Keuntungan dan Risiko Menikah Dengan Wanita yang Usianya Jauh Lebih Tua

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 10/11/2017 . 5 menit baca
Bagikan sekarang

Terpilihnya Emmanuel Macron sebagai Presiden Perancis termuda di usianya yang ke-38 tak hanya menggemparkan publik dengan cerita sukses sang politikus muda. Yang justru lebih menarik perhatian dunia adalah kisah asmara Macron dengan istrinya yang berusia 24 tahun lebih tua, Briggitte Troneux. Lantas, apa yang sebenarnya menjadi pertimbangan seorang pria untuk menikahi wanita lebih tua dari dirinya?

Siap-siap dengan tiga hal ini jika Anda ingin menikah dengan wanita lebih tua

1. Siap untuk tidak memiliki anak

Di usia yang sudah melewati masa keemasan, punya anak mungkin sudah bukan menjadi prioritas hidup bagi kebanyakan wanita karena satu dan lain hal. Oleh karena itu jika Anda sudah memantapkan hati untuk menikah dengan wanita lebih tua, pastikan Anda berdiskusi dulu untuk meluruskan visi dan misi Anda berdua terkait keputusan punya momongan.

Ada banyak yang menjadi pertimbangannya dalam memutuskan hal ini. Beberapa wanita merasa sudah tak lagi sanggup untuk mengurus anak di usia lanjut. Sementara yang lainnya mungkin sudah membawa anak dari pernikahan terdahulu yang sudah beranjak dewasa sehingga berpikiran tak ingin/perlu lagi punya anak di usia lanjut ini.

Keputusannya untuk tidak punya anak juga bisa berangkat dari pertimbangan pahit bahwa si calon anak nanti harus tumbuh besar dengan ibu yang sudah sangat tua, dan mungkin sakit-sakitan.

Meskipun hal ini sudah disepakati, masalah memiliki anak ini bisa menjadi persoalan yang bisa muncul dari dalam pernikahan Anda. Selanjutnya, diskusikan juga mengenai penggunaan kontrasepsi.

2. Masalah kehamilan

Jika keputusan untuk punya momongan tidak menjadi masalah bagi calon istri Anda, merencanakan kehamilan di usia 35 tahun ke atas memiliki risikonya tersendiri. Setelah usia 35 tahun, kesuburan wanita cenderung menurun sehingga relatif lebih sulit hamil. Risiko komplikasi pada wanita yang hamil di atas usia 35 tahun juga lebih tinggi dibandingkan yang hamil di usia lebih muda, seperti lebih rentan keguguran dan bayi lahir prematur atau berat lahir rendah.

Hal ini dilatarbelakangi berbagai kondisi terkait penuaan, seperti penurunan jumlah dan kualitas sel telur, perubahan hormon menjelang menopause yang berakibat pada perubahan siklus ovulasi, serta peningkatan risiko kondisi medis tertentu seperti endometriosis yang dapat memengaruhi peluang kehamilan.

3. Mendominasi hubungan

Semakin lama seseorang hidup di dunia, semakin banyak asam garam kehidupan yang telah dilaluinya. Banyaknya pengalaman hidup ini sedikit banyak memengaruhi kuatnya karakter seseorang. Namun, hal ini bisa berubah menjadi dominasi dalam sebuah hubungan. Tidak mengherankan jika wanita memegang kendali dari hal-hal kecil seperti menentukan tempat makan hingga hal-hal besar seperti menentukan karier pasangannya.

Sikap ini lalu sering dikaitkan dengan sifat posesif yang juga bisa menghantui hubungan Anda. Wanita yang mendominasi percaya bahwa pria harus mengikuti dan menjalankan sesuatu sesuai caranya demi kebaikan bersama. Apalagi jika pasangan pria tidak komplain terhadap dominasi pasangan wanitanya, kondisi ini tentu kurang ideal untuk masa depan sebuah hubungan.

Yang menanti dalam hidup baru Anda sebagai pasangan dari wanita yang lebih tua

1. Kehidupan yang lebih mapan

Pada umumnya, Anda tidak perlu terlalu khawatir mengenai masalah finansial jika memutuskan untuk menikah dengan wanita lebih tua. Kebanyakan dari mereka sudah memiliki hidup dan karir yang mapan, dan tidak lagi mengandalkan uang orangtua.

Namun, tentu bukan berarti Anda menikahinya hanya keuntungan material semata atau hanya supaya Anda tidak perlu repot-repot memikirkan cicilan apartemen atau mobil. Anda harus ingat, bahwa apa yang mereka miliki saat ini karena wanita seperti mereka adalah wanita yang cerdas dan bekerja keras.

2. Lebih dewasa

Semakin bertambahnya umur, biasanya akan membuat seseorang semakin dewasa. Anda yang memilih menikah dengan wanita lebih tua tidak perlu ragu lagi soal pemikiran, karena wanita ini memiliki pemikiran yang lebih dewasa dan tegas. Mereka tidak menyukai konflik sepele ataupun marah-marah tidak jelas. Mereka cukup pandai dalam mengatur emosi maupun suasana hati mereka. Bukan hanya itu, wanita dewasa juga berhati-hati dalam menentukan pilihannya.

3. Banyak pengalaman hidup

Wanita yang lebih tua, biasanya telah banyak melewati masa-masa sulit atau kegagalan baik dari segi kehidupan, pekerjaan, maupun percintaan. Anda bisa mempelajari apa yang telah mereka lalui. Anda bisa membagi keluh kesah Anda tanpa merasa khawatir dihakimi karena kesalahan yang Anda buat. Wanita yang lebih dewasa justru akan membantu memberikan solusi terbaik untuk masalah yang sedang Anda hadapi.

4. Lebih realistis

Wanita dengan usia yang lebih tua, telah melalui banyak fase dalam kehidupannya, sehingga mereka jarang menuntut banyak hal. Mereka melihat keadaan dengan cara yang lebih realistis. Sering kali, wanita yang belum dewasa, banyak berimajinasi mengenai kehidupannya. Berbeda dengan wanita dewasa, mereka menjalani kehidupannya dengan lebih realistis dan tanpa drama.

5. Mudah dipahami

Kerap kali para pria harus menghadapi pasangan yang manja dan sulit dimengerti. Banyak hal yang mereka harus terka atau tebak-menebak tentang apa yang dirasakan atau diinginkan pasangannya. Namun, hal ini tidak berlaku bagi wanita dewasa. Mereka lebih terbuka dan blakblakan tentang apa yang mereka mau ataupun tidak. Wanita dewasa mengetahui bagaimana memperlakukan dirinya sendiri terutama Anda sebagai pasangannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Masalah Utama yang Sering Diributkan Menjelang Pernikahan

Masa-masa menuju pernikahan adalah waktu-waktu yang rawan. Menjelang pernikahan, biasanya masalah datang silih berganti menguji Anda dan pasangan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 10/12/2019 . 5 menit baca

Agar Tak Makin Stres, Ini 3 Tips Mencegah Pertengkaran Jelang Pernikahan

Sering kali terjadi konflik di antara pasangan sebelum hari pernikahan tiba. Bagaimana agar pertengkaran menjelang pernikahan dapat dicegah?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Seks & Asmara 10/10/2019 . 4 menit baca

4 Alasan Umum yang Membuat Seseorang Takut Menikah

Banyak orang yang menjalin asmara ingin akhirnya berumah tangga, tapi ada juga yang malah sangat takut menikah sampai menghindari cari pacar. Kenapa begitu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 26/09/2019 . 4 menit baca

Menikah dengan Wanita yang Lebih Tua, Apa Saja Tantangannya?

Pasangan yang lebih tua cenderung lebih dewasa dan mapan. Namun, menikahi wanita yang lebih tua nyatanya juga memiliki tantangan tersendiri.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Seks & Asmara 09/07/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

sumber stres dalam pernikahan

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca

Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020 . 8 menit baca
dampak memelihara hewan selama hamil

Hati-hati, Ini Risiko Memelihara Hewan Selama Hamil

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 05/04/2020 . 5 menit baca
dampak banjir ibu hamil

Hati-Hati, Banjir Bisa Berdampak Buruk Terhadap Kesehatan Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 03/01/2020 . 4 menit baca