Kebanyakan Kayu Manis Ternyata Tak Baik Bagi Kesehatan. Ini 4 Alasan Medisnya!

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Manfaat kayu manis sebagai bumbu masakan, penyedap minuman, dan obat herbal sudah lama dikenal. Namun bagi Anda yang suka dengan rempah satu ini, Anda harus waspada. Pasalnya terlalu banyak mengonsumsi kayu manis bisa menimbulkan efek samping berbahaya. Apa saja? Simak ulasannya dalam artikel ini.

Bahaya makan kayu manis terlalu banyak

1. Gula darah terlalu rendah

Rempah khas ini dikenal karena kemampuannya untuk menurunkan gula darah. Berbagai penelitian telah menemukan bahwa rempah satu ini bisa meniru efek insulin, yaitu hormon yang membantu menstabilkan gula dari darah.

Sayangnya, terlalu banyak mengonsumsi rempah ini bisa menyebabkan kadar glukosa dalam darah turun terlalu rendah. Orang yang paling berisiko mengalami efek samping ini adalah mereka yang sedang mengonsumsi obat diabetes. Pasalnya, kayu manis dapat meningkatkan efek obat tersebut dan menyebabkan terjadinya penurunan kadar gula darah hingga menjadi terlalu rendah. Kondisi ini dalam istilah medis disebut dengan hipoglikemia, yang bisa menyebabkan rasa lelah, pusing, bahkan pingsan.

2. Risiko kerusakan hati

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa mengonsumsi terlalu banyak kayu manis bisa menyebabkan toksisitas atau kerusakan hati. Ini karena kayu manis mengandung kumarin, yaitu suatu zat yang bersifat racun bagi hati bila dikonsumsi dalam jumlah besar. Tidak hanya itu, apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan seperti parasetamol dan statin, terlalu banyak makan rempah ini juga bisa meningkatkan risiko kerusakan hati.

Oleh karena itu, penting bagi orang yang memang memiliki gangguan hati untuk membatasi konsumsi rempah satu ini dalam jumlah yang besar. Bagi Anda yang sedang dalam masa mengonsumsi obat tertentu secara rutin dan ingin mengonsumsi kayu manis, ada baiknya berkonsultasi ke dokter lebih dulu terkait efek samping rempah ini terhadap obat yang Anda konsumsi.

3. Menyebabkan alergi

Kandungan senyawa cinnamaldehyde bisa memicu reaksi alergi serta iritasi di pada jaringan dalam mulut dan bibir apabila dikonsumsi dalam jumlah besar.

Gejala alergi senyawa cinnamaldehyde yang paling umum meliputi pembengkakan pada lidah atau gusi, sensasi terbakar, gatal dan timbul bercak putih di mulut. Kondisi tersebut bukan gejala yang serius, tapi bisa menimbulkan rasa ketidaknyamanan jika tidak segera diobati.

Dalam banyak kasus, orang yang mengalami alergi disebabkan karena mengonsumsi permen rasa kayu manis, karena produk tersebut umumnya mengandung lebih banyak senyawa cinnamaldehyde. Selain di mulut dan bibir, kulit Anda juga bisa mengalami iritasi dan kemerahan apabila mengoleskan minyak rempah ini secara langsung pada kulit

Namun, penting untuk dicatat bahwa senyawa cinnamaldehyde hanya akan menyebabkan alergi atau iritasi jika sebelumnya Anda memang memiliki alergi dengan senyawa tersebut.

4. Masalah pernapasan

Mengonsumsi kayu manis bubuk terlalu banyak dalam satu kali suap bisa menyebabkan masalah pernapasan karena memiliki tekstur yang sangat halus sehingga mudah untuk dihirup. Itu sebabnya, ketika Anda dengan sengaja atau tidak sengaja menghirupnya bisa menyebabkan batuk, tersedak, bahkan kesulitan menarik napas.

Senyawa cinnamaldehyde dalam rempah ini juga bersifat iritan bagi tenggorokan sehingga bisa menyebabkan masalah pernapasan yang lebih serius.

Orang yang memiliki asma atau kondisi medis lainnya yang berkaitan dengan sistem pernapasan perlu diawasi secara khusus apabila mereka secara sengaja atau tidak, menghirup bubuk rempah ini. Pasalnya, mereka cenderung lebih rentan mengalami masalah pernapasan.

Jadi boleh makan kayu manis berapa banyak yang masih aman?

Lalu berapa banyak kayu manis yang boleh untuk dikonsumsi? Sebenarnya, kayu manis terbukti aman dikonsumsi dan banyak penelitian yang menunjukkan manfaatnya bagi kesehatan.

Namun, harus diperhatikan mengenai jumlah kumarin yang dikonsumsi dalam satu hari. Asupan harian yang masih diperbolehkan adalah 0,1 mg per kg berat badan. Ini setara dengan 1 sendok teh kayu manis jenis Cassia atau 2,5 sendok teh kayu manis jenis Ceylon.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Desember 16, 2017 | Terakhir Diedit: Desember 13, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca