Magic Tissue (Tisu Basah Penguat Ereksi), Apakah Aman?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mungkin hampir semua pria di planet ini pernah browsing di dunia maya untuk mencari cara ampuh membuat ereksi lebih tahan lama. Selain Hammer of Thor, ada satu lagi produk kesehatan seksual pria yang menargetkan peningkatan kualitas performa Anda di ranjang: Magic Tissue. Sebelum benar-benar tergoda menguras habis isi dompet demi menjajal si tisu ajaib, baca dulu fakta seputar kemanjuran dan efek samping yang mungkin ditimbulkan dari alternatif obat kuat ini, yang mengklaim dapat memperkuat ereksi demi sesi bercinta yang bisa tahan semalam suntuk.

Apa itu Magic Tissue?

Sebelum mencoba obat kuat alami, Anda mungkin bisa mencoba Magic Tissue. Magic Tissue adalah obat kuat dalam bentuk tisu basah. Tisu ini digunakan untuk menunda ejakulasi dini, sekaligus juga untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit penis. Produsen mengklaim bahwa produk tisu basah khusus pria ini bisa mencegah penularan penyakit seksual karena mengandung bahan-bahan aktif antiseptik dan antibakteri. Selain itu, Magic Tissue juga dipercaya bisa mengatasi gatal pada kulit penis. Magic Tissue diklaim tidak akan memicu reaksi alergi maupun efek samping, baik pada pria maupun pada vagina wanita.

BACA JUGA: 4 Teknik untuk Mencegah Ejakulasi Dini

Bagaimana cara pakai Magic Tissue?

Sama halnya dengan membersihkan anggota tubuh lainnya dengan tisu basah biasa, Anda hanya perlu mengusapkan selembar tisu ajaib ini secara merata di sepanjang batang penis ereksi lalu diamkan selama kurang lebih 10-15 menit. Sebelum memulai penetrasi, cuci bersih penis dengan air hangat. Satu lembar tisu hanya untuk satu kali pemakaian.

Apa yang terkandung dalam Magic Tissue?

Sebagaimana tertera pada label kemasan, Magic Tissue mengandung sederet bahan-bahan aktif, seperti alkohol, Benzalkonium Chloride, Triclosan, Cocamidopropyl Betain, PEG-78, Glyceryl Cocoate, dan parfum. Selain itu, Magic Tissue juga mengandung ekstrak lidah buaya.

BACA JUGA: Apakah Ukuran Penis Berpengaruh Terhadap Kepuasan Seksual?

Apakah Magic Tissue aman digunakan?

Magic Tissue mengandung alkohol. Alkohol dalam produk perawatan kulit berfungsi membunuh kuman dan bakteri. Sayangnya, The Material Data Safety Sheet dilansir dari Live Strong telah menobatkan alkohol di peringkat teratas sebagai salah satu agen pengiritasi kulit yang bisa menyebabkan kulit kering, mengelupas, dan gangguan pada proses regenerasi kulit sehat.

Benzocaine yang terkandung dalam Magic Tissue membantu ereksi yang lebih lama dan menunda ejakulasi dini datang. Benzocaine ini adalah bius lokal yang memblokir sensasi rangsangan yang diterima kulit. Dengan kata lain, membuat kulit menjadi baal alias mati rasa untuk sementara. Sensasi indera sentuhan penting untuk kita, karena rasa tidak nyaman, sakit, atau kewalahan akibat overstimulasi merupakan cara tubuh memperingatkan Anda untuk berhenti di saat merasakan ancaman. Dilansir dari The Star, Kepala deputi divisi Layanan Farmasi dari Kementerian Kesehatan Malaysia, Mazlan Ismail, menyatakan bahwa kandungan benzocaine dalam Magic Tissue dapat merusak saraf dan jaringan mukosa, juga membunuh sperma.

BACA JUGA: 5 Penyebab Rasa Sakit Saat Berhubungan Seks

Selain itu, magic Tissue mengandung gliserin, alias alkohol gula. Kadar gliserin tinggi dalam pelumas seks bukanlah pertanda baik. Gliserin dapat meningkatkan koloni jamur candida yang bisa meningkatkan risiko infeksi jamur vagina dan infeksi saluran kencing pada wanita yang rentan terhadap penyakit ini.

Namun demikian, tidak ada yang benar-benar yakin tentang dosis tepat dari bahan-bahan aktif yang terkandung dalam tisu ini agar bisa dianggap tidak aman bagi kesehatan. Masih minim bukti-bukti ilmiah yang tersedia seputar efek samping penggunaan Magic Tissue. Produsen juga tidak wajib untuk mencantumkan daftar lengkap komposisi yang digunakan dan/atau membuktikan keamanan atau efektivitas produk mereka.

Benarkah Magic Tissue dapat mencegah penularan penyakit kelamin?

Ada lebih dari 20 jenis penyakit menular seksual. Virus seperti herpes atau HIV tidak dapat dicegah atau diobati dengan agen antibakteri seperti yang diklaim oleh Magic Tissue. Untuk mencegah terkena penyakit menular seksual, selalu lebih baik untuk menghindari penularan penyakit kelamin dengan cara setia pada pasangan, atau selalu memakai kondom.

BACA JUGA: Panduan Penting untuk Melakukan Seks Aman

Hindari seks tanpa kondom dengan siapa saja yang memiliki luka di kelamin, ruam, cairan kelamin abnormal, atau gejala lainnya — atau jika setidaknya enam bulan sejak Anda setiap diuji negatif untuk penyakit kelamin apapun. Vaksin dan penggunaan kondom lateks adalah cara jitu lainnya untuk mencegah penularan penyakit kelamin.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Panduan Masturbasi Aman untuk Perempuan, Bagaimana Caranya?

Ada banyak manfaat masturbasi untuk perempuan, salah satunya meredakan nyeri perut saat PMS. Tapi masturbasi tak boleh sembarangan, bagaimana caranya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Seks & Asmara 15 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Hemokromatosis

Hemokromatosis adalah penyakit keturunan yang menyebabkan tubuh menyerap zat besi terlalu banyak. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berakibat fatal.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 8 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

10 Penurun Gairah Seks yang Perlu Anda Hindari

Saat baru menikah, gairah seks Anda mungkin menggebu-gebu. Tapi kok sekarang seperti kehilangan nafsu, ya? Mungkin ini penyebabnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 7 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanda-tanda selingkuh

6 Tanda Pasangan Anda Selingkuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 November 2020 . Waktu baca 4 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17 November 2020 . Waktu baca 4 menit
memencet jerawat

Apakah Aman untuk Memencet Jerawat?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 6 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit