Seperti Apa Prosedur Detoks Ketiak, dan Apa Manfaatnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bau badan dapat menurunkan kepercayaan diri seseorang. Selain pakai deodorant antiperspirant, ada satu cara alternatif yang dapat menyingkirkan bau apek keringat yang menempel di badan. Yuk, berkenalan dengan tren detoks ketiak. Seperti apa prosedurnya, dan benarkah bermanfaat? Simak ulasan berikut ini.

Bagaimana cara melakukan detoks ketiak?

Detoks ketiak adalah cara alternatif untuk mengurangi produksi keringat di ketiak sekaligus menghilangkan bau badan lewat bahan-bahan alami.

Ramuan detoks dapat dibuat dengan mencampurkan air, cuka sari apel, minyak kelapa, dan tanah liat bentonit hingga menjadi pasta kental. Setelah itu, balurkan ramuan tersebut pada ketiak seperti masker. Diamkan selama 5 sampai 20 menit. Bila sudah kering, bilas dengan air hingga bersih.

Apakah detoks ketiak lebih baik dari deodoran?

Risiko kanker payudara dari pemakaian deodoran dalam jangka panjang memang belum terbukti benar. Meski begitu, bukan berarti Anda dianjurkan untuk memakai deodoran banyak-banyak. Pasalnya, beberapa zat yang terkandung di dalam deodoran mungkin bisa memicu iritasi kulit — seperti gatal, kemerahan, atau warna kulit ketiak menghitam.

Detoks ketiak yang memakai bahan alami dapat menggantikan penggunaan deodoran yang berbahan kimiawi. Salah satu manfaat yang diklaim oleh detoks ketiak adalah mengandung sari cuka apel, yang membantu menghilangkan beberapa bakteri penyebab bau. Sedangkan deodoran antiperspirant dapat menyebabkan peralihan bakteri sehingga meningkatkan jumlah bakteri actinobacteria (bakteri penyebab bau busuk) dan staphylococcus (bakteri penyebab iritasi pada kulit).

Namun, detoks ketiak hanya bisa mencegah iritasi bukan mengobati. Bila kulit Anda sudah terlanjur iritasi dan tetap menggunakan detoks ini, kemungkinan iritasi akan bertambah parah. Respon tubuh terhadap detoks pada setiap orang juga berbeda. Jika tidak cocok, bisa jadi detoks ini juga menyebabkan ketiak menjadi gatal dan kemerahan.

Yang perlu diperhatikan sebelum pakai detoks ketiak

Tubuh mempunyai cara sendiri untuk mengeluarkan racun, seperti melalui keringat, urin, juga feses. Jadi, detoks yang terbuat dari campuran cuka, tanah liat bentonit, dan air tidak dapat membuang zat racun yang menempel pada ketiak akibat deodoran antiperspirant.

Jika Anda ingin mencoba memakai detoks ketiak, perhatikan keaslian bahan-bahan yang Anda beli juga lakukan dulu tes sensivitas kulit di tangan Anda terhadap bahan-bahan detoks ini.

Sebenarnya, cara terbaik untuk menyingkirkan bau badan adalah cukup dengan membersihkan ketiak Anda dengan sabun dan air  kemudian menggosoknya dengan lembut. Walaupun prosesnya lama, namun cara ini terbukti paling aman bila dibandingkan dengan pemakaian deodoran kimiawi atau detoks.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Semua Orang Perlu Pakai Deodoran Agar Tidak Bau Badan?

Deodoran membantu mengurangi bau pada ketiak. Namun, apakah semua orang harus menggunakan deodoran? Lihat jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 30 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Cara Pakai Deodoran yang Tepat Menurut Ahli

Deodoran tidak hanya asal dioles di kulit ketiak saja. Supaya dapat bekerja lebih optimal, penting untuk mengetahui cara pakai deodoran yang tepat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 12 Juli 2019 . Waktu baca 5 menit

Bolehkah Anak Kecil Pakai Deodoran untuk Usir Bau Badannya?

Bau badan anak biasanya mulai muncul begitu mereka memasuki usia puber. Kalau sudah begini, bolehkah menghilangkan bau badan pakai deodoran untuk anak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Anak, Parenting 6 April 2018 . Waktu baca 4 menit

Kapan Normalnya Muncul Bau Badan pada Anak?

Sebenarnya kapan normalnya muncul bau badan pada anak? Ketahui jawabannya dalam ulasan berikut ini dan cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Anak, Parenting 30 Maret 2018 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara membuat deodoran alami yang bisa dicoba di rumah

Cara Membuat Deodoran Alami yang Bisa Anda Coba di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
bau matahari

Panas-panasan Bikin Badan ‘Bau Matahari’. Apa Sebenarnya Bau Matahari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 9 Oktober 2019 . Waktu baca 3 menit
sabun penghilang bau badan

Tips Memilih Sabun yang Ampuh untuk Menghilangkan Bau Badan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 9 September 2019 . Waktu baca 3 menit
pakai deodoran pria

Bolehkah Wanita Pakai Deodoran Pria, dan Juga Sebaliknya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 3 September 2019 . Waktu baca 4 menit