3 Penyebab Keluarnya Cairan Lengket Bening dari Penis (Bukan Sperma)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Keluarnya cairan dari penis yang bertekstur lengket berwana bening, kekuningan, ataupun kehijau-hijauan bisa disebabkan oleh banyak faktor. Namun dalam banyak kasus, keluar cairan dari penis bisa jadi tanda dari masalah kesehatan serius.

Penyebab umum keluar cairan dari penis

Adanya partikel atau zat asing yang keluar dari penis (selain sperma) dalam banyak kasus merupakan tanda penyakit menular seksual atau infeksi lainnya. Jika Anda mengalami kondisi ini, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan diagnosis akurat dan penanganan yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut ini beberapa penyebab umum keluar cairan dari penis.

1. Gonore

Gonore atau kencing nanah adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini sering menyebar dari satu orang ke orang lain melalui hubungan seksual, termasuk seks oral, anal, dan vaginal. Sering berganti-ganti pasangan seksual serta tidak menggunakan kondom saat berhubungan seks meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini.

Sebagian besar pria mungkin tidak akan menyadari gejala penyakit ini, karena dalam banyak kasus gonore memang tidak memunculkan gejala yang berarti. Gejala yang paling khas dari penyakit gonore adalah keluar cairan dari penis yang kental dan lengket berwarna krem, kuning, atau kehijau-hijauan seperti nanah disertai dengan rasa sakit luar biasa saat buang air kecil. Selain itu, beberapa gejala lain yang juga mungkin muncul seperti bengkak dan kemerahan pada bukaan penis, bengkak atau nyeri pada testis, serta jadi sering bolak-balik buang air kecil.

2. Klamidia

Klamidia adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penyakit ini hanya bisa ditularkan melalui cairan genital saja. Jadi, Anda tidak akan tertular penyakit ini dari dudukan toilet, handuk, peralatan makan, kolam renang, ciuman, dan pelukan.

Kebanyakan orang yang memiliki penyakit ini tidak menyadari bahwa dirinya mengidap klamidia. Pasalnya, gejala penyakit klamidia tidak selalu dikenal. Jika ada beberapa gejala muncul, biasanya Anda baru akan mengetahuinya setelah seminggu atau lebih dari masa penularan.

Ketika terdapat gejala, umumnya seorang pria mungkin akan mengeluarkan cairan bening atau keruh yang muncul di ujung penis. Selain itu, Anda juga mungkin merasakan sakit luar biasa saat buang air kecil, panas dan gatal di lubang penis, serta terjadinya pembengkakan di sekitar testis.

3. Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Infeksi ini bisa menyerang pria dan wanita yang sering berganti-ganti pasangan, berhubungan seksual tanpa kondom, serta memiliki riwayat penyakit kelamin sebelumnya.

Meski wanita lebih berisiko tinggi mengalami trikomoniasis, tak menutup kemungkinan bagi pria untuk mengidap penyakit ini pula.

Biasanya gejala trikomoniasis akan muncul dalam waktu satu bulan setelah terinfeksi. Meski begitu, kebanyakan orang yang mengidap penyakit ini tidak mengalami gejala apa pun. Ketika terjadi gejala, gejala yang muncul adalah sering buang air kecil dan umumnya disertai dengan rasa sakit, muncul cairan kental dan lengket dari penis, kemerahan, serta bengkak di ujung penis.

Meskipun tidak fatal, penyakit ini dapat memicu beragam komplikasi serius, seperti ketidaksuburan dan tersumbatnya uretra (saluran kemih) pada pria.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mungkinkah Kena Penyakit Kelamin Lewat Dudukan Toilet Umum?

Banyak yang khawatir kalau dudukan toilet umum bisa membuat orang tertular penyakit kelamin, sebab dudukan ini telah dipakai banyak orang. Benarkah begitu?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Fakta Unik 19 November 2019 . Waktu baca 4 menit

7 Cara Mengatasi Kulit Penis Kering dan Mencegahnya Kembali Terjadi

Kulit penis yang kering menimbulkan rasa tidak nyaman. Untuk mengatasi kulit penis yang kering sekaligus mencegahnya kembali kambuh, lihat caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Perawatan Pria, Hidup Sehat 3 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Sama-sama Penyakit Seks Menular, Begini Cara Bedakan Gonore dan Klamidia

Walaupun cara penularan dan gejalanya terlihat sama, terdapat beberapa perbedaan antara klamidia dan gonore. Agar tidak bingung lagi simak artikel ini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 23 Mei 2019 . Waktu baca 5 menit

Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Alat Reproduksi Pria

Alat reproduksi pria terdiri dari beberapa bagian yang memiliki fungsinya masing-masing. Yuk cari tahu ulasan lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Pria, Hidup Sehat 26 April 2019 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kenapa penis ereksi di pagi hari

Ketahui Berbagai Kemungkinan Penyebab Benjolan di Penis

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 12 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
7 Penyakit Kelamin yang Sering Menular Lewat Seks Tanpa Kondom (Plus Gejalanya untuk Diwaspadai)

7 Penyakit Kelamin yang Sering Menular Lewat Seks Tanpa Kondom (Plus Gejalanya untuk Diwaspadai)

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 Juli 2020 . Waktu baca 13 menit
ciuman bibir

8 Jenis Penyakit yang Bisa Ditularkan Lewat Ciuman Bibir

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
alasan tes penyakit kelamin

4 Alasan Kenapa Anda Harus Menjalani Tes Penyakit Kelamin

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 7 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit