Berbagai Efek Samping Kemoterapi yang Masih Mengintai Penyintas Kanker

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 08/12/2017 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Kemoterapi adalah pengobatan utama dalam mengobati kanker. Tapi, efek kemoterapi ternyata bisa berdampak jangka panjang pada kesehatan bahkan setelah Anda dinyatakan sembuh dari kanker.

Efek samping kemoterapi tak hanya muncul saat Anda menjalani pengobatan saja, tetapi juga bisa muncul setelah pengobatan selesai. Bahkan efek samping bisa muncul bertahun-tahun setelah pengobatan selesai. Lantas, apa saja efek samping jangka panjang dari pengobatan kemoterapi ini?

Berbagai efek kemoterapi yang mungkin terjadi setelah pengobatan usai

Obat-obatan kemoterapi termasuk obat golongan keras yang bekerja cepat membunuh sel kanker dalam tubuh. Karena targetnya adalah sel, maka tak menutup kemungkinan bahwa efek obat kemo juga bisa menyerang sel tubuh yang sehat.

Berikut adalah efek samping jangka panjang yang mungkin dialami penyintas kanker setelah melalui pengobatan kanker.

  • Gangguan fungsi jantung seperti serangan jantung, stroke, dan gagal jantung
  • Sulit untuk berpikir karena kemampuan kognitif berkurang
  • Kapasitas paru berkurang, menyebabkan gangguan pernapasan
  • Gangguan fungsi ginjal seperti gagal ginjal
  • Kemampuan pendengaran menurun
  • Menopause dini
  • Risiko tidak subur, bagi pria maupun wanita
  • Mengalami penurunan kepekaan pengecapan rasa di lidah
  • Mengalami berbagai gangguan kesehatan gigi dan mulut, gigi mudah keropos

Hampir semua obat kemoterapi memiliki efek samping jangka panjang, berikut adalah beberapa contoh obat kemoterapi dan efeknya bagi tubuh:

Efek samping jangka panjang pengobatan kemoterapi pada anak

Pada anak yang menjalani kemoterapi, sebenarnya efek samping yang dialami hampir sama dengan efek samping jangka panjang yang dialami orang dewasa. Namun, dalam beberapa kasus dampak jangka panjang pada anak justru lebih serius ketimbang orang dewasa.

Pasalnya, tubuh anak masih dalam masa pertumbuhan, di mana sel-sel tubuhnya sedang aktif untuk memaksimalkan tumbuh kembangnya. Maka tidak jarang, akan ada lebih banyak efek samping yang dialami oleh para penyintas kanker anak.

Beberapa efek samping yang mungkin dialami oleh penyintas kanker anak yaitu:

  • Gangguan fungsi paru mungkin membuat anak susah bernapas normal
  • Gangguan fungsi hati
  • Katarak
  • Gangguan kesehatan tulang misalnya osteoporosis di usia muda dan nyeri sendi
  • Gangguan pertumbuhan yang menyebabkan anak memiliki tubuh yang pendek
  • Obesitas
  • Kerusakan saraf

efek samping kemoterapi dan jantung

Apakah efek samping jangka panjang akibat pengobatan kemoterapi bisa dicegah?

Sayangnya, sampai saat ini belum ada cara untuk mencegah efek kemoterapi yang bersifat jangka panjang. Pasalnya, sel-sel normal sudah pasti ada yang rusak ketika pengobatan dilakukan dan mungkin saja hal ini memengaruhi kesehatan para penyintas di kemudian hari. Namun, hal ini bukan hal yang sudah pasti terjadi. Pada beberapa kasus, tidak ditemukan efek samping jangka panjang pada penyintas kanker.

Meski begitu, tidak dapat dipungkiri bahwa orang yang pernah kena kanker berisiko lebih besar untuk mengalami semua gangguan kesehatan tersebut ketimbang orang yang sehat. Maka dari itu, hal yang bisa dilakukan adalah melakukan pemeriksaan rutin meskipun telah selesai melakukan pengobatan. Pemeriksaan rutin dilakukan untuk mendeteksi sejak awal jika memang Anda mengalami efek samping dari pengobatan.

Selain itu, menjalani pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan yang bergizi, berolahraga rutin, dan meninggalkan kebiasaan buruk yang bisa mengganggu kesehatan adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan risiko efek samping jangka panjang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 menit baca

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 menit baca
mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 menit baca
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca