Obat Kuat Herbal Vs Kimiawi: Mana yang Lebih Aman?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12/04/2018
Bagikan sekarang

Pria tentu ingin memiliki energi yang lebih tahan lama di ranjang, sehingga bisa mendapatkan kepuasan maksimal. Namun begitu, bercinta yang biasanya dilakukan pada malam hari membuat energi pria dalam keadaan kurang optimal, setelah seharian lelah beraktivitas. Oleh karena itu, banyak pria menggunakan obat kuat untuk mendapat vitalitas tambahan.

Banyak obat kuat yang tersedia di pasaran. Mulai dari herbal sampai dengan kimiawi, dalam berbagai kandungan dan juga merek. Hal ini mungkin membuat Anda para pria kebingungan menentukan mana yang lebih baik. Untuk itu, sebelum membeli sebaiknya ketahui ini dulu.

Obat kuat kimiawi

Obat kuat kimiawi mungkin sering Anda temui di pasaran. Saat Anda mempunyai masalah dengan fungsi seksual, seperti disfungsi ereksi (impotensi), Anda mungkin langsung mencari obat ini untuk membantu Anda mencapai ereksi. Tak hanya itu, obat ini juga ternyata banyak digunakan oleh pria yang sebenarnya tidak mempunyai masalah ereksi.

Cara kerja obat kimiawi mungkin berbeda-beda, ini tergantung bahan kimia yang terkandung dalam obat kuat. Misalnya saja, sidenafil atau viagra, obat ini biasa diresepkan untuk menangani masalah impotensi. Viagra bekerja dengan cara merangsang pelebaran pembuluh darah dan aliran darah ke penis, sehingga penis bisa melakukan ereksi dengan maksimal.

Namun demikian, obat kuat yang mengandung bahan kimia tentu memiliki efek samping. Beberapa efek samping yang bisa ditimbulkan oleh pemakaian obat ini, seperti:

  •     Sakit kepala
  •     Jantung berdebar-debar
  •     Masalah pencernaan
  •     Memengaruhi warna penglihatan
  •     Meningkatkan risiko hipertensi
  •     Meningkatkan risiko serangan jantung

Selain itu, interaksi dengan obat lain juga bisa terjadi, seperti interaksi viagra dengan obat nitrogliserin untuk mengobati angina, yang dapat menyebabkan masalah. Untuk itu, Anda perlu konsultasi ke dokter sebelum memutuskan untuk menggunakan obat kuat, terlebih jika Anda sedang menggunakan obat lain. Anda tidak bisa sembarangan dalam menggunakan obat kuat kimiawi.

Obat kuat herbal

Selain dari bahan kimia, obat penambah energi dan vitalitas pria ini juga banyak tersedia dalam bentuk herbal. Berbagai macam bahan alami dapat digunakan untuk meningkatkan vitalitas pria, salah satunya adalah pasak bumi (tongkat ali).

Pasak bumi merupakan tanaman yang banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara dan merupakan tanaman afrodisiak (yang dapat meningkatkan gairah seksual). Pasak bumi bekerja dengan cara memengaruhi bagaimana tubuh memproduksi hormon testosteron.

Dilansir dari WebMD, penelitian pada hewan dan manusia membuktikan bahwa pasak bumi dapat meningkatkan hormon testosteron dalam tubuh. Hormon testosteron merupakan salah satu hormon seks yang dapat memengaruhi gairah seksual.

Cara kerja obat herbal dan kimiawi sebetulnya sama, yaitu meningkatkan aliran darah ke penis dan memperbesar pembuluh darah. Namun, jika Anda menggunakan bahan alami seperti dari tumbuhan pasak bumi, risiko efek sampingnya lebih minim.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hubungan Seks Secara Rutin Bisa Mencegah Pikun, Benarkah?

Penelitian menemukan bahwa ubungan seks secara rutin tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tapi juga membantu mencegah pikun. Mengapa demikian?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Cantiknya Bunga Telang dengan 4 Manfaatnya untuk Kesehatan

Siapa yang mengira bahwa bunga telang dengan warna biru putih yang cantik ini menawarkan segudang manfaat untuk kesehatan Anda? Temukan jawabannya di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Jenis Pekerjaan Ini Bisa Menurunkan Gairah Seksual

Anda tidak lagi bergairah saat melakukan hubungan seksual? Mungkin pekerjaan jadi faktornya. Berikut ini pekerjaan yang bisa menurunkan gairah seksual.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

6 Pilihan Obat Herbal untuk Kanker Serviks Melihat dari Sisi Medisnya

Selain dengan tindakan medis dari dokter, minum obat herbal juga dinilai berpotensi untuk menghambat perkembangan sel kanker serviks. Apa saja pilihannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

Perubahan gairah seksual pasangan paruh baya

4 Perubahan Gairah Seksual yang Terjadi di Usia Paruh Baya

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
LIPI Uji Obat Herbal COVID-19 dari Daun Ketepeng dan Benalu

LIPI Uji Obat Herbal COVID-19 dari Daun Ketepeng dan Benalu

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
suplemen hormon testosteron

3 Suplemen Penambah Hormon Testosteron untuk Para Pria

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020
Herbavid-19 COVID-19

Menilik Kandungan Herbavid-19, Ramuan Herbal untuk Pengobatan COVID-19

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020