Cara yang Benar Menyimpan Bawang di Rumah Agar Tak Cepat Busuk

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 15/07/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Bawang putih, bawang merah, dan bawang bombay adalah rempah serbaguna yang hampir selalu pasti ada di setiap dapur keluarga Indonesia. Sayangnya, teledor menyimpan bawang di sembarang tempat bisa membuatnya cepat busuk. Seperti apa, sih, cara menyimpan bawang yang benar?

Cara menyimpan bawang yang baik dan benar

Dilansir dari Healthline, bawang tidak boleh disimpan dalam tempat yang lembap dan dingin seperti kulkas. Kondisi ini membuat bawang menyerap banyak uap air yang menyebabkannya cepat busuk.

Bawang harus disimpan di tempat yang sejuk tapi kering, berventilasi baik, serta jauh dari sinar matahari atau cahaya lampu. Paparan sinar langsung, baik alami atau buatan, dapat membuat bawang jadi terasa pahit. Suatu penelitian yang dipublikasikan dalam Journal Food Science Technology tahun 2016 menyatakan bahwa suhu ruangan paling ideal untuk menyimpan bawang adalah sekitar 4-10º Celsius.

Yang paling penting, hindari menyimpan bawang dalam kantong plastik belanjaan. Kantong plastik memiliki ventilasi yang buruk sehingga bisa membuat bawang cepat rusak. Sebaiknya simpan bawang di dalam kantung jala, atau bolongi kantung plastik Anda dengan lubang-lubang yang cukup lebar.

Sebaiknya juga jangan simpan bawang berdekatan dengan kentang. Dilansir dari Eating well, cara penyimpanan ini akan memicu pengeluaran uap air dan gas dari bawang sehingga membuat bawang lebih cepat rusak.

Dengan cara menyimpan yang benar, bawang bisa bertahan dalam kondisi terbaiknya sampai 30 hari ke depan.

Cara menyimpan bawang yang sudah dikupas dan dipotong beda dengan bawang segar

Jika di atas adalah cara menyimpan bawang utuh segar pada umumnya, beda lagi dengan cara menyimpan bawang kupas dan potongan.

Bawang yang sudah dikupas harus disimpan dalam kulkas atau lemari pendingin (freezer) bersuhu 4ºC atau lebih rendah lagi untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri. Namun sebelumnya, bawang kupas harus ditaruh dalam wadah tertutup yang kedap udara. Cara ini bisa membuat bawang kupas awet hingga 10-14 hari.

Bawang yang sudah diiris, dicincang, atau dipotong-potong juga bisa disimpan dalam lemari es hingga 10 hari. Bungkus potongan-potongan tersebut dalam plastik yang diikat kencang. Begitu pula jika Anda membeli bawang dengan bentuk sudah dipotong-potong. Segera simpan di kulkas. Jika ingin disimpan lebih lama, potongan bawang bisa disimpan dalam freezer untuk selama 6 bulan.

Untuk bawang yang sudah matang dimasak bisa disimpan dalam kulkas selama 3-5 hari. Simpan bawang dalam wadah tertutup kedap udara. Jangan biarkan bawang yang sudah matang dibiarkan di suhu ruangan dalam waktu lama karena ini meningkatkan risiko kontaminasi bakteri. Jika ingin menyimpan bawang masak untuk waktu yang lebih lama, simpan dalam freezer hingga 3 bulan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Bawang Putih Biasa, Ini 5 Manfaat Black Garlic Bagi Kesehatan

Black garlic disinyalir memiliki manfaat yang lebih beragam dibandingkan bahan bakunya, yakni bawang putih. Lalu, apa saja deretan manfaat tersebut?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 30/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Amankah Pakai Bawang Putih untuk Mengobati Kutu Air?

Bawang putih sudah kama dikenal sebagai obat rumahan untuk kutu air. Namun, amankah pengobatan ini? Yuk, cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Kulit, Health Centers 02/09/2019 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Tangan Gatal dan Terasa Panas Terbakar Setelah Pegang Bawang Putih?

Bawang putih sangat umum dipakai sebagai bahan masakan. Pernahkah Anda merasakan gatal di tangan setelah memegang bawang putih ketika masak? Apa sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/06/2019 . Waktu baca 3 menit

Memangnya Ampuh Kerokan Bawang Merah untuk Atasi Masuk Angin?

Kerokan dengan bawang merah jadi salah satu andalan masyarakat Indonesia untuk mengatasi masuk angin. Namun, apa benar cara ini ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 05/06/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menyimpan bawang bombay

4 Tips Menyimpan Bawang Bombay agar Tidak Cepat Busuk

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 02/05/2020 . Waktu baca 4 menit
bawang putih obat sakit gigi

Cara Menggunakan Bawang Putih sebagai Obat Sakit Gigi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 16/04/2020 . Waktu baca 4 menit
sayur tahan di kulkas

Menyimpan Berbagai Macam Sayur dalam Kulkas Awet Sampai Berapa Lama, Ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 07/12/2019 . Waktu baca 4 menit
makan bawang kanker payudara

Banyak Makan Bawang Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 04/12/2019 . Waktu baca 4 menit