Rahang Anda Terasa Kaku? Waspadai Gejala Tetanus

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh racun atau toxin dari bakteri anaerob Clostridium tetani. Racun yang sangat kuat tersebut dinamakan tetanospasmin. Racun ini akan menyerang sistem saraf yang mengontrol otot, atau biasa disebut dengan saraf motorik atau motor neuron.

Seperti yang sudah diketahui, seluruh anggota tubuh digerakkan oleh otot, dan otot bisa bergerak karena adanya saluran informasi dari saraf motorik. Kelainan pada saraf motorik sudah tentu akan menyebabkan kelainan pada gerakan otot Anda. Inilah yang disebut dengan tetanus. 

Bagaimana seseorang bisa tertular tetanus?

Baktei Clostridium tetani bisa ditemukan di seluruh penjuru dunia. Biasanya bakteri jenis ini terdapat di tanah, debu, atau feses dari hewan dan manusia.

Ketika Anda tertusuk paku atau terkena benda tajam lain yang tidak steril, bakteri yang ada padanya akan masuk ke luka dalam. Spora bakteri tersebut akan tumbuh menjadi bakteri. Kumpulan bakteri tersebut akan menghasilkan racun yang menyerang saraf motorik Anda dan langsung menyebabkan gejala tetanus. 

Tetanus bisa menyerang siapapun, termasuk Anda

Semua orang dari segala usia di seluruh dunia bisa terkena gejala tetanus. Namun, tetanus biasanya akan menjadi sangat serius jika menyerang bayi yang baru lahir, dan ibunya. Ibu yang tidak divaksin Tetanus Toxoid (TT) akan menjadi sangat rentan. Sangat penting bagi ibu untuk melakukan vaksin Tetanus Toxoid (TT).

Biasanya tetanus yang terjadi pada bayi baru lahir, atau disebut juga neonatal tetanus, sangat fatal karena pasien berada di daerah pinggiran atau perkampungan. Padahal, tetanus harus ditangani di rumah sakit yang sesuai dan steril.

WHO memperkirakan neonatal tetanus membunuh sebanyak 49.000 bayi baru lahir pada 2013. Angka ini sudah berkurang menjadi 94% pada tahun 1988 yaitu sebesar 787.000 bayi. Karena itulah, tetanus pada bayi memang perlu diwaspadai. Namun bukan hanya bayi yang perlu waspada. Anda pun harus mewaspadai gejala-gejala berikut karena bisa jadi Anda juga terserang tetanus.

Gejala tetanus yang harus Anda ketahui

Gejala tetanus yang pada umumnya pertama kali muncul adalah kontraksi yang terjadi pada otot rahang atau biasa disebut lockjaw. Kemudian, otot leher akan terasa kaku. Anda tidak bisa membuka mulut dan kesulitan ketika menelan makanan.

Otot lainnya yang biasanya ikut berkontraksi adalah otot perut. Anda juga bisa merasakan kaku pada otot di sekujur tubuh. Ini terjadi karena toksin pada bakteri menyerang saraf motorik Anda.

Jika tidak tertangani, kejang dan kaku akan terjadi di seluruh tubuh sehingga terasa menyakitkan sampai tulang punggung melengkung. Ini dinamakan epistotonus dan berlangsung selama beberapa menit. Kejang ini dipicu oleh kejadian kecil seperti sentuhan fisik, cahaya, atau ada suara keras tiba-tiba.

Tetanus bisa menyebabkan kematian jika penderita kesulitan bernapas, akibat otot pernapasan tidak berfungsi normal.

Gejala tetanus lainnya yang terkadang menyertai adalah sakit kepala, demam, dan terus menerus berkeringat. Tekanan darah juga bisa meningkat dan detak jantung sangat cepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Saya Perlu Suntik Tetanus Setelah Menginjak Paku?

Pernahkah Anda mendengar bahwa saat menginjak paku Anda perlu segera melakukan suntik tetanus. Lantas, apakah sebenarnya perlu?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Fakta Unik 22 September 2018 . Waktu baca 4 menit

Apakah Aman Kalau Harus Suntik Tetanus Saat Hamil?

Idealnya, suntik tetanus (vaksin TT) didapat sebelum hamil. Lantas, kalau Anda terlambat mendapatkannya, amankah suntik tetanus saat hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 25 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit

Apakah Orang Dewasa Masih Perlu Suntik Tetanus?

Suntik tetanus biasanya diberikan untuk anak-anak. Tapi beberapa orang dewasa tetap perlu mendapatkan vaksin tetanus, lho! Siapa saja, dan kenapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Tips Sehat 4 September 2017 . Waktu baca 5 menit

Tetanus Immunoglobulin

Fungsi & PenggunaanUntuk apa obat Tetanus Immunoglobulin digunakan? Tetanus immune globulin adalah obat untuk mencegah infeksi tetanus (juga dikenal sebagai Lockjaw). Tetanus adalah penyakit serius yang menyebabkan ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 28 Juli 2017 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Selain Vaksin, Ternyata Ada 4 Cara Lain untuk Mengatasi Tetanus

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 8 November 2019 . Waktu baca 3 menit
paku berkarat sebabkan tetanus

Benarkah Kita Bisa Kena Tetanus Karena Tertusuk Paku Berkarat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 11 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit
penyebab tetanus

Mengenal Penyebab Tetanus dan Cara Penularannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 19 November 2018 . Waktu baca 2 menit
gejala awal tetanus

Waspada, 6 Gejala Awal Tetanus yang Bisa Berasal dari Luka Kecil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2018 . Waktu baca 3 menit