Penyebab Testis Mengerut, Selain Karena Udara Dingin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa testis mengerut di udara yang dingin? Bagi pria hal ini biasa, tapi belum banyak yang mengetahui penjelasan pastinya. Simak ulasan perihal penyebab testis yang mengerut di bawah ini.

Mengapa testis mengerut di udara dingin?

Testis secara alamiah akan mengerut atau mengecil ukurannya ketika mereka terkena suhu dingin. Sebaliknya, testis juga bisa menjadi elastis ketika berada di suhu yang hangat. Ini karena sperma yang disimpan dalam testis perlu diatur pada suhu tertentu.

Mengapa demikian? Tubuh Anda diprogram untuk mengatur panas dan energi yang masuk untuk mempertahankan aliran darah ke seluruh tubuh, terutama di organ-organ vital Anda. Nah, untuk mengatur aliran darah ke seluruh tubuh, tubuh Anda harus mengurangi aliran darah ke anggota tubuh yang lain seperti jari, kaki, bahkan, ya, testis Anda. Selain itu, alasan  testis mengerut adalah untuk melindungi sperma dari dingin.

Mengingat testis adalah tempat terjadinya spermatogenesis atau sebagai tempat produksi sperma, suhu ideal untuk menjaga sperma aman dan mencegah pengerutan testis adalah sekitar 36 derajat celcius suhu tubuh normal. Sedangkan otot  yang berperan untuk mengerutkan dan melonggarkan testis, dikendalikan oleh otot kremaster, yang mana berguna mengatur rangsangan suhu dari lingkungan di mana testis itu sendiri berada.

Penyebab lain testis mengerut, selain udara dingin

1. Kurang tidur

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kekurangan tidur dapat menjadi penyebab testis mengerut. Dalam sebuah penelitian tahun 2014 lalu, para peneliti di University of Southern Denmark melakukan survei pada sekitar 1.000 pria muda mengenai jadwal tidur mereka, gangguan tidur yang dialami, dan beberapa kebiasaan lainnya. Mereka juga mengambil sampel darah dan jumlah sperma pria tesebut untuk diukur.

Lalu, bagaimana hasilnya? Penelitian tersebut menemukan, bahwa pria yang memiliki masalah tidur (contohnya insomnia), yang suka tidur larut malam, atau bahkan jam tidurnya tidak teratur, mengalami penurunan 29% pada jumlah sperma yang mereka miliki.

Terlebih lagi, peneliti mendiagnosis sperma yang mereka miliki. Hasilnya, 1,6 persen kualitasnya sangat buruk, dan testis mereka mengerut dan menjadi lebih kecil ukurannya.

2. Tubuh yang terpapar bahan aluminium

Jangan salah, penggunaan bahan dasar aluminium nyatanya bisa membuat testis mengerut. Bagaimana bisa?

Khususnya dalam hal makanan, banyak masyarakat yang menggunakan kertas aluminium foil untuk membuat makanan jadi tetap hangat lebih lama. Bahkan, bahan-bahan aluminium masih banyak digunakan dalam proses membuat makanan.

Sayangnya, paparan aluminium yang terlalu banyak ke dalam tubuh, dapat menyebabkan jumlah sperma sedikit dan bahkan ketidaksuburan pada pria. Sebuah penelitan meneliti dan memeriksa hubungan 62 sampel sperma dan kandungan bahan aluminium dalam tubuh. Hasil yang ditemukan, rata-rata pria yang terpapar bahan aluminum cenderung memiliki jumlah sperma yang lebih rendah dan bahkan bisa dinyatakan kurang subur.

Paparan aluminium tersebut dapat menyebabkan adanya stres oksidatif pada testis, sel-sel sperma banyak yang tidak sehat, dan bahkan efek yang paling terlihat adalah testis mengerut dan menyusut ukurannya. Anda bisa membatasi penggunaan aluminium dan memilih bahan peralatan yang bebas kimia. Gunakan juga peralatan makan yang menggunakan plastik atau botol kaca bebas BPA untuk sehari-hari, yang mana aman bagi tubuh dan tentunya bagi testis Anda.

Berapa Pengeluaran Rokok Anda Sehari?

Hitung dan coba alihkan uang itu untuk aktivitas lain yang membantu kesehatan Anda.

Cek Sekarang!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Penyebab Mata Anda Terus Berair dan Cara Mengatasinya

Mata Anda terus-terusan berair padahal tidak sedang kelilipan atau nonton drama Korea? Sebaiknya periksakan ke dokter. Mata berair bisa disebabkan infeksi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Mata 23 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Pentingnya Ventilasi Udara yang Baik di Dalam Rumah untuk Kesehatan

Setiap rumah dan gedung wajib punya sistem ventilasi yang baik. Sebab, ventilasi udara yang baik bermanfaat bagi kesehatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan, Informasi Kesehatan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Crystal X, Tongkat Ajaib Pengencang Vagina yang Justru Bahayakan Kesehatan

Banyak wanita yang ingin pakai crystal X untuk mengencangkan vagina mereka. Namun, hati-hati. Pakai crystal X lebih banyak mudharat daripada manfaatnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Wanita 23 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Benarkah Ada Orang yang Punya Ingatan Fotografis?

Pernah dengar orang yang punya ingatan fotografis (photographic memory), alias daya ingat yang kuat dan akurat? Apakah ini mungkin?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pengertian micellar water adalah

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
fakta soal lutut manusia

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
kanker penyebab BAB berdarah

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
resep membuat bakwan

Ragam Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit