Ini Tips Tidak Gampang Sakit dan Berisiko Tertular COVID-19 saat New Normal

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Selama belum ditemukannya vaksin untuk mencegah penularan virus COVID-19, Anda harus melanjutkan berbagai pencegahan agar tidak gampang sakit dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan baru ini yang dikenal dengan nama new normal.

Virus COVID-19 sangat berbahaya saat menular pada orang yang sedang sakit atau memiliki kondisi kesehatan tertentu. Untuk itu, simak penjelasan berikut agar tetap aman selama masa pandemi ini.

Cara menjaga diri di masa new normal agar tidak gampang sakit

WHO menuturkan bahwa untuk melindungi diri dari penyebaran COVID-19 selama masa new normal Anda dapat melakukan pencegahan sederhana, seperti rutin membersihkan tangan dengan teliti menggunakan air dan sabun atau hand-sanitizer berbasis alkohol, menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang lain, dan menghindari pergi ke tempat ramai.

Pada dasarnya, selama ini sistem imun juga telah melindungi tubuh dari penyakit. Namun, agar sistem imun bekerja dengan optimal, harus didukung dengan gaya hidup dan asupan yang seimbang.

Sebuah kajian tahun 2016 meneliti respons imunitas dari 210 orang usia 8 hingga 82 tahun yang menetapkan bahwa faktor genetik memiliki peran. Akan tetapi, kekuatan daya tahan tubuh sebagian besar ditentukan oleh faktor non-genetik.

Faktor non-genetik yang dimaksud adalah hal-hal yang mungkin selama ini dilakukan secara alami atau tanpa Anda sadari. Berikut di antaranya:

Memperhatikan dan mengontrol asupan makanan

Dilansir dari ClevelandClinic.org, Dr. Sandra Darling menuturkan cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak gampang sakit, hampir sama dengan langkah pencegahan penyebaran virus COVID-19.

Selain itu, beliau percaya bahwa makanan juga berpengaruh pada sistem imun. Berikut beberapa rekomendasi dalam memilih makanan yang baik untuk daya tahan tubuh:

  • Bawang putih: Kandungan dalam bawang putih yang disebut Allicin telah dikenal dapat meningkatkan sistem imun.
  • Prebiotik: Bakteri baik dalam saluran cerna melindungi tubuh melawan infeksi. Prebiotik dibutuhkan menjaga pertumbuhannya.
  • Vitamin C: Dikenal dapat meningkatkan imunitas. Buah-buahan seperti jeruk, kiwi, dan sayur seperti brokoli merupakan beberapa sumber vitamin C terbaik.

Tak hanya pola makanan, gaya hidup pun juga harus dijaga

Stres merupakan faktor utama yang menyebabkan kualitas hidup menurun sehingga mempengaruhi sistem imun. Untuk melindungi diri dari stres dan agar Anda tidak gampang sakit, dukung dengan gaya hidup sehat dan teratur seperti:

  • Tidur minimal tujuh hingga delapan jam setiap malam
  • Meditasi dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi rasa cemas bahkan cukup dengan 5 menit sehari.
  • Olahraga dan aktif secara fisik membuat tubuh berfungsi lebih baik sehingga dapat melawan berbagai infeksi.

Lakukan olahraga setidaknya 10 menit per hari. Selain itu, Anda direkomendasikan melakukan kombinasi antara kardio dan latihan kekuatan (endurance) selama 30 menit dalam sehari.

Bantu tingkatkan daya tahan tubuh dengan yang alami

Terkadang makanan saja belum mampu memenuhi kebutuhan nutrisi harian seseorang. Di sini lah peran penting suplemen dibutuhkan.

Terdapat berbagai jenis suplemen berbahan alami yang dapat dengan mudah Anda peroleh. Salah satu bahan alami yang cukup menarik perhatian adalah cordyceps militaris.

Bahan herbal satu ini sedang dikaji pemerintah Indonesia dalam potensinya untuk mencegah infeksi dan perburukan penyakit COVID-19, baik melalui perlawanan terhadap virus maupun upaya menekan aktivitas berlebihan dari sistem imun dalam perannya sebagai antiinflamasi.

Bagi yang belum mengenal bahan alami ini, cordyceps militaris adalah jamur yang digunakan untuk membantu berbagai kondisi kesehatan. Salah satunya yaitu ketahanan tubuh.

Cara menjaga diri dari berbagai virus terutama COVID-19 perlu dilakukan agar tidak mudah terkena sakit. Memperbaiki dan meningkatkan gaya hidup termasuk pola makan dan tambahan suplemen merupakan hal yang perlu dipertimbangkan untuk menjadi bagian dari new normal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Nutrisi memegang peranan yang besar untuk mencegah kemungkinan risiko COVID-19. Yuk, cari tahu nutrisi utama yang perlu ditambahkan dalam menu harian Anda.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Nutrisi, Hidup Sehat 30 Juli 2020 . Waktu baca 9 menit

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

Ada beragam persiapan yang perlu dibawa saat beraktivitas di luar ruangan pada masa New Normal. Cari tahu daftar perlengkapan yang perlu disediakan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
persiapan saat new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 29 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit

9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB memang mulai longgar, tetapi tetap ikuti tips lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru agar terhindar dari COVID-19, Sobat Sehat!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru
Hidup Sehat, Tips Sehat 29 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Berkenalan dengan Cordyceps Millitaris, Jamur yang Baik untuk Kesehatan Paru

Ada cara alami untuk melindungi paru-paru. Salah satunya dengan Jamur Cordyceps militaris memiliki beragam manfaat untuk menjaga kesehatan paru-paru.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
jamur cordyceps untuk kesehatan paru
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
fungsi sistem imun

Bantu Cegah Penyakit, Ini Peran Vitamin C, D, dan Kalsium di Sistem Imun

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 1 November 2020 . Waktu baca 5 menit
probiotik meningkatkan daya tahan tubuh

Ingin Meningkatkan Daya Tahan Tubuh? Coba Konsumsi Makanan Probiotik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
kegunaan ibuprofen untuk anak

Penggunaan Ibuprofen untuk Anak di Masa Pandemi, Apakah Aman?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 26 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 3 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit