang paling dingin pada liang telinga luar Anda jika basah.

Gunakan alkohol

Bersihkan telinga Anda sesekali dengan alkohol. Teteskan alkohol ke dalam telinga sehingga air yang tersisa dalam telinga Anda menguap. Selain itu, alkohol juga memiliki kemampuan sebagai antimikroba.

Namun, jangan lakukan ini terlalu sering karena dapat menyebabkan kulit di dalam telinga Anda kering. Pastikan Anda mengeringkan telinga dengan drying drops atau hair dryer untuk mengeringkan liang telinga Anda sehingga tidak ada kelembapan yang tertinggal.

Pakai ear plugs (sumbat telinga) atau swimming cap (penutup kepala) saat berenang

Ear plugs dan swimming cap dapat melindungi telinga Anda agar terhindar dari paparan air. Namun, keduanya juga berisiko menjebak air masuk ke telinga Anda. Karena itu, pastikan untuk tetap mengeringkan telinga setelah Anda berenang, meskipun Anda memakai ear plugs atau swimming caps.

Jangan pakai cotton bud, tisu, atau benda apa pun untuk membersihkan dan mengeringkan telinga Anda

Bahan-bahan tersebut bukan hanya akan menndorong kotoran pada telinga Anda lebih dalam, tapi juga bisa melukai kulit pada liang telinga Anda dan menyebabkan iritasi.

Hindari kolam renang yang mengandung banyak bakteri

Semakin tinggi kandungan bakteri, semakin besar kemungkinan Anda untuk terkena infeksi. Sayangnya, sangat sulit untuk mengetahui seberapa kotor air kolam renang tersebut. Beberapa kolam renang memberi tanda seperti, “Dilarang Berenang” atau, ”High Bacteria Level”.

Akan tetapi, air dengan kandungan bakteri yang tinggi biasanya tampak kotor, keruh, banyak sampah atau puing, dan berlumut. Jadi bila kolamnya tidak meyakinkan, sebaiknya jangan berenang sama sekali di situ.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . 5 menit baca

Hati-hati Serangan Jantung Saat Bersepeda Terutama untuk Pemula

Bersepeda memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Tapi sebaiknya lebih berhati-hati karena bersepeda berlebihan bisa berisiko terkena serangan jantung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Kebugaran, Hidup Sehat 24/06/2020 . 4 menit baca

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 menit baca

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 menit baca
mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 menit baca
cara mengatasi infeksi telinga

Cara Mengatasi dan Mencegah Infeksi Akibat Tindik di Telinga

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 4 menit baca