Lutut merupakan salah satu sendi yang paling aktif bergerak. Itu sebabnya, jika tiba-tiba Anda merasa tidak nyaman ketika menggerakkan lutut, Anda mesti waspada. Terlebih ketika lutut terasa panas seolah terbakar, tentu saja kondisi ini akan menghambar semua rutinitas harian Anda. Sebelum terlambat, kenali cara mengobati lutut yang terasa terbakar melalui ulasan berikut ini.

Kenapa lutut bisa terasa panas seperti terbakar?

Rasa nyeri pada lutut sebenarnya bisa datang dalam berbagai bentuk. Entah yang hanya sekadar nyeri biasa, sakit saat ditekuk, sakit saat dipakai berjalan, hingga rasa sakit yang membakar lutut. Sensasi panas pun bisa menyerang area lutut mana pun, seperti di depan, belakang, sisi kanan dan kiri, maupun seluruhnya.

Sebaiknya jangan disepelekan, karena keluhan lutut terasa panas dan terbakar ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada organ gerak Anda. Jika kondisi ini yang Anda alami, kemungkinan besar disebabkan oleh beberapa hal seperti:

  • Ligamen lutut sobek
  • Tulang rawan sobek
  • Cedera parah
  • Osteoarthritis lutut (radang sendi lutut)

Terkadang, munculnya rasa terbakar di bagian depan lutut juga bisa disebabkan oleh patellofemoral pain syndrome (PFS) dan chondromalacia, yang berarti nyeri pada tempurung lutut. Kondisi ini lebih banyak dikenal sebagai lutut pelari, karena banyak dialami oleh orang yang melakukan olahraga seperti basket, sepakbola, lari, atau tenis.

Sementara lutut terasa panas dan tebakar di bagian luarnya, biasanya dikarenakan serangan iliotibial band syndrome (ITBS). Dalam beberapa kasus, lutut akan semakin terasa tidak nyaman untuk digerakkan ketika malam hari. Beberapa hal berikut ini bisa jadi alasan utamanya:

  • Diameter pembuluh darah bertambah saat sedang tidur, sehingga memberikan tekanan kuat pada saraf.
  • Jumlah beberapa hormon di dalam tubuh berkurang saat tidur, yang kemudian memberi peluang bagi sinyal penghantar rasa sakit untuk memunculkan dirinya.

cedera sakit lutut

Bagaimana cara mengatasi kondisi lutut terasa panas?

Meski berbagai penyebab yang telah disebutkan sebelumnya sama-sama menimbulkan gejala berupa lutut terasa panas perawatannya tentu berbeda tergantung dari penyebabnya.

Ligamen lutut robek

Kerusakan ligamen lutut yang hanya sebagian, atau tidak menyeluruh, bisa diobati dengan rutin melakukan latihan kekuatan otot, menggunakan alat pelindung lutut saat berolahraga, serta tetap membatasi aktivitas yang berisiko memperparah kondisi ligamen lutut.

Jika robekan ligamen lutut terjadi di seluruh bagian, prosedur pembedahan merupakan jalan tempuh terbaik untuk mengobatinya.

Tulang rawan robek

Tahap pertama untuk merawat rusaknya permukaan sendi lutut akibat tulang rawan yang robek, yakni dengan teknik nonbedah meliputi:

  • Melakukan latihan kekuatan otot dan terapi fisik
  • Minum obat pereda nyeri, misalnya obat non-steroid antiinflamasi (NSAID)
  • Injeksi (suntikan) hormon steroid pada lutut

Sebaliknya, kondisi tulang rawan robek yang sudah tergolong parah sehingga sulit diperbaiki dengan metode di atas, bisa memilih prosedur operasi.

Osteoarthritis lutut

Osteoartrhitis lutut sebenarnya cukup sulit untuk disembuhkan. Cara pengobatan terbaik adalah dengan melakukan beberapa hal, seperti:

  • Minum obat pereda nyeri, misalnya acetaminophen (Tylenol), ibuprofen (Advil, Motrin IB) dan naproxen sodium (Aleve)
  • Terapi fisik
  • Pemberian suntikan kortison
  • Operasi penggantian sendi (artroplasti)

Chondromalacia

Perawatan awal untuk mengatasi lutut terasa panas dan terbakar akibat chondromalacia, meliputi:

  • Menggunakan es guna meredakan pembengkakan
  • Minum obat pereda nyeri
  • Mengistirahatkan lutut dengan menghindari pergerakan berlebih, jongkok, dan berlutut

Dalam beberapa kasus tertentu, dokter mungkin akan menyarankan pembedahan artroskopi. Artroskopi adalah prosedur bedah untuk menghilangkan fragmen tulang rawan yang rusak.

Patellofemoral pain syndrome (PFS)

Jika kondisi termasuk ringan, perawatan untuk PFS bisa dilakukan dengan cara:

  • Mengistirahat lutut dari pergerakan yang terlalu banyak, serta menghindari menaiki tangga dan berlutut
  • Minum obat pereda nyeri
  • Melakukan latihan rehabilitasi
  • Melakukan bedah artroskopi untuk kasus yang sudah parah

Iliotibial band syndrome (ITBS)

Meskipun sampai saat ini belum ada pengobatan yang benar-benar ampuh untuk ITBS, tapi para pengidapnya biasanya dianjurkan untuk melakukan perawatan seperti:

  • Menghindari atau bahkan berhenti berlari
  • Memijat paha bagian depan, belakang, serta glutes (otot pada bokong)
  • Latih kekuatan otot glutes serta area pinggul

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca