4 Kunci Utama yang Harus Anda Pegang Demi Hubungan Sehat Nan Harmonis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setiap pasangan yang sedang kasmaran tentu ingin menjalani hubungan yang sehat. Namun untuk mencapainya tidak bisa cuma-cuma. Butuh usaha dan perjuangan panjang dari kedua belah pihak jika ingin hubungan asmara Anda berdua terjauhkan dari prahara konflik agar terus bertahan awet sampai tua nanti. Sudah tahukah Anda apa kuncinya untuk menjaga hubungan tetap adem ayem dan harmonis?

Faktor penting agar tercipta hubungan yang sehat

baju merah kencan pasangan cinta

Beberapa hal berikut ini harus ada dalam hubungan yang sehat bersama pasangan:

1. Sama-sama mau peduli dan terlibat

Sebuah hubungan asmara yang senantiasa sehat, langgeng, dan harmonis haruslah diperkuat dengan ikatan batin antara Anda dan pasangan.

Diperjelas lebih lanjut oleh Dr. Sue Johnson, seorang psikolog klinis di Amerika Serikat, sebuah hubungan bisa rentan goyah dan hancur tanpa adanya ikatan batin yang sama kuat di antara Anda berdua. Bayangkan saja sebuah jembatan yang membentang di atas permukaan air. Jika hanya salah satu sisinya saja yang kuat, jembatan tersebut akan mudah patah seiring waktu karena tidak ditopang oleh sisi seberangnya.

Begitu juga dengan hubungan asmara. Kedua pihak yang terlibat di dalam hubungan harus sama-sama rela berkorban demi satu sama lain, harus mau sama-sama peduli dengan satu sama lain, dan harus sama-sama mau terlibat dalam segala aspeknya mulai dari hal-hal remeh sampai yang kompleks, untuk mempertahankan jalinan asmara itu.

2. Komunikasi yang jujur dan terbuka

Komunikasi dan keterbukaan adalah kunci hubungan langgeng nan harmonis yang jauh dari cekcok. Bahkan kebohongan kecil yang pada awalnya tampak sepele pun dapat berbuah malapetaka jika salah satu pihak mengetahuinya. Begitu juga dengan menyimpan rahasia dari pasangan, entah apa pun alasannya. Ini karena artinya Anda tidak mempercayai pasangan Anda sepenuhnya.

Maka sedari awal, segala unek-unek yang mengganjal di hati sebaiknya diutarakan dan dibicarakan empat mata pakai kepala dingin untuk mencari jalan keluar terbaiknya.

3. Tidak serba menuntut

Setiap manusia adalah individu unik yang memiliki karakteristik berbeda satu sama lain. Maka jika Anda sudah siap untuk menjalani sebuah hubungan asmara dengan seseorang, artinya Anda juga harus siap dengan segala kelebihan dan kekurangan dari orang tersebut.

Namun tentu ini artinya bukan Anda “legowo” dan pasrah saja memaklumi sifat-sifat pasangan yang kurang baik. Pasalnya, sifat-sifat buruknya juga bisa memengaruhi jalannya hubungan Anda berdua.

Solusinya kembali lagi pada poin nomor 2, yaitu dengan berbicara baik-baik. Jangan belum apa-apa Anda langsung menuntut pasangan untuk berubah. Berkomunikasi membantu menemukan solusi yang sama-sama enak bagi Anda dan pasangan, untuk kemudian sama-sama belajar menghadapinya.

Intinya, pasangan tidak boleh hanya saling berbagai dalam suka tapi juga saat duka.

4. Saling menghargai

Hubungan yang sehat melibatkan dua orang berkedudukan adil dan sama kuat, layaknya sebuah kemitraan. Tidak boleh ada satu orang yang derajatnya lebih tinggi atau merasa lebih spesial dari yang satunya. Tidak boleh ada satu pihak yang merasa dirugikan.

Rasa saling menghargai bisa ditunjukkan dengan tindakan-tindakan “kecil” seperti mengakui kesalahan, meminta maaf kalau berbuat salah, dan berterima kasih atas segala hal baik yang dilakukan pasangan untuk Anda. Ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa Anda mengapresiasi dirinya sehingga membuat pasangan merasa dihargai keberadaannya. Ia pun juga akan termotivasi untuk selalu berusaha memanjakan Anda.

Hubungan yang sehat juga tentunya harus terbebas dari segala macam teror kekerasan fisik, kekerasan seksual, dan kekerasan emosional seperti merendahkan dan melecehkan harga diri pasangan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Selain untuk PDKT, Inilah Alasan Seseorang Menggoda atau Flirting ke Orang Lain

Flirting atau menggoda adalah bagian dari komunikasi, tetapi terkadang menjadi ambigu. Pahami apa saja alasan orang menggoda (flirting) ke orang lain, yuk!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 6 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Menjadi yang kedua atau diduakan mungkin jadi hal yang tak pernah Anda inginkan. Namun, nyatanya tidak dengan hubungan poliamori. Apa itu poliamori?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Hidup Sehat, Seks & Asmara 13 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Disebut Pelampiasan, Apakah Hubungan Rebound Bisa Bertahan Lama?

Hubungan rebound adalah hubungan yang Anda jalani tepat setelah putus dari mantan. Nah, apakah hubungan rebound yang Anda jalani bisa bertahan lama?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 6 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Kencan Online Selama Pandemi Begitu Diminati

Siapa sangka kini pertemuan tatap muka dikalahkan oleh fenomena kencan online selama pandemi COVID-19 berlangsung? Apa yang membuat hal ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 6 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cepat jatuh cinta

Psst, Jangan Buru-Buru Jatuh Cinta Nanti Jadi Cepat Benci!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 16 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
fenomena bucin budak cinta

‘Bucin’ Alias Budak Cinta, Fenomena Ketika Cinta Menjadi Candu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit
jual mahal berhasil

Tidak Selamanya Gagal, Ini Alasan Mengapa Jual Mahal Kadang Berhasil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 21 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
hubungan asmara penderita adhd

Selain Hubungan Seks, Ada Masalah Hubungan Asmara pada Penderita ADHD

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 14 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit