Cara Jitu Agar Lebih Mudah Menelan Obat Pil

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan

Menelan pil memang sulit, bukan hanya pada anak-anak tapi juga bagi sejumlah orang dewasa. Bagi yang benci dengan obat pil, kegiatan minum obat akan membuatnya menutup mulut, muntah, atau tersedak. Akibatnya, ia yang seharusnya minum obat dengan teratur menjadi tidak mengikuti aturan penggunaan, sehingga sakitnya bertambah parah.

Untuk mengatasinya, di bawah ini akan dijelaskan cara-cara menelan pil dengan mudah, khususnya bagi orang dewasa yang memiliki kesulitan menelan obat, bagi orangtua dari anak yang sedang sakit, dan bagi perawat pasien disfagia (penyakit kesulitan menelan).

Cara jitu menelan pil

1. Memilih obat alternatif

Jika Anda atau orang yang Anda rawat memiliki kesulitan dalam menelan pil, Anda dapat meminta apoteker untuk mengganti bentuk obat selain tablet atau kapsul. Jenis-jenis obat selain pil adalah, sebagai berikut:

  • Cairan – berguna untuk orang pengidap disfagia yang mengandalkan selang
  • Obat terdispresi – tablet yang dapat hancur di dalam air
  • Bukal – tablet yang larut saat berada di antara pipi dan gusi
  • Patch
  • Supositoria – yang dimasukkan ke bagian pantat atau vagina
  • Krim
  • Inhalasi

Mintalah saran dokter atau apoteker jika Anda merasa tidak tahu cara yang benar dalam pemberian obat. Misalnya, jika Anda tidak tahu cara memberikan obat menggunakan tabung atau selang.

2. Menghancurkan tablet atau kapsul

Anda dapat meminta dokter atau apoteker jika tablet Anda dapat dihancurkan, atau kapsul dapat dibuka dan disebarkan di dalam air sebelum mengonsumsinya. Hanya tablet atau kapsul tertentu yang dapat diberikan dengan cara ini. Penghancuran obat tidak boleh dilakukan tanpa adanya nasihat dari dokter.

3. Menggunakan tips menelan

Jika seluruh cara di atas tidak dapat dilakukan, maka lakukanlah cara berikut ini:

  • Basahi mulut dengan air liur atau air putih terlebih dahulu (mulut kering membuat menelan lebih sulit).
  • Tempatkan pil di tengah lidah Anda, dan panjangkan ke bawah sepanjang lidah jika pil berbentuk oval.
  • Cobalah minum air langsung ke tenggorokan, lalu menempatkan kepala ke belakang.
  • Tahan air di mulut Anda sebelum memasukkan pil. Menahan pil di dalam air dapat membantu untuk mendorong pil ke bawah.
  • Coba gunakan sedotan untuk minum air.
  • Ambil napas dalam-dalam untuk menekan refleks muntah Anda.
  • Cobalah mengunyah makanan sebelum menempatkan pil di mulut Anda, dan telan makanan dan pil bersama-sama.
  • Masukkan pil ke dalam sepotong roti atau pisang.
  • Setelah menelan pil, ikuti dengan makanan untuk membantunya turun.
  • Cobalah menempatkan dagu Anda ke dada saat menelan. Ini akan membuka tenggorokan Anda dan mungkin lebih baik bagi Anda daripada menekuk kepala Anda ke belakang.

Dua metode untuk membantu orang yang sulit menelan

Selain teknik di atas, sebuah studi oleh para peneliti dari University of Heidelberg di Jerman dapat membantu orang dengan kesulitan menelan dengan dua metode. Metode tersebut dapat membantu obat turun lebih cepat, yaitu:

1. Metode pop-bottle

  • Mengisi plastik atau botol soda plastik dengan air.
  • Menempatkan pil di lidah dan menutup bibir dengan erat di mulut botol.
  • Minumlah dari botol dengan menjaga kontak antara botol dan bibir, serta melakukan gerakkan mengisap untuk menelan air dan pil.
  • Jangan menempatkan udara ke dalam botol.

Peneliti meminta sekitar 140 orang yang kesulitan menelan pil untuk menguji metode ini dengan mata tertutup. Mereka diharuskan untuk menelan pil yang besar dan yang sangat besar. Hasilnya adalah adanya peningkatan sebesar 60% dibandingkan dengan menggunakan metode lama, yaitu hanya dengan menaruh pil dalam mulut dan meneguk segelas air.

2. Metode bersandar maju

  • Menempatkan kapsul di lidah.
  • Meminum air tanpa menelannya.
  • Memiringkan dagu ke arah dada.
  • Menelan kapsul dan air dengan kepala yang tertunduk.

Teknik ini menunjukkan peningkatan sebesar 89% atas metode lama, yaitu meneguk air dari cangkir dan mencoba menelan.

BACA JUGA:

Sumber