Ciri-ciri Ada Cacing di Mata Anda dan Bagaimana Mengobatinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 7 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Cacing memang bisa saja hidup pada tubuh manusia. Cacing pita, cacing gelang, cacing tambang, dan cacing cambuk merupakan deretan cacing yang paling banyak tinggal dalam sistem pencernaan manusia. Tapi tahukah Anda jika ada satu jenis cacing yang  bisa bersarang di mata? Cacing tersebut diberi nama Nematoda Loa-loa, biasa disebut dengan cacing loa-loa atau cacing mata. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Apa penyebab cacing di mata?

Cacing loa-loa merupakan jenis cacing filaria yang menyebabkan terjadinya penyakit Loiasis atau gangguan akibat cacing. Cacing ini bisa singgah di dalam mata akibat lalat rusa, lalat berwarna kuning, dan lalat betina pemakan darah.

Lalat tersebut yang sudah terinfeksi cacing loa loa, saat mereka mengisap darah manusia maka akan mengeluarkan mikrofilaria yang beredar dalam darah. Kemudian akan berkembang menjadi larva yang nantinya akan membentuk cacing dewasa dalam waktu satu sampai empat minggu. Nah, hal tersebutlah yang menyebabkan adanya cacing di mata. Meskipun begitu, infeksi cacing ini tidak dapat ditularkan antar dari manusia ke manusia.

Apa saja gejala cacing di mata?

Gejala awal jika ada cacing di mata biasanya Anda akan mengalami iritasi yang disertai rasa gatal dan nyeri di bagian mata, merasakan mata seperti ada yang mengganjal, mata sembab, dan terjadi pembengkakan yang kadang bisa hilang-timbul di bagian pelupuk mata ataupun bagian tubuh lainnya yang umumnya tidak disertai rasa sakit.

Selain itu, beberapa penderita juga bisa melihat cacing loa-loa dengan kasat mata yang keluar di permukaan bawah bola matanya. Ada juga penderita yang menemukan cacing tersebut di bagian tubuh lainnya seperti keluar dari dalam kulit.

Gejala lainnya yang lebih jarang ditemukan adalah rasa gatal di seluruh tubuh, nyeri otot, nyeri sendi, dan merasa mudah lelah. Saat dilakukan pengecekan darah, umumnya akan terlihat adanya peningkatan jumlah eosinofil dalam darah yang menunjukkan respon terhadap sel-sel abnormal, parasit, atau bahan-bahan penyebab reaksi alergi,

Sebagian orang yang terinfeksi cacing loa-loa bahkan baru menyadari adanya cacing di mata ketika sudah bertahun-tahun lamanya karena tidak mengalami gejala yang sudah disebutkan di atas. Ini menandakan jika ada sebagian orang yang tidak mengalami gejala apapun setelah terinfeksi cacing tersebut.

Bagaimana cara menyembuhkannya?

Sampai saat ini belum ada vaksin untuk penyakit loasis, namun ketika Anda teridentifikasi mengalami penyakit ini ada baiknya Anda harus segera berkonsultasi ke dokter agar mendapatkan penanganan. Pasalnya tindakan pembedahan tidak dapat menyembuhkan infeksi cacing, karena cacing mungkin juga tanpa disadari ada di bagian tubuh lainnya.

Pemberian obat anti parasit harus dipertimbangkan karena dapat menimbulkan efek samping berbahaya. Itu sebabnya Anda diharuskan segera melakukan konsultasi dengan dokter Anda untuk melakukan penanganan yang terbaik.

Umumnya pasien yang memang sudah terindentifikasi dengan cacing loa-loa di matanya akan disarankan dokter untuk meminum obat antihelmintik, seperti diethylcarbamazine. Konsultasikan dengan dokter mengenai dosis dan cara penggunaannya. Selain itu tidak jarang pasien juga direkomendasikan untuk melakukan operasi pengangkatan cacing di mata.

Orang yang paling berisiko terkena loiasis adalah mereka yang tinggal di hutan hujan wilayah Afrika Barat, Tengah, dan India. Para traveler umumnya memiliki risiko lebih tinggi untuk terinfeksi jika berada di daerah yang terkena wabah tersebut selama berbulan-bulan atau bahkan kurang dari sebulan. Untuk menghindarinya, ada baiknya saat berkunjung ke negara tersebut pastikan Anda rajin mengoleskan krim anti serangga pada seluruh bagian tubuh.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Muncul Bintik-Bintik Cokelat (Freckles) di Mata, Plus Tanda-Tandanya

Freckles di kulit adalah hal yang biasa. Namun, bagaimana jika freckles juga ternyata muncul di mata? Yuk kenali penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 16 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

Inilah 5 Penyakit Mata yang Sering Menyerang Si Kecil Selain Mata Merah

Tidak hanya mata merah, ternyata ada banyak jenis penyakit mata yang sering terjadi pada anak. Apa sajakah penyakitnya? Simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Anak, Parenting 9 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

3 Manfaat Sawi Putih yang Sayang untuk Dilewatkan

Selain kaya nutrisi, masih ada beragam manfaat sawi putih lainnya yang mungkin belum Anda ketahui. Berikut tiga di antaranya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 1 April 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat cacing kremi

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit
mata silinder (astigmatisme)

Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Konten Bersponsor
tanda cacingan

Perlu Tahu! Segudang Tanda Cacingan yang Sering Diabaikan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 10 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit