5 Gangguan Kesehatan Akibat Duduk Terlalu Lama

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Majunya teknologi di jaman sekarang ini membuat ruang gerak semakin terbatas. Banyak orang bekerja hanya di depan komputer dan menghabiskan waktunya berjam-jam untuk duduk. Ditambah lagi dengan waktu untuk menuju ke kantor yang juga dihabiskan dengan duduk di kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Waktu di rumah juga dihabiskan dengan duduk di depan televisi. Sangat sedikit sekali aktivitas bergerak yang dilakukan setiap harinya. Bahkan waktu untuk olahraga pun dilewatkan begitu saja. Tidak terpikirkan risiko apa yang akan diakibatkan jika duduk terlalu lama, apakah dapat menimbulkan gangguan kesehatan atau tidak.

Berbagai gangguan kesehatan akibat terlalu lama duduk

Pekerjaan yang dilakukan dengan duduk terlalu lama ditambah dengan pola makan yang salah dan kurangnya olahraga dapat menimbulkan risiko berbagai penyakit. Berikut ini beberapa gangguan kesehatan yang diakibatkan jika duduk terlalu lama:

1. Meningkatkan risiko terkena penyakit

Duduk terlalu lama meningkatkan risiko terkena penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes melitus tipe 2, dan kanker. Duduk terlalu lama dapat meningkatkan tekanan darah, meningkatkan gula darah, meningkatkan lemak tubuh sekitar pinggang, dan kadar kolesterol abnormal. Seperti dilansir dari webmd, duduk terlalu lama menyebabkan otot membakar sedikit lemak, sirkulasi darah lebih lamban, dan membuat asam lemak lebih mudah untuk menyumbat peredaran darah ke jantung. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, meningkatkan kolesterol, dan masalah lainnya. Selain itu, pankreas juga dapat memproduksi insulin dalam jumlah lebih, yang dapat menyebabkan penyakit diabetes.

2. Meningkatkan risiko overweight atau obesitas

Terlalu banyak duduk juga dapat meningkatkan risiko overweight atau obesitas. Terlalu banyak duduk dapat memicu Anda untuk makan lebih dan lebih lagi sehingga secara tidak sadar berat badan akan naik. Apalagi jika makan berlebihan tidak diimbangi dengan olahraga teratur. Lemak akan menumpuk dalam tubuh dan menyebabkan kegemukan.

3. Melemahnya otot

Selama duduk, otot tidak digunakan. Apalagi jika Anda lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk seharian daripada berdiri, berjalan, atau melakukan aktivitas lainnya. Ketika Anda berdiri, otot perut Anda menegang sehingga otot bekerja, tetapi ketika Anda duduk, otot perut Anda tidak digunakan sehingga otot ini dapat melemah.

4. Melemahnya kekuatan otak

Saat duduk, Anda dapat mengerjakan pekerjaan Anda di depan komputer dan menggunakan otak Anda untuk berpikir. Tapi tahukah Anda bahwa duduk dalam jangka waktu yang lama juga dapat melemahkan otak Anda. Jika Anda bergerak, makan otot akan bergerak memompa darah dan oksigen ke otak dan akan memicu pelepasan zat kimia dalam otak. Namun, jika Anda duduk terlalu lama maka fungsi otak akan lebih lambat. Hal ini karena peredaran darah dan oksigen ke otak berjalan lebih lambat.

5. Sakit pada leher dan tulang belakang

Duduk dalam waktu yang lama juga dapat menyebabkan sakit leher dan tulang belakang. Hal ini karena duduk dalam waktu lama ditambah dengan posisi yang tidak nyaman dapat membuat tulang leher tegang dan punggung nyeri. Duduk terlalu lama dapat menambah tekanan pada tulang belakang dan cakram yang menyusun tulang belakang sehingga dapat menyebabkan sakit pada leher dan tulang belakang.

Bagaimana mencegah gangguan kesehatan akibat duduk terlalu lama?

Salah satu solusinya adalah dengan mengurangi waktu duduk Anda dan lebih banyak melakukan gerakan. Anda bisa mulai dengan gerakan sederhana, seperti berdiri, berjalan, dan olahraga ringan lainnya. Jika Anda sudah merasa terlalu banyak duduk saat bekerja, selingilah dengan kegiatan olahraga kecil dengan menggerakkan tubuh Anda. Jika Anda memiliki kesempatan untuk berdiri atau berjalan dibandingkan duduk, maka pilihlah untuk berdiri atau berjalan. Mulailah dari hal kecil, seperti:

  • Lebih baik berdiri di kendaraan umum daripada duduk
  • Lebih baik berjalan agak lama untuk sampai ke rumah daripada menggunakan kendaraan yang lebih cepat sampai ke rumah
  • Lebih baik menggunakan tangga untuk menuju lantai atas dibandingkan naik lift

Cara-cara di atas hanyalah contoh, masih banyak cara lainnya. Pergerakan sedikit dapat membawa perubahan besar pada tubuh Anda. Dengan lebih banyak berjalan atau melakukan olahraga ringan daripada duduk, tubuh Anda akan membakar lebih banyak kalori. Hal ini dapat membantu Anda mengurangi berat badan dan memperkuat otot.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

Sering disebut "obat dewa" karena bisa menyembuhan alergi, gatal-gatal, hingga flu, obat kortikosteroid juga bisa berbahaya jika dipakai berlebihan.

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hidup Sehat, Tips Sehat 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Minum obat terus minum madu? Boleh atau tidak? Baiknya Anda simak penjelasan di sini mengenai bahaya dan anjuran saat minum madu.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Demam Naik Turun Pada Bayi (dan Cara Mengatasinya)

Semua orangtua mungkin panik dan takut menghadapi bayi demam naik turun. Sebenarnya apa yang menyebabkan bayi demam naik turun? Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Anak, Parenting 21/07/2020 . Waktu baca 3 menit

5 Jenis Makanan yang Bikin Kita Sering Kentut

Bila dalam satu hari rasa ingin buang angin datang terlalu sering, lama-lama Anda tentu kewalahan. Apa saja makanan pemicu sering kentut?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit
Konten Bersponsor

8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
persiapan saat new normal

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 6 menit
Konten Bersponsor
lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru

9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit