Jangan Pakai Emosi, Begini Tips Jitu Meminta Pasangan Berubah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Meminta pasangan berubah tak semudah kelihatannya. Nyatanya, Anda mungkin sudah meminta, menuntut hingga mengomel berulang kali karena sikap buruk yang terus diulanginya tetapi hal ini tetap tidak membuahkan hasil. Mungkin Anda perlu cara lain untuk meminta pasangan berubah, misalnya dengan cara yang lebih positif tanpa perlu menarik urat emosi hingga memicu pertengkaran. Namun sebelumnya, yuk cari tahu dulu apakah seseorang pada dasarnya bisa berubah.

Apakah seseorang bisa berubah?

bertengkar dengan pasangan

Setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Berbagai kekurangan pada diri sendiri apalagi orang lain terkadang membuat Anda jengkel dan ingin mengubahnya. Lantas pertanyaannya, apakah seseorang bisa berubah? Jawabannya tentu saja bisa. Hanya saja, mengubah perilaku  seseorang tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Kepribadian dan sikap adalah hal yang sudah tertanam di dalam diri dan menjadi pola yang akan terus berulang. Oleh karena itu, butuh usaha lebih dan niat yang sangat kuat untuk mengubahnya.

Anda butuh komitmen dan komitmen itu harus datang dari dalam diri sendiri. Namun, dorongan dari orang terdekat bisa membantu memotivasi seseorang untuk dapat berubah.

Cara terbaik untuk meminta pasangan berubah

komunikasi dengan pasangan komunikasi dalam hubungan

Berikut ini berbagai cara positif yang bisa Anda coba lakukan untuk meminta pasangan berubah, yaitu:

1. Bersikap hangat

Hampir semua orang tidak suka diomeli atau diperlakukan dengan keras, tetapi rata-rata orang lebih suka diperlakukan secara lembut dan sikap yang hangat. Dikutip dari WebMD, sikap ini juga berlaku saat meminta pasangan berubah.

Memiliki sikap yang hangat artinya menunjukkan pada pasangan bahwa Anda memiliki empati, memiliki belas kasih, dan menjadi pendengar yang baik. Dibandingkan dengan meminta ia mengubah sikap buruknya dengan cara mengomel bahkan berteriak, akan jauh lebih baik jika Anda mengajaknya bicara dan menunjukkan pribadi yang hangat.

Meski tidak mudah, Anda perlu mencoba cara yang satu ini. Anda bisa menunjukkan sikap empati dan tetap mendukungnya saat Anda sebenarnya sedang kesal karena ia terus mengulangi kesalahannya. Misalnya, Anda tidak suka ketika pasangan selalu menggunakan intonasi suara yang tinggi saat sedang marah dan ingin sekali mengubahnya. Nah, cara yang perlu Anda lakukan ialah tetap bersikap hangat dan mendengarkan omelannya hingga selesai tanpa terpancing emosi.

Setelah ia menyelesaikan omelannya, barulah Anda kemudian bicara dan menanggapinya dengan cara yang tetap elegan tanpa menunjukkan kemarahan sedikit pun. Dengan cara ini, lama kelamaan pasangan akan menyadari bahwa marah tidak perlu menggunakan intonasi yang tinggi. Selain itu, tujuannya agar pasangan melihat contoh yang baik bagaimana harus bersikap dari sikap yang Anda tunjukkan.

2. Meminta tanpa menuntut

Jika ternyata pasangan tak kunjung sadar akan kesalahannya meski Anda telah mencontohkan cara bersikap saat marah padanya, maka lakukan cara yang satu ini. Anda bisa mengajaknya berbicara secara baik-baik dan memintanya tanpa terkesan menuntut.

Bagaimana caranya? Caranya dengan mengatakan pada pasangan mengenai permintaan Anda dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi hubungan Anda berdua. Jelaskan dengan sabar dan tenang mengenai pengaruh sikapnya terhadap Anda dan juga hubungan. Ingat, Anda hanya perlu menjelaskannya bukan malah memojokkannya apalagi mengungkit-ungkit kesalahannya.

Pendekatan dengan cara yang hangat dan lembut bisa menjadi cara yang efektif supaya pasangan mau membuka hati dan pikirannya untuk mempraktikkan masukan yang diberikan. Pasalnya, ketika Anda memintanya secara baik-baik maka tidak ada alasan untuk pasangan bersikap defensif. Sebaliknya, ia akan menerimanya dengan terbuka dan mulai memikirkan bahwa apa yang Anda katakan ternyata memang ada benarnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Selain untuk PDKT, Inilah Alasan Seseorang Menggoda atau Flirting ke Orang Lain

Flirting atau menggoda adalah bagian dari komunikasi, tetapi terkadang menjadi ambigu. Pahami apa saja alasan orang menggoda (flirting) ke orang lain, yuk!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 6 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Menjadi yang kedua atau diduakan mungkin jadi hal yang tak pernah Anda inginkan. Namun, nyatanya tidak dengan hubungan poliamori. Apa itu poliamori?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Hidup Sehat, Seks & Asmara 13 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Disebut Pelampiasan, Apakah Hubungan Rebound Bisa Bertahan Lama?

Hubungan rebound adalah hubungan yang Anda jalani tepat setelah putus dari mantan. Nah, apakah hubungan rebound yang Anda jalani bisa bertahan lama?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 6 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Penyebab Kencan Online Selama Pandemi Begitu Diminati

Siapa sangka kini pertemuan tatap muka dikalahkan oleh fenomena kencan online selama pandemi COVID-19 berlangsung? Apa yang membuat hal ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 6 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cepat jatuh cinta

Psst, Jangan Buru-Buru Jatuh Cinta Nanti Jadi Cepat Benci!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 16 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
fenomena bucin budak cinta

‘Bucin’ Alias Budak Cinta, Fenomena Ketika Cinta Menjadi Candu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit
jual mahal berhasil

Tidak Selamanya Gagal, Ini Alasan Mengapa Jual Mahal Kadang Berhasil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 21 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
hubungan asmara penderita adhd

Selain Hubungan Seks, Ada Masalah Hubungan Asmara pada Penderita ADHD

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 14 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit