7 Tanda Anda Pacaran Dengan Orang yang Narsis

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Tidak semua orang yang narsis memiliki kepribadian narsistik. Lho, memang apa bedanya? Tentu sangat berbeda jauh! Narsis adalah istilah modern yang dipopulerkan oleh kalangan muda untuk mendeskripsikan seseorang yang terlalu pede akan dirinya sendiri, dan terutama yang hobi selfie dan memamerkan foto dirinya di berbagai akun sosial media. Di sisi lain, kepribadian narsistik adalah sebuah gangguan kepribadian yang sama-sama diakui oleh DSM dan PPDGJ, buku panduan psikologi seputar gangguan mental. Apa rasanya jika Anda pacaran dengan orang narsis?

Seperti apa gejala gangguan kepribadian narsisme?

Kepribadian narsistik tidak sama dengan percaya diri. Kepercayaan diri dibangun atas dasar keberhasilan dan pencapaian yang telah diraih, keterampilan hidup yang sudah dikuasai, prinsip dan norma yang dipegang teguh, dan kepedulian yang ditunjukkan kepada orang lain.

Sementara itu, orang narsis yang diakibatkan oleh gangguan kepribadian narsistik (narcissistic personality disorder/NPD) biasanya menunjukkan perilaku arogan, minim empati terhadap orang lain, haus akan puja-puji, sikap manipulatif, dan doyan menuntut sesuatu tanpa menghargai perasaan orang lain. Gangguan kepribadian ini membuat pengidapnya merasa sangat yakin mereka paling benar dan berhak mendapatkan perlakuan khusus dari orang di sekitarnya.

Aura arogan ini datang berakar dari kecemburuan, harga diri yang rapuh, dan rasa takut kegagalan atau takut menunjukkan kelemahan diri. Orang narsis akan berusaha kuat untuk menjatuhkan lawannya dalam rangka mengungguli yang lain.  Orang yang narsis (dalam arti sesungguhnya, bukan istilah plesetan modern) tidak bisa menghargai kritik, sementara orang yang sejatinya pede akan semakin meningkatkan kemampuan diri ketika menghadapi kritik yang membangun.

Gangguan kepribadian narsisme dimiliki oleh 1% penduduk dunia. Dilansir dari Medical News Today, 7,7% laki-laki dan 4,8% perempuan di dunia ini menunjukkan ciri kepribadian narsistik. Gangguan kepribadian narsistik dapat menimbulkan banyak masalah, termasuk dalam hubungan pekerjaan, sekolah, keuangan, bahkan bisa mengganggu hubungan percintaan.

bertengkar dengan pasangan

Apa tandanya kalau saya pacaran dengan orang narsis (NPD)?

1. Selalu bicara tentang dirinya sendiri

Salah satu cara termudah untuk mengetahui apakah pasangan Anda termasuk orang narsis atau bukan (dalam konteks ini, menunjukkan gejala narcissistic personality disorder) adalah dengan mendengarkan ia bercerita.

Orang narsis akan hampir selalu mendominasi percakapan yang topiknya hanya seputar dirinya saja, misalnya tentang pecapaian yang ia dapat, kegiatan yang ia lakukan dan membuat orang-orang iri, hingga fokus pada penampilan tubuh bahkan performa seksnya. Caranya bercerita pun sangat berlebihan dan inti ceritanya muluk-muluk, seolah-olah menggambarkan ia berada di level yang lebih tinggi dibandingkan pendengarnya.

Bukan hanya teman-temannya saja yang bisa lelah mendengarnya, Anda pun sebagai pasangannya juga. Anda bahkan tidak diberikan kesempatan untuk membicarakan kondisi pribadi, karena ia tidak akan mendengar Anda.

2. Terlihat menawan dan romantis pada awalnya

Mesra dan romantis di awal masa PDKT itu normal, meski begitu orang narsis memanfaatkan masa ini untuk membuat calon pasangannya memberikan apa yang mereka inginkan. Padahal, ia belum tentu tulus tertarik pada calon pacarnya.

Lama kelamaan akan terlihat bahwa beberapa orang yang narsis sangat egois dan mementingkan diri sendiri. Mereka mengharapkan pasangannnya harus selalu memenuhi kebutuhan mereka. Contohnya sederhananya, mereka selalu memerintah Anda menjawab SMS atau panggilan telepon darinya dengan segera. Semua hal dan aktivitas yang dilakukan bersama juga harus berpusat di dirinya dan mengikuti keinginannya.

3. Bereaksi negatif ketika Anda tidak memberikan apa yang mereka inginkan

Kebanyakan orang narsistik tidak tahan dengan kekecewaan atau penolakan. Mereka akan bereaksi negatif ketika pasangannya tidak bisa memberi apa yang diinginkan, dengan cara yang mereka inginkan. Orang tersebut akan marah, menyalahkan, mengejek, hingga membuat pasangannya merasa tidak pantas bersanding dengannya.

4. Terus menjatuhkan

Ego tinggi dan sikap arogan yang dimiliki oleh orang narsis akan membuatnya terus merasa menjadi yang terbaik, maka ia juga akan selalu berusaha untuk merendahkan orang-orang di sekitarnya — termasuk Anda. Ia menganggap orang lain tidak kompeten, tidak mengerti apa-apa, dan tidak becus untuk mengerjakan suatu hal.

Ia juga tidak suka jika ada orang lain yang lebih baik darinya. Maka itu, ia terus mengatakan hal-hal yang menjatuhkan tentang orang tersebut.

Tanda pasangan obsesif kompulsif (OCD)

5. Suka melanggar aturan

Orang pada umumnya akan mematuhi aturan agar bisa menikmati hidup tenang. Beda dengan seseorang yang memiliki kepribadian narsistik. Orang yang narsis dalam artian sebenarnya justru menikmati melakukan pelanggaran, contohnya seperti menyelak antrean, mencuri perlengkapan kantor, melanggar janji-janji yang sudah dibuatnya, atau tidak mematuhi aturan lalu lintas. Narsistik merasa bangga ketika melakukan hal itu dan tidak tertangkap, karena merasa mereka ada di atas hukum.

6. Selalu mengutamakan haknya

Setiap orang memang memiliki hak pribadi. Namun orang dengan gangguan kepribadian narsistik menuntut haknya lebih dari seharusnya. Orang narsistik mengharapkan menerima perilaku istimewa dari orang lain. Mereka juga mengharapkan orang-orang selalu bisa memenuhi kebutuhan mereka.

Dalam pola pikir mereka, dunia berputar di sekitar mereka. Misalnya saja perhatikan dari caranya memperlakukan pelayan di restoran, pelayan di rumahnya atau staff di kantornya. Ia cenderung akan menyuruh atau memberi perintah bagaikan raja yang tidak bisa ditandingi.

Jika seperti ini, Anda perlu berhati-hati. Perlakuan arogan ini tidak hanya terbatas pada orang asing seperti pelayan atau staf restoran, bahkan pada orang terdekatnya seperti pacarnya. Sifat ini tentu bisa merusak hubungan Anda berdua, terutama apabila ia terus memaksa Anda untuk berhubungan seks padahal Anda jelas-jelas mengatakan tidak. Ia mungkin akan menggunakan berbagai tipu muslihat untuk mencapai keinginannya. (Waspadai kekerasan dalam pacaran dan perkosaan dalam rumah tangga)

7. Memanipulasi orang lain untuk membuat dirinya terlihat hebat

Beberapa orang narsis akan menggunakan pacarnya untuk memenuhi kebutuhaan dirinya sendiri yang tidak masuk akal, untuk memenuhi ambisi yang belum tercapai, atau untuk menutupi kekurangan dan kecacatan yang ada pada dirinya.

Ia merasa tidak sabar untuk menunjukan kepada teman-teman sekitarnya dan membuat mereka iri. Orang dengan narsistik cenderung melampaui batas dan memanipulasi orang lain tanpa pertimbangan dan kepekaan, sebab mereka merasa bangga menjadi seperti itu.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Mei 13, 2018 | Terakhir Diedit: Mei 7, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca