Kaki Keseleo Atau Patah Tulang? Begini Cara Membedakannya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Banyak orang yang selalu langsung pergi ke tukang urut ketika mengalami cedera pada kaki. Padahal, bisa jadi cedera yang dikira hanya keseleo sebenarnya patah tulang. Kaki keseleo dan patah tulang memang sama-sama bikin kaki sakit dan bengkak. Namun, cara penanganan keduanya sama sekali berbeda. Kaki yang patah tidak boleh diurut. Cara ini justru akan memperparah kondisinya. Jika sudah patah tulang, tentu saja hal yang harus Anda lakukan adalah berobat ke dokter ahli tulang (ortopeadi). Lantas, bagaimana membedakan kaki keseleo atau patah tulang?

Cara membedakan kaki keseleo atau patah tulang

Ada beberapa tanda dan gejala yang bisa Anda lihat untuk membedakan keduanya, yaitu:

Tanda kaki keseleo

Umumnya, keseleo terjadi akibat adanya ligamen (pita yang mengikat antara dua tulang) yang robek, terlalu tertarik, atau terpelintir, sehingga menimbulkan rasa nyeri. Terpelintir atau robeknya ligamen ini disebabkan oleh adanya tekanan dan paksaan pada sendi, misalnya saja habis melakukan aktivitas fisik yang berat, terjatuh, atau tidak sengaja terpelintir kakinya saat berlari.

Selain rasa nyeri, tanda kaki keseleo lainnya adalah:

  • Memar pada bagian yang terkilir
  • Timbul bengkak
  • Perubahan warna kulit di area yang keseleo

Jika ini yang Anda alami, kaki anda benar hanya keseleo. Pengobatannya cukup dengan mengistirahatkan kaki dan mengompres bagian yang bengkak pakai kompres dingin. Bisa juga dengan minum obat pereda nyeri apabila Anda masih merasa sakit.

Keseleo ringan hanya memakan waktu beberapa hari saja hingga sembuh total. Semakin parah kondisinya, maka butuh waktu yang lebih lama untuk sembuh. Mungkin bisa berminggu-minggu.

Tanda patah tulang kaki

Meskipun sama-sama menimbulkan rasa nyeri dan bengkak, namun patah tulang punya gejala dan tanda yang jauh berbeda dengan keseleo biasa. Tanda dan gejala dari patah tulang adalah:

  • Saat jatuh, Anda merasa atau bahkan mendengar bunyi ‘krek’
  • Rasa nyeri yang cukup parah, apalagi jika hanya disentuh dengan lembut
  • Bengkak pada bagian yang patah
  • Terasa baal atau mati rasa di area yang patah tulang
  • Memar
  • Sakit jika berjalan dan tak mampu mengangkat beban berat atau menopang beban tubuh sendiri

Anda juga bisa menggunakan obat penghilang rasa sakit juga ketika merasa sangat kesakitan. Biasanya, pemulihan patah tulang membutuhkan waktu yang lebih lama. Umumnya sekitar 6 minggu hingga hitungan bulan Anda baru bisa berjalan seperti biasa.

Namun, jika tidak yakin apakah Anda keseleo atau patah tulang, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Jangan diurut atau dipijat sembarangan.

Apa akibatnya jika tulang yang patah diurut tukang pijat?

Jika memang Anda mengalami patah tulang, memijat bagian yang patah hanya akan membuat patahan semakin melebar dan dapat menyebabkan komplikasi parah yang dapat berakibat fatal. Bahkan bisa berisiko kehilangan anggota gerak yang terkait, seperti sindrom kompartemen. Dengan memeriksakan diri ke dokter, Anda akan tahu dengan pasti apa yang terjadi pada diri Anda.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Februari 14, 2018 | Terakhir Diedit: Februari 8, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca