Saat Pria Ejakulasi, Kenapa Banyak Sekali Sel Sperma yang Dikeluarkan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat melakukan hubungan seks dan mencapai ejakulasi, banyak sel sperma yang dikeluarkan bahkan mencapai 250 juta jumlahnya. Padahal hanya satu sel sperma yang dibutuhkan untuk membuahi sel sperma. Mengapa begitu banyak sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi? Simak ulasannya berikut ini.

Jumlah sel reproduksi pada pria dan wanita

Dilansir dari Live Science, rata-rata pria menghasilkan kira-kira 525 miliar sel sperma selama seumur hidup dan mengeluarkannya setidaknya satu miliar per bulan. Seorang pria dewasa yang sehat dapat melepaskan antara 40 juta sampai 1,3 miliar sel sperma dalam sekali ejakulasi.

Sebagai perbandingan, wanita dilahirkan dengan rata-rata 2 juta folikel telur, yaitu kantung yang mereproduksi sel telur. Pada masa pubertas, sekitar 450 sel telur matang untuk pembuahan diluruhkan pada saat menstruasi.

Setiap pria memiliki jumlah sel sperma yang berbeda

Dilansir dari Ovulation Calculator, banyaknya jumlah sperma setiap pria dipengaruhi oleh besarnya testikel (buah zakar). Semakin besar testikel pria, semakin banyak jumlah sel sperma yang dihasilkan. Sebab di dalam testis yang lebih besar terdapat lebih banyak spermatogonia yang akan membelah dan berkembang menghasilkan sperma baru.

Sperma tersebut menghabiskan waktu melewati epididimis untuk mengembangkan ekor sperma yang membantunya bergerak untuk mencapai sel telur nantinya.

Mengapa sel sperma banyak dikeluarkan saat ejakulasi?

saat ejakulasi

Pada perempuan, banyaknya sel telur yang tidak dibuahi akan luruh melalui menstruasi (yang tentu bukan cuma setitik atau setetes darah saja). Nah, konsep ini sebenarnya agak mirip dengan ejakulasi pria. Sperma akan “luruh” dalam jumlah besar ketika pria berejakulasi.

Saat ejakulasi terjadi, sekitar 250 juta sperma yang disimpan dalam tubuh pria didorong oleh kontraksi otot melalui tabung yang disebut vas deferens melewati penis. Kontraksi otot ini disebut dengan orgasme. Biasanya ada beberapa semburan dari ujung penis saat orgasme. Semburan pertama, mayoritas mengandung sel sperma. Kemudian, semburan kedua dan ketiga mengandung kelenjar prostat dan air mani yang diproduksi oleh kelenjar kantong semen (vesikula seminalis).

Semakin banyak sel sperma yang dikeluarkan, semakin besar peluang pembuahan

Pada dasarnya, fungsi utama sel sperma yaitu reproduksi. Maka, sel sperma harus mampu membuahi sel telur wanita. Hal ini tidak mudah, mengingat vagina adalah lingkungan yang asam dan sayangnya cukup mematikan bagi sel sperma. Keasaman vagina sendiri sebenarnya merupakan pertahanan tubuh wanita dari serangan bakteri dan virus. Beberapa menit setelah ejakulasi, hanya sperma paling cepat dan sehatlah yang bisa menembus vagina, sampai ke leher rahim, dan mencapai sel telur.

Di antara banyaknya sel sperma yang dikeluarkan, hanya satu yang dibutuhkan untuk membuahi sel telur. Maka, terjadilah persaingan antarsperma. Kecepatan sperma sangat berpengaruh pada ketahanan sperma dalam lingkungan vagina yang cukup asam dan mampu membunuh sperma.

Keberhasilan satu sperma membuahi satu sel telur akan menciptakan janin nantinya. Terlalu banyak atau menumpuknya sel sperma pada satu sel telur (polyspermy) dapat menyebabkan kromosom ekstra yang membahayakan penentuan jenis kelamin pada janin, sehingga janin akhirnya mengalami keguguran.

Jadi singkatnya, semakin banyak sel sperma yang dilepaskan, semakin besar pula peluang pembuahan sel telur. Bayangkan kalau hanya ada satu sel sperma yang dilepaskan dalam sekali ejakulasi. Hal ini bisa menghambat kelangsungan hidup umat manusia karena sulitnya reproduksi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Warna Dahak Merah, Hijau, Atau Hitam? Cari Tahu Artinya di Sini

Warna dahak yang normal adalah bening. Jika Anda mengeluarkan dahak yang berwarna, maka hal itu adalah tanda dari kondisi medis. Apa arti dari warna dahak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Batuk, Kesehatan Pernapasan 26 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Bagi korban KDRT, meninggalkan pasangan yang abusive tak semudah itu. Ini dia alasan korban KDRT bertahan meski hubungannya sarat kekerasan dan kekejaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Perceraian memang bukan sesuatu yang tabu. Tapi keutuhan rumah tangga adalah cita-cita banyak orang. Bagaimana cara menghindari perceraian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Psikologi, Seks & Asmara 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

perut kosong hindari makan pedas dan asam

Kenapa Makanan Pedas Tidak Boleh Dimakan Saat Perut Kosong?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
proses inflamasi

Proses Inflamasi Ternyata Penting Bagi Tubuh, Begini Mekanismenya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Penyebab sakit pinggang

Cari Tahu Gejala, Penyebab dan Pengobatan untuk Sakit Pinggang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
makanan pedas atasi migrain

Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit