9 Fakta Seputar Testis yang Mungkin Belum Anda Tahu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Testis atau biasa disebut sebagai pelir atau biji kemaluan adalah organ berbentuk oval yang berada di dalam kantung di sebelah kanan dan kiri bagian belakang penis. Tugas utama dari testis adalah untuk memproduksi dan menyimpan sperma serta memproduksi testosteron. Testosteron adalah hormon pria yang bertanggung jawab untuk seluruh perubahan pada tubuh yang terjadi selama masa pubertas.

Testis tumbuh pada tahap awal pubertas, sekitar umur 10-13 tahun. Ketika testis tumbuh, kulit di sekitar skrotum (kantung tempat testis) akan berwarna lebih gelap, menggantung ke bawah, dan memiliki rambut. Ukuran testis setiap pria berbeda-beda, namun rata-rata testis memiliki ukuran panjang antara 5-7,5cm dengan lebar 2,5cm.

10 fakta menarik seputar testis

1. Testis kanan dan kiri berbeda

Wajar bagi pria untuk memiliki ukuran testis yang berbeda antara testis sebelah kanan dan testis sebelah kiri. Biasanya, testis kanan berukuran lebih besar dibandingkan testis kiri. Selain itu, salah satu testis (biasanya sebelah kiri) menggantung lebih rendah dibandingkan yang satunya.

2. Testis bertambah besar tepat sebelum ejakulasi

Testis Anda dapat meningkatkan ukurannya hingga 50% tepat sebelum ejakulasi karena adanya peningkatan aliran darah.

3. Testis menyusut ketika suhu dingin

Agar testis dapat menghasilkan sperma, maka testis harus berada pada suhu yang tepat. Oleh karena itu, skrotum akan berubah ukuran untuk memastikan testis berada pada suhu yang tepat. Jadi, ketika Anda kedinginan, tubuh Anda akan memberikan pesan kepada skrotum untuk mengerut dan menjaga panas.

4. Testis menghasilkan sperma setiap hari

Penelitian membuktikan bahwa testis mampu menghasilkan 200 juta sperma setiap harinya.

5. Testis dapat menggantung turun ke bawah

Sama halnya dengan skrotum yang mengerut akibat suhu dingin, tubuh Anda juga dapat melonggarkan skrotum jika suhu terlalu hangat. Selain itu, testis Anda akan menjadi lebih besar sehingga mampu melepaskan suhu panas berlebih.

6. Testis memiliki protein yang beragam

Testis memiliki protein yang paling beragam dari setiap organ. Sebuah studi menemukan bahwa 77% dari seluruh jenis protein yang terdapat dalam tubuh manusia juga dimiliki oleh testis. Sekitar 999 jenis protein di antaranya merupakan protein yang unik. Hal ini cukup mengesankan, karena otak manusia hanya memiliki sekitar 318 protein unik.

7. Pria dengan satu testis masih bisa membuahi sel telur

Pria yang terlahir dengan satu testis, atau yang satu testisnya sudah diangkat karena kanker, masih dapat membuat wanita menjadi hamil dan memiliki anak.

8. Testis memiliki otot yang dapat melindungi dari bahaya

Otot kremaster dapat melindungi testis dari berbagai ancaman dengan memindahkan testis dekat dengan tubuh Anda. Anda juga dapat menguji reflek otot kremaster dengan mengusap paha dalam Anda. Jika testis Anda naik, maka semua sistemnya akan bekerja.

9. Testis dapat terasa sakit dan membengkak

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan testis terasa sakit dan membengkak, seperti:

  • Mengumpulnya cairan di daerah yang mengelilingi testis yang biasa disebut sebagai hidrokel.
  • Adanya infeksi dari virus atau penyakit menular seksual (PMS) seperti klamidia.
  • Hernia inguinalis atau suatu kondisi di mana bagian dari usus mendorong ke pangkal paha atau ke skrotum melalui bukaan abnormal atau melalui titik lemah pada dinding perut.
  • Terdapat cedera pada testis, seperti tertendang. terpukul atau tertabrak.
  • Adanya pembengkakan di pembuluh darah yang mengalirkan darah keluar dari testis, atau biasa disebut varikokel.
  • Memiliki kanker testis.
  • Terdapat torsi testis atau kondisi yang sangat menyakitkan yang terjadi ketika testis terputar.

Perlu diketahui!

Anda sangat disarankan untuk memeriksa testis Anda setiap sebulan sekali dan periksa apakah ada benjolan pada testis Anda. Ketika Anda memeriksa testis, genggam testis dengan tangan dan gosok secara perlahan di antara ibu jari dan telunjuk. Testis Anda harus terasa oval dan halus. Jika Anda menyadari ada benjolan keras, maka Anda harus memeriksanya ke dokter.

Namun, perlu juga Anda ingat bahwa dalam skrotum terdapat bagian-bagian lain selain testis, seperti tabung sperma. Tabung ini menghubungkan testis ke seluruh tubuh Anda. Sedikit benjolan yang disebabkan oleh tabung sperma adalah normal. Tetapi, jika Anda menemukan kondisi testis yang berbeda dari biasanya, maka Anda wajib menghubungi dokter.

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca