Tabir Surya Bisa Bikin Anda Kekurangan Vitamin D: Begini Caranya Supaya Aman

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda terbiasa menggunakan tabir surya ketika akan memulai aktivitas Anda? Ya, tabir surya alias sunscreen atau sunblock memang diandalkan untuk melindungi dan mencegah kulit Anda terbakar akibat sinar matahari. Tapi tahukah Anda jika penggunaan tabir surya dapat menyebabkan Anda kekurangan vitamin D? Berikut adalah penjelasannya.

Penggunaan tabir surya mengakibatkan kekurangan vitamin D

Vitamin D merupakan salah satu vitamin yang larut lemak dan berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Di dalam tubuh, vitamin D ini membantu tulang untuk menyerap semua kalsium, sehingga tulang Anda tak menjadi rapuh karena kekurangan kalsium. Oleh sebab itu, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan seseorang mengalami osteoporosis atau patah tulang, akibat tulang yang tak kuat dan padat.

Anda mungkin saja berisiko mengalami kekurangan vitamin D akibat menggunakan tabir surya terlalu sering. Pernyataan sudah dibuktikan oleh sebuah penelitian baru yang dilaporkan dalam American Osteopathic Association. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa pemakaian tabir surya dengan kandungan 15 SPF atau lebih tinggi, ternyata dapat menurunkan tingkat penyerapan vitamin D sebanyak 99%.

Mengapa tabir surya menyebabkan kekurangan vitamin D?

Sebagian besar dari Anda mungkin lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan dan jarang terpapar sinar matahari. Sementara, ketika melakukan aktivitas di luar ruangan, Anda pasti menggunakan tabir surya.

Tabir surya memiliki fungsi untuk melindungi kulit Anda dari paparan sinar ultraviolet matahari. Semakin tinggi kadar sun protection factor (SPF) yang dimiliki tabir surya, maka semakin tinggi pula kemampuannya untuk menghalangi penyerapan sinar ultraviolet.

Sementara, vitamin D yang didapatkan dari sinar matahari terbentuk jika kulit Anda terpapar dengan sinar ultraviolet B (UVB). Saat kulit terkena sinar UVB, maka secara alami tubuh Anda akan membentuk vitamin D3 (cholecalciferol), yang kemudian akan diolah oleh hati dan ginjal untuk dijadikan vitamin D.

Bila Anda menggunakan tabir surya dengan SPF yang tinggi setiap Anda beraktivitas di luar, maka kecil kesempatan untuk tubuh menangkan sinar UVB dan membentuk vitamin D. Kemudian pada akhirnya Anda berisiko untuk mengalami kekurangan vitamin D.

Lalu, bagaimana cara pakai tabir surya agar tetap aman?

Bukan berarti Anda tak boleh lagi pakai tabir surya. Tabir surya sangat penting untuk melindungi kulit Anda dari sinar matahari yang mengandung sinar ultraviolet A (UVA) dan ultraviolet B (UVB). UVA diketahui dapat menyebabkan penuaan dini dan membuat kulit keriput. Sementara UVB bisa mengakibatkan kulit terbakar dan kanker kulit.

Lalu bagaimana bisa mendapatkan vitamin D dari matahari? Sebenarnya, tubuh Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit untuk mendapatkan vitamin D dari sinar matahari. Anda dapat ‘berjemur’ sebentar di siang hari setidaknya 2 kali dalam seminggu tanpa menggunakan tabir surya.

Dengan durasi yang sebentar, Anda bisa mendapatkan vitamin D sesuai dengan kebutuhan dan tak perlu khawatir untuk terbakar atau terkena gangguan kulit, karena paparan sinarnya tak terlalu lama.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
vitamin d untuk menopause

5 Manfaat Vitamin D untuk Wanita Menopause yang Harus Diketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit