4 Perubahan Gairah Seksual yang Terjadi di Usia Paruh Baya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Seiring bertambahnya usia, tentu banyak juga perubahan-perubahan yang terjadi dalam diri. Mulai dari perubahan penampilan—seperti pertambahan kerutan—hingga perubahan gairah seksual yang membuat ranjang bisa jadi tak lagi hangat. Penurunan gairah seksual ini yang mungkin bisa memantik pergesekan di dalam rumah tangga. Mengetahui perubahan apa saja yang terjadi, dapan membantu Anda mengantisipasinya. Yuk, cari tahu!

Penyebab gairah seksual yang terjadi di usia paruh baya

Perubahan gairah seksual pada pasangan yang memasuki usia paruh baya disebut-sebut disebabkan oleh penurunan produksi hormon seks. Ya, berkurangnya hormon estrogen pada perempuan dan testoteron pada pria memiliki andil yang cukup besar pada menurunnya keinginan berhubungan seks.

Usia sendiri diamini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kedua hormon itu menurun.

Marilyn Mitchell, dari Loyola University Medical Center, merupakan seorang dokter yang secara khusus mempelajari masalah reproduksi. Menurutnya, tak hanya menurunnya hormon seks, perubahan gairah seks juga dapat disebabkan oleh faktor psikologis.

Tingkat emosi juga turut berkaitan karena ini berkaitan dengan peran-peran yang Anda mainkan dalam hubungan asmara.

Mitchell menjelaskan bahwa terdapat empat komponen seksualitas yang berubah dan dapat menjadi tantangan dalam menjaga keintiman hubungan, di antaranya:

1. Persepsi diri

Pertambahan usia umumnya juga diiringi dengan perubahan kondisi fisik. Kenaikan berat badan, perubahan bentuk tubuh, dan menurunnya kebugaran kerap kali membuat Anda merasa kurang bergairah. Akibatnya, Anda pun tak berselera melakukan hubungan seksual.

Keengganan itu bisa berasal dari rasa tidak percaya diri, fisik yang tak seaktif dulu, atau memang lebih mudah lelah. Padahal, keintiman dalam bercinta sangat dipengaruhi oleh keinginan berhubungan seks yang muncul di awal.

Agar perubahan ini tak sampai memengaruhi gairah seksual Anda berlarut-larut, cobalah untuk menghargai diri Anda sendiri. Cobalah pula untuk menerima dan menjalani hidup dengan senang hati. Dengan begitu, hidup pun akan menjadi lebih berwarna.

2. Perbedaan prioritas 

Di usia pertengahan, biasanya pasangan memiliki prioritas masing-masing dalam hubungan. Wanita akan lebih berfokus pada kebutuhan dan perawatan diri. Hal ini membuat kaum wanita lebih sering melakukan hal-hal yang dapat mengembangkan kreativitas dan dirinya.

Sementara itu, laki-laki pada usia paruh baya, umumnya mendambakan keseimbangan hidup antara bekerja dan menikmati hidup. Mereka menginginkan kehidupan yang lebih santai dan gemar berekreasi di waktu luang.

Perbedaan kondisi inilah yang juga bisa memengaruhi hubungan Anda, bahkan tak hanya soal gairah seksual. Untuk menyiasatinya, pastikan Anda membangun komunikasi yang baik di dalam hubungan sehingga tak ada yang merasa terabaikan.

3. Hasrat seksual

Pada usia paruh baya, wanita mungkin akan mengalami fase yang disebut perimenopause hingga menopause. Pada fase inilah, wanita akan mengalami perubahan gairah seksual yang sangat signifikan. Mereka bisa sampai Wanita bisa kehilangan hasrat seksual atau libido dan tak berkeinginan melakukan hubungan seks sama sekali.

Sekalipun keinginan berhubungan seks menurun, nyatanya kemampuan orgasme tidak. Dalam penelitian yang dilakukan oleh San Diego School of Medicine, kepuasan seksual wanita justru meningkat seiring bertambahnya usia. Terlepas dari aktif atau tidaknya melakukan hubungan seksual.

Sementara itu, pada laki-laki juga terjadi penurunan hasrat seksual. Namun, ada pula kasus di mana salah satu pasangan memiliki hasrat seksual yang konsisten atau bahkan mengalami peningkatan libido.

Nah, keinginan berhubungan seks yang tidak klop ini bisa jadi tantangan yang cukup rumit. Cobalah bicarakan dengan pasangan mengenai cara terbaik. Anda mungkin bisa juga mencoba suasana baru agar kehangatan dalam berhubungan seks tetap terjaga

4. Respons seksual

Pasangan paruh baya bisa saja kesulitan untuk mencapai orgasme bersamaan. Keterlambatan orgasme pasangan bisa saja menjadi cikal bakal munculnya ketidakpuasan dalam bercinta. Cenderungnya, hal ini terjadi pada wanita. Sementara itu, kesulitan orgasme yang dialami laki-laki disebabkan oleh kegagalan ereksi saat bercinta.

Lagi-lagi, di sini komunikasi menjadi kunci utama. Wanita memang dikenal lebih lama mengalami orgasme. Namun, dengan komunikasi yang intens saat berhubungan seks, kepuasan bersama bisa diraih

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Wanita Lansia Makin Enggan Berhubungan Intim?

Gairah seks wanita lansia bisa menurun 2-3 kali lebih cepat ketimbang pria, dan umum mulai dirasakan sedini usia 40 tahun. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Perawatan Lansia 29/08/2019 . 3 menit baca

Masturbasi Dulu Sebelum Bercinta, Benarkah Bikin Cepat Klimaks?

Masturbasi biasanya identik dilakukan sendirian. Lantas kalau sudah menikah dan aktif secara seksual, adakah manfaat masturbasi jika dilakukan sebelum seks?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 18/08/2019 . 4 menit baca

Sering Merasa Bergairah Tinggi Saat Mendekati Tanggal Haid? Ternyata Ini Sebabnya

Banyak perubahan yang terjadi pada tubuh wanita ketika datang bulan. Salah satunya kerap merasa sangat bergairah saat haid. Apa sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 11/01/2019 . 4 menit baca

Nyalakan Rokok, Gairah Seks Jadi Padam. Kenapa Bisa Begitu?

Banyak fakta ilmiah menunjukkan bahwa merokok ternyata bisa membuat gairah seksual menurun. Mengapa bisa begitu? Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 26/12/2018 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

seks rutin mencegah lansia

Hubungan Seks Secara Rutin Bisa Mencegah Pikun, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 15/04/2020 . 5 menit baca
gairah seksual menurun

Jenis Pekerjaan Ini Bisa Menurunkan Gairah Seksual

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 10/03/2020 . 3 menit baca
mimisan saat terangsang

Benarkah Berpikiran Mesum Bisa Bikin Hidung Mimisan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 05/01/2020 . 3 menit baca
gairah seksual hilang

Penyebab Pasangan Hilang Gairah Seksual dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 02/01/2020 . 4 menit baca