Sering Menyerang Anak, Ortu Wajib Kenali Kanker Darah Leukimia

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13/09/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kanker dapat menyerang organ tubuh manapun. Darah salah satunya. Kanker darah adalah kanker yang paling banyak menyerang anak-anak dan remaja. Apa itu kanker darah? Apa saja jenis kanker darah pada anak? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu kanker darah?

jenis kanker darah pada anak

Sel darah putih adalah salah satu jenis darah yang diproduksi dalam sumsum tulang belakang tubuh manusia. Sel darah putih memegang peranan sangat penting, karena mampu melindungi tubuh dari infeksi hingga kondisi medis lain yang mungkin tak terdeteksi, bila masih dalam jumlah yang wajar.

Namun, terdapat kondisi di mana sumsum tulang belakang memproduksi sel darah putih yang abnormal, atau biasa dikenal dengan kanker darah (leukemia). Sel-sel leukemia ini berkembang dan bertumbuh dengan sangat cepat, hingga melebihi jumlah yang dianjurkan. Kondisi ini membahayakan tubuh karena meningkatkan risiko tubuh terpapar selain infeksi, juga anemia hingga pendarahan.

Apa saja jenis-jenis leukemia?

protein untuk obat kanker

Berdasarkan seberapa cepat perkembangannya serta jenis sel darah putih yang diserang, leukemia ini dibedakan jadi beberapa jenis, di antaranya:

  • Leukemia akut. Sel-selnya berkembang dengan sangat cepat hingga gejala-gejalanya bisa segera Anda rasakan. Biasanya dialami anak dengan usia 3 hingga 5 tahun.
  • Leukemia kronis. Bila sel-selnya berkembang dengan lambat dan gejala-gejalanya tidak langsung Anda rasakan. Namun karena sulitnya dideteksi, perlahan namun pasti, keadaan penderita bisa saja tiba-tiba memburuk. Hal ini dikarenakan, leukemia ini baru memunculkan gejala, saat jumlah selnya telah meningkat dalam darah.
  • Leukemia limfositik atau limfoblastik. Bila jenis sel darah putih yang diserang adalah jenis lymphocytes.
  • Leukemia myelogenous. Bila jenis sel darah putih yang diserang adalah jenis myelosit.

Leukimia yang sering terjadi pada anak

kanker anak sembuh

Sayangnya, leukemia ini rentan terjadi pada usia anak-anak. Beberapa jenis leukemia (kanker darah) pada anak, antara lain:

  • Leukemia lympoblastic akut (ALL). Tiga dari 4 kasus leukemia pada anak adalah leukemia jenis ini. Jenis ini biasanya menyerang sel darah putih limfosit. Berdasarkan data American Cancer Society, lebih dari 85 persen anak pengidap leukemia, telah berhasil hidup selama 5 tahun setelah dirawat.
  • Leukemia myelogenous akut (AML). Selain ALL, leukemia jenis ini juga sering dijumpai dan biasanya menyerang sel darah putih myelosit.
  • Hybrid atau lineage leukemia adalah leukemia dengan gejala menyerupai ALL dan AML.
  • Leukemia kronis
  • Leukemia myelomonocytic juvenile

Apa penyebab kanker darah pada anak?

Hal ini diperparah dengan belum diketahui secara pasti oleh paramedis, apa penyebab leukemia pada anak ini. Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan potensi seorang anak terpapar leukemia antara lain:

  • Adanya penyakit keturunan seperti Down syndrome.
  • Adanya penyakit keturunan gangguan pada imun tubuh.
  • Memiliki seorang saudara kandung atau kembaran dengan leukemia.
  • Riwayat paparan radiasi, kemoterapi, benzena dengan takaran yang tinggi.
  • Riwayat pada sistem imun seperti transplantasi organ.

Apa saja gejala kanker darah pada anak?

Deteksi dini tentu lebih mampu meningkatkan keberhasilan pengobatan. Sebagian besar gejala leukemia pada anak sering kali muncul saat jumlah sel darah putih mulai meggangu sel yang normal lain. Gejala yang biasa terjadi antara lain:

  • Lemas, pucat
  • Infeksi dan demam
  • Mudah berdarah atau terluka
  • Muncul lebam atau memar
  • Nyeri pada otot, batuk
  • Mual, muntah
  • Hilang selera makan
  • Sakit kepala
  • Napas tersengal-sengal

Bagaimana mengobati kanker darah pada anak?

Penanganan medis baru diberikan bila paramedis telah mengetahui jenis leukemia yang menyerang si anak. Umumnya, pengobatan medis yang diberikan pada anak dengan leukemia adalah kemoterapi dengan menerima obat-obatan anti-kanker dan terapi radiasi untuk membunuh sel kanker dengan radiasi berkekuatan tinggi. Transplantasi sumsum tulang belakang baru dilakukan bila kemoterapi atau terapi radiasi ternyata kurang memberi hasil yang efektif.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Pilihan Pengobatan Efektif untuk Kanker Ginjal

Pertumbuhan sel kanker dari ginjal tergolong cepat, pengobatan harus segera dilakukan jika sudah terdiagnosis. Simak berbagai pilihan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Berapa Lama Harapan Hidup Pasien Kanker Paru?

Kanker paru biasanya baru terdiagnosis ketika sudah memasuki stadium akhir. Masih bisakah disembuhkan? Berapa lama harapan hidup pasien kanker paru?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kanker Paru, Health Centers 13/02/2020 . 4 mins read

Melawan Kanker Anak dengan Memperkuat Orangtua

Orangtua yang sedang melawan kanker anak tidak bisa hanya berjuang sendirian. Dukungan dari orangtua lain sangat penting. Ini kisah para orangtua tersebut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Kesehatan Anak, Parenting 10/02/2020 . 6 mins read

Data Anak Penderita Kanker di Indonesia dan Pentingnya Menjaga Mental Mereka

Kanker pada anak masih menjadi momok di Indonesia. Selain berdampak pada kondisi fisik, penyakit ini juga memicu masalah psikologis. Bagaimana datanya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Anak, Parenting 07/02/2020 . 6 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

kanker-muncul-kembali

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 6 mins read
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 mins read
kanker usus besar

Kanker Usus Besar

Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020 . 7 mins read
penyebab neuroblastoma pada anak

Mengapa Neuroblastoma (Jenis Kanker Saraf) Bisa Terjadi pada Anak-Anak?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 11/03/2020 . 4 mins read