Rahang Anda Terasa Kaku? Waspadai Gejala Tetanus

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Tetanus adalah penyakit yang disebabkan oleh racun atau toxin dari bakteri anaerob Clostridium tetani. Racun yang sangat kuat tersebut dinamakan tetanospasmin. Racun ini akan menyerang sistem saraf yang mengontrol otot, atau biasa disebut dengan saraf motorik atau motor neuron.

Seperti yang sudah diketahui, seluruh anggota tubuh digerakkan oleh otot, dan otot bisa bergerak karena adanya saluran informasi dari saraf motorik. Kelainan pada saraf motorik sudah tentu akan menyebabkan kelainan pada gerakan otot Anda. Inilah yang disebut dengan tetanus. 

Bagaimana seseorang bisa tertular tetanus?

Baktei Clostridium tetani bisa ditemukan di seluruh penjuru dunia. Biasanya bakteri jenis ini terdapat di tanah, debu, atau feses dari hewan dan manusia.

Ketika Anda tertusuk paku atau terkena benda tajam lain yang tidak steril, bakteri yang ada padanya akan masuk ke luka dalam. Spora bakteri tersebut akan tumbuh menjadi bakteri. Kumpulan bakteri tersebut akan menghasilkan racun yang menyerang saraf motorik Anda dan langsung menyebabkan gejala tetanus. 

Tetanus bisa menyerang siapapun, termasuk Anda

Semua orang dari segala usia di seluruh dunia bisa terkena gejala tetanus. Namun, tetanus biasanya akan menjadi sangat serius jika menyerang bayi yang baru lahir, dan ibunya. Ibu yang tidak divaksin Tetanus Toxoid (TT) akan menjadi sangat rentan. Sangat penting bagi ibu untuk melakukan vaksin Tetanus Toxoid (TT).

Biasanya tetanus yang terjadi pada bayi baru lahir, atau disebut juga neonatal tetanus, sangat fatal karena pasien berada di daerah pinggiran atau perkampungan. Padahal, tetanus harus ditangani di rumah sakit yang sesuai dan steril.

WHO memperkirakan neonatal tetanus membunuh sebanyak 49.000 bayi baru lahir pada 2013. Angka ini sudah berkurang menjadi 94% pada tahun 1988 yaitu sebesar 787.000 bayi. Karena itulah, tetanus pada bayi memang perlu diwaspadai. Namun bukan hanya bayi yang perlu waspada. Anda pun harus mewaspadai gejala-gejala berikut karena bisa jadi Anda juga terserang tetanus.

Gejala tetanus yang harus Anda ketahui

Gejala tetanus yang pada umumnya pertama kali muncul adalah kontraksi yang terjadi pada otot rahang atau biasa disebut lockjaw. Kemudian, otot leher akan terasa kaku. Anda tidak bisa membuka mulut dan kesulitan ketika menelan makanan.

Otot lainnya yang biasanya ikut berkontraksi adalah otot perut. Anda juga bisa merasakan kaku pada otot di sekujur tubuh. Ini terjadi karena toksin pada bakteri menyerang saraf motorik Anda.

Jika tidak tertangani, kejang dan kaku akan terjadi di seluruh tubuh sehingga terasa menyakitkan sampai tulang punggung melengkung. Ini dinamakan epistotonus dan berlangsung selama beberapa menit. Kejang ini dipicu oleh kejadian kecil seperti sentuhan fisik, cahaya, atau ada suara keras tiba-tiba.

Tetanus bisa menyebabkan kematian jika penderita kesulitan bernapas, akibat otot pernapasan tidak berfungsi normal.

Gejala tetanus lainnya yang terkadang menyertai adalah sakit kepala, demam, dan terus menerus berkeringat. Tekanan darah juga bisa meningkat dan detak jantung sangat cepat.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca