Membedakan Madu Manuka Asli dan Palsu

Oleh

Pernahkah Anda mendengar tentang madu Manuka? Madu yang harganya bisa puluhan kali lipat dari madu biasa ini memang dikenal sebagai madu yang cukup “sakti”. Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang madu Manuka ini.

Dari mana madu Manuka berasal?

Madu Manuka pertama kali datang dari New Zealand. Berasal dari lebah yang menyerbuki semak-semak Manuka, madu Manuka memiliki manfaat yang sangat unik di antara jenis-jenis madu lain.

Nutrisi di dalam madu Manuka

Yang membuat madu Manuka berbeda dari jenis-jenis madu lain adalah nutrisi yang terkandung di dalam madu Manuka. Di dalam madu biasa terdapat banyak nutrisi yang hebat dan mampu meningkat sistem imunitas, di antaranya:

  • Amino Acids
  • Vitamin B (B6, B1, B3, B2, dan B5)
  • Kalsium
  • Tembaga
  • Zat besi
  • Magnesium
  • Mangan
  • Fosfor
  • Kalium
  • Sodium
  • Zinc

Nah, di dalam madu Manuka, kandungan-kandungan tersebut bisa 4 kali lipat lebih banyak dari madu-madu biasa. Inilah yang disebut dengan Unique Manuka Factor (UMF).

Apa itu Unique Manuka Factor (UMF)?

Di tahun 1981, peneliti-peneliti di New Zealand University of Waikato menemukan bahwa madu Manuka mengandung konsentrasi enzim yang lebih tinggi daripada madu biasa. Enzim-enzim ini menghasilkan hidrogen peroxida secara natural yang bisa bermanfaat sebagai antibakteri. Di dalam beberapa madu asal New Zealand ini biasanya terdapat banyak kandungan hidrogen peroxida, methylglyoxal, dan dihydroxyacetone. Ketiga kandungan yang disebutkan tersebut dapat bermanfaat untuk dijadikan pengobatan untuk penyakit-penyakit tertentu.

Nah, dari ketiga kandungan di ataslah muncul yang disebut UMF ini, yaitu standard global untuk menentukan dan mengukur kekuatan antibakteri di dalam madu Manuka. UMF ini berfungsi untuk memastikan bahwa madu yang dijual tersebut memiliki kandungan-kandungan yang bisa dijadikan sebagai pengobatan. UMF ini tidak ditemukan di semua nektar dari bunga Manuka. Atau dalam kata lain, Manuka biasanya hanya mengandung kandungan antibakteri hidrogen peroxida yang juga ada di madu-madu lain.  

Apa yang membedakan UMF Manuka dengan Manuka biasa adalah varietas dari UMF Manuka ini memiliki hidrogen peroxida secara natural, dan ada komposisi antibakteri UMF yang bisa meningkatkan efektivitas dari madu Manuka. Kandungan-kandungan di dalam UMF Manuka sangat stabil, dan berbeda dengan hidrogen peroxida di kebanyakan madu yang ada, hidrogen peroxida di UMF Manuka tidak mudah rusak akibat panas, cahaya, dan enzim didalam tubuh Anda.  

Bagaimana cara mengetahui madu UMF Manuka ini asli atau palsu?

Rating minimum untuk madu Manuka adalah UMF5. Akan tetapi, madu UMF Manuka tidak dianggap bermanfaat kecuali kalau madu tersebut mengandung aktivitas antibakteri sebesar UMF10+. UMF Manuka yang mengandung aktivitas antibakteri di antara UMF10 sampai UMF15 dianggap sebagai madu yang memiliki manfaat yang tinggi. Bila UMF Manuka mengandung sampai di atas UMF16, maka madu tersebut dianggap memiliki manfaat superior.

Manuka UMF yang asli memiliki 4 ciri-ciri sebagai berikut:

  • Memiliki label UMF di kemasannya
  • Madu ini berasal dari perusahaan di New Zealand yang berlisensi UMF dan dilabel di New Zealand
  • Terdapat nama perusahaan UMF dan nomor lisensi di label
  • Terdapat rating UMF di kemasan. Ukuran Rating UMF antara 5-16+.

Menurut asosiasi UMF, UMF rating biasanya dinilai dari aktivitas antibakteri pada madu yang dibandingkan dengan disinfektan (phenol). The Active Manuka Honey Association (AMHA) adalah asosiasi yang mengetes madu-madu ini.

Bila UMF rating mencapai 20+, kekuatan antibakteri di dalam madu tersebut setara dengan cairan phenol berkonsentrasi 20%. UMF rating yang ideal bervariasi tergantung dengan kebutuhan Anda. Penelitian di laboratorium mengusulkan bahwa madu Manuka yang memiliki rating UMF sebesar UMF 12-UMF15 efektif untuk menyerang berbagai macam bakteri yang sangan resisten.

Berikut adalah penjelasan rating UMF:

  • 0-4 bukan untuk terapi
  • 4-9 memiliki kandungan atau kegunaan yang sama dengan madu-madu biasa
  • 10-14 dapat membantu sebagai penyembuhan penyakit tertentu dan menyeimbangkan bakteri dalam tubuh
  • 15+ memiliki kandungan phenol superior yang dapat digunakan sebagai terapi penyakit tertentu. Akan tetapi, tidak boleh dikonsumsi lebih dari 1 sendok makan setiap kalinya.

Cara mengonsumsi madu Manuka

Untuk mendapatkan kegunaan yang maksimal, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi 1-2 sendok makan madu Manuka setiap hari. Paling mudah Anda bisa langsung mengonsumsinya, akan tetapi bila menurut Anda terlalu manis, Anda bisa campurkan madu Manuka ke dalam teh herbal, yoghurt, atau dioles ke roti gandum.

Kalau Anda ingin meningkatkan sistem imun atau menyembuhkan radang tenggorokan, Anda bisa menambahkan 1 sendok teh kayu manis. Para peneliti menemukan bahwa aktivitas antibakteri di kayu manis dan madu Manuka itu sangat kuat, yang bisa membantu Anda sembuh dari sakit dengan sangat cepat.

Efek samping dari madu Manuka

Berikut adalah beberapa efek samping dari madu Manuka:

  • Alergi, apalagi untuk orang-orang yang alergi lebah
  • Risiko meningkatnya gula darah
  • Kemungkinan interaksi madu Manuka dengan beberapa obat kemoterapi

Yang juga perlu Anda baca