Cegah Mata Lelah Akibat Menatap Layar Gadget Dengan Teknik 20-20-20

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Seharian berada di depan layar sudah menjadi kebiasaan orang zaman sekarang. Pekerja kantoran, pelajar, mahasiswa, dan ibu rumah tangga hidup tidak jauh dari layar gadget. Mulai dari layar laptop, HP, tablet, hingga televisi. Padahal, terlalu sering melihat ke layar gadget membuat mata cepat lelah. Tenang saja, untuk menyeimbangkan kebiasaan Anda di depan layar, metode 20-20-20 bisa menjadi solusi yang tepat cegah mata lelah. Sudah tahu metode 20-20-20? Simak ulasan di bawah ini.

Apa itu metode 20-20-20?

Setiap 20 menit di depan layar gadget, istirahatkan mata selama 20 detik dengan mengalihkan pandangan dari layar gadget ke objek-objek yang berjarak minimal 20 kaki (6 meter) dari tempat Anda. Itulah arti dari metode 20-20-20.

Jarak 20 kaki

Melihat sesuatu yang berjarak 20 kaki (6 meter) tidak perlu Anda ukur. Kuncinya adalah, istirahatkan mata untuk fokus pada sesuatu yang jauh dari tempat Anda. Contohnya melihat pohon di luar jendela atau melihat benda yang sangat jauh dari posisi Anda.

Jika ruangan Anda kecil, cobalah untuk jalan keluar sejenak ke tempat yang lebih luas agar mata Anda bisa melihat banyak benda-benda yang jauh di tempat tersebut. Hal ini bisa membantu cegah mata lelah dan kering.

Durasi 20 detik

Metode ini hanya membutuhkan waktu selama 20 detik untuk membuat mata Anda menjadi lebih rileks. Saat Anda mengistirahatkan mata, ada baiknya sambil bangun dari tempat duduk dan sedikit bergerak atau berpindah. Contohnya sambil mengambil segelas air ke di pantry atau sambil ke toilet. Minum air juga bisa memastikan mata tetap lembap dan tidak kering.

Setiap 20 menit

Selama 20 menit di depan layar, biasanya mata semakin menegang melihat layar. Maka setiap 20 menit mata seharusnya diistirahatkan agar tidak cepat lelah dan supaya Anda bisa mencegah gangguan mata lainnya, misalnya mata kering.

Untuk mengingatkan diri sendiri kapan harus beristirahat melihat layar tiap 20 menit, Anda bisa membuat tulisan di depan layar Anda. Anda juga bisa memasang alarm sebagai pengingat. Atau gunakan berbagai aplikasi di smartphone yang tersedia untuk melakukan metode 20-20-20 ini.

Kata penelitian tentang mata yang lelah akibat layar gadget

American Academy of Ophthamology dari Amerika Serikat mengatakan bahwa melihat perangkat digital sebenarnya tidak merusak mata. Akan tetapi, lama-lama hal ini bisa menimbulkan ketegangan dan gejala yang mengganggu pengelihatan Anda.

Manusia biasanya berkedip selama 15 kali tiap menitnya. Namun, saat menatap ke layar gadget maka jumlah kedipan akan turun. Kedipan mata bisa berkurang hingga setengah atau 3 kali lipatnya. Kondisi inilah yang menyebabkan mata cepat lelah karena dipaksa bekerja fokus menatap layar tanpa banyak berkedip.

Ketegangan mata yang disebabkan oleh melihat layar gadget terlalu lama disebut dengan computer vision syndrome (CVS).

Pada sebuah studi dalam Nepalese Journal of Ophthamology tahun 2013, para peneliti menguji penggunaan komputer dan efeknya terhadap mata para mahasiswa di Malaysia. Hasilnya, hampir 90 persen dari 795 mahasiswa memiliki gejala CVS.

Dari berbagai gejala CVS, yang paling banyak dialami adalah sakit kepala. Gejala paling sering ditemukan setelah peserta menggunakan komputer selama dua jam. Mengistirahatkan mata beberapa kali dengan metode 20-20-20 bisa cegah mata lelah dan mengurangi gejala ketegangan mata mereka secara signifikan.

Para dokter menyarankan metode 20-20-20 ini sebagai kebiasaan yang harus ditanamkan untuk menjaga kesehatan mata, apalagi pada anak-anak.  

Apa saja gejalanya ketika mata lelah?

  • Mata kering
  • Mata berair
  • Pengelihatan kabur
  • Penglihatan ganda atau diplopia, yakni kondisi di mana mata Anda melihat dua objek padahal sebenarnya hanya ada satu objek yang berbayang
  • Sakit kepala
  • Nyeri di leher, bahu, atau punggung
  • Peka terhadap cahaya silau
  • Sulit berkonsentrasi
  • Sulit membuka mata

Jika sudah sampai merasakan hal-hal di atas, pasti sungguh mengganggu aktivitas Anda bukan? Bukannya pekerjaan selesai, justru bisa sebaliknya. Oleh karena itu, cegah mata lelah dengan teknik 20-20-20 ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

6 Cara Menghilangkan Benjolan di Kelopak Mata (Kalazion)

Kalazion adalah kondisi timbulnya benjolan pada kelopak mata. Perlu cara khusus untuk menghilangkan benjolan di kelopak mata atau kalazion ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Dampak Polusi Udara pada Kesehatan Mata dan Cara Mencegahnya

Polusi udara tak hanya berbahaya untuk kesehatan pernapasan Anda, tapi juga kesehatan mata. Berikut berbagai cara untuk mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Tips Sehat 1 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Merasa Pusing Saat Pakai Kacamata Baru, Normal atau Tidak?

Mungkin Anda pernah merasa pusing saat pertama kali pakai kacamata atau mengganti kacamata baru. Tergolong normalkah hal tersebut?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 15 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mata silinder (astigmatisme)

Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit
trikiasis

Alergi Mata (Konjungtivitis Alergi)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 7 menit
Retinopati diabetik

Retinopati Diabetik

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 8 menit
gla

Ciri-ciri Ada Cacing di Mata Anda dan Bagaimana Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 7 September 2020 . Waktu baca 4 menit