Masih Masturbasi Setelah Menikah, Apakah Normal?

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24/11/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Masturbasi merupakan bagian dari kehidupan seks kebanyakan orang, bahkan ketika mereka telah menikah. Namun, masih banyak orang yang beranggapan bahwa masturbasi merupakan suatu contoh perselingkuhan terhadap pasangan. Padahal, orang melakukan masturbasi bisa jadi karena ingin menghilangkan stres atau hanya karena keadaan yang tidak memungkinkan untuk berhubungan seks.

Fakta-fakta mengenai masturbasi

Masturbasi masih dianggap sebagai hal yang tabu di kalangan masyarakat, oleh karena itu, studi mengenai masturbasi masih sangat sedikit. Namun, kita masih bisa mengetahui fakta-fakta seputar masturbasi dari beberapa studi yang ada, yaitu:

  • Masturbasi biasanya dilakukan oleh kaum remaja
  • Pria lebih sering melakukan masturbasi dibandingkan dengan wanita (2-4 kali per bulan untuk wanita dan 4-9 kali per bulan untuk pria)
  • Banyak orang yang mempelajari tubuhnya sendiri dengan masturbasi
  • Suatu alternatif yang aman untuk menghindari penularan infeksi alat kelamin
  • Membantu orang yang tidak memiliki pasangan untuk mempertahankan fungsi dan ekspresi seksualnya
  • Menyediakan tempat untuk melepaskan hasrat seksual bagi individu ketika pasangannya sedang tidak tertarik untuk melakukan seks

Selain itu, seperti yang dilansir dari medicaldaily.com, masturbasi dapat mempersiapkan wanita untuk efek menopause, bahkan sebelum mereka mencapai usia 40 tahun, tanpa bergantung dengan obat-obatan apapun. Nyatanya, masturbasi dapat membantu wanita untuk tetap aktif secara seksual, begitu juga untuk pria karena masturbasi dapat melindungi serabut saraf dan pembuluh darah yang bertanggung jawab dalam fungsi ereksi.

Kekhawatiran saat pasangan masih masturbasi

Panelis Ricky Shetty menjelaskan bahwa bukan hanya tindakan fisik, namun masturbasi juga dapat masuk ke dalam ranah psikologi. Hal tersebut disebabkan oleh apa yang dipikirkan seseorang ketika masturbasi, apakah ia sedang berkhayal melakukan hubungan dengan suami/istrinya sendiri, dengan bintang film, musisi, atau dengan orang lain yang ia kenal. Hal ini dapat menyebabkan kehawatiran pada pasangannya yang telah berkomitmen untuk saling mencintai hingga maut memisahkan.

Selain itu, dikhawatirkan bahwa suami/istri yang senang melakukan masturbasi melihat seks hanya sebagai kegiatan fisik belaka, bukan sebagai ekspresi keintiman terhadap pasangan. Seperti yang kita ketahui, keintiman sering diekspresikan melalui hubungan seks, dan hal tersebut dapat mempengaruhi diri kita secara fisik, emosional, maupun spiritual.

Dr. Fran Walfish, ahli psikoterapi Beverly Hills, yang juga penulis The Self-Aware Parent menyatakan bahwa pria akan mudah terobsesi dengan masturbasi dan akan lebih mudah beralih dari berhubungan seks karena masturbasi dapat mempermudah pria untuk melepaskan hasrat seksualnya.

Masturbasi bukan tanda selingkuh

Menurut Anne Semans, salah satu penulis Sexy Mamas: Keeping your sex life alive while rising kids, masturbasi tidak dihitung sebagai selingkuh. Namun, janganlah berpikir bahwa berhubungan seks dan masturbasi merupakan hal yang berbeda, sebenarnya kedua hal tersebut memiliki ikatan yang erat satu sama lainnya karena masturbasi merupakan kegiatan pelengkap hubungan seksual.

Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang banyak melakukan masturbasi juga memiliki tingkat aktivitas seks yang lebih memuaskan. Itu karena orang yang masturbasi selalu terus berhubungan dengan tubuhnya dan terus memenuhi hasrat seksual mereka sendiri. Hal tersebut juga dapat menyebabkan mereka memiliki gairah yang lebih tinggi dari orang yang tidak pernah melakukan masturbasi sama sekali. Dengan mendapatkan kebutuhan seksual sebanyak yang mereka inginkan, tentu mereka tidak akan membebani pasangan dengan hasrat seksual mereka.

Hal tersebut juga didukung oleh pernyataan yang terdapat pada artikel di psychologytoday.com, bahwa masturbasi dapat mendukung kesehatan seksual dalam hubungan, tetapi tidak benar-benar mengambil alih aktivitas seksual suami-istri itu sendiri.

Masturbasi untuk mengenal diri sendiri

Michael Ashworth, Ph.D menyatakan bahwa masturbasi juga merupakan cara yang bagus untuk belajar mengenai tubuh Anda sendiri, sehingga berhubungan seks dengan pasangan akan terasa lebih baik. Pria dapat menggunakan kegiatan masturbasi sebagai metode untuk mengontrol orgasme mereka, sementara wanita dapat belajar mengenai cara untuk dapat orgasme lebih mudah.

Terkadang orang-orang merasa bahwa segala sesuatu sudah terasa sempurna dalam hubungan seksual, sehingga sang suami atau istri merasa tidak perlu untuk melakukan masturbasi. Namun, apa salahnya jika kita mencoba untuk lebih baik dalam berhubungan seks dengan mempelajari tubuh kita sendiri.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Rutin Berhubungan Seks Bisa Memperlambat Datangnya Menopause

Menurut penelitian, lebih sering berhubungan seks bisa membantu perempuan memperlambat datangnya masa menopause. Bagaimana penjelasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Seks & Asmara 03/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Melakukan Aborsi Sendiri

Tahukah Anda, bahwa melakukan aborsi sendiri dapat menyebabkan munculnya penyakit ganas pada sang ibu? Itulah penyebab utama dari kematian ibu di dunia.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Melahirkan, Kehamilan 01/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Setelah Bertengkar Hebat, Dapatkah Seks Menyelesaikan Masalah?

Benarkah melakukan hubungan suami-istri setelah bertengkar itu termasuk seks terbaik? Lalu apakah masalahnya terselesaikan? Temukan jawabannya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Seks & Asmara 29/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Bulan Madu Kedua untuk Pasangan Suami Istri, Apa Manfaatnya?

Bulan madu kedua dapat merekatkan hubungan pernikahan yang mulai renggang. Lalu kapan waktu yang tepat untuk berbulan madu kembali?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sumber stres dalam pernikahan

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
pernikahan beda usia

Pernikahan Beda Usia, Membawa Tantangan Sekaligus Dinamika

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020 . Waktu baca 5 menit
cara membersihkan vibrato mainan seks sex toys

Begini Cara yang Benar Membersihkan Vibrator

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 05/05/2020 . Waktu baca 4 menit
efek samping pakai vibrator terlalu sering

Kalau Terlalu Sering Pakai Vibrator, Apa Efek Samping yang Ditimbulkan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . Waktu baca 4 menit