8 Hal yang Bisa Mengganggu Kemampuan Ereksi

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bicara tentang ereksi adalah bicara tentang aliran darah. Jantung Anda, alias organ yang memompa darah, harus memiliki stamina yang optimal agar dapat menghasilkan ereksi terbaik. Apapun yang mengotori jantung Anda, seperti kecanduan merokok, pastinya berpengaruh juga pada kinerja penis Anda.

Testosteron adalah faktor kedua yang krusial dalam hal ereksi, dan ada banyak hal aneh yang dapat mengacaukan produksinya. Simak daftar berikut ini tentang delapan hal yang dapat mengganggu kemampuan ereksi Anda.

1. Botol plastik dan minuman kaleng

Botol minum dari kaleng dan plastik mengandung bisphenol-A (BPA) dalam kadar tinggi, sebuah zat yang memicu produksi hormone estrogen wanita. Kandungan BPA tersebut dapat memicu produksi estrogen yang berlebih dan menyebabkan perubahan hormon yang akan mempengaruhi kejantanan Anda, hal ini diperoleh dari studi di Kaiser Permanente. Selain itu, jenis kertas dan tinta yang digunakan oleh kebanyakan struk di supermarket dan struk ATM juga dicetak dengan menggunakan kertas berkandungan BPA.

2. Makanan penutup

Melahap sepotong kue manis atau sekaleng minuman ringan bersoda dapat mengakibatkan kenaikan kadar gula darah yang menstimulasi pelepasan hormon insulin. Menurut studi dari Irish and American Researcher, hal itu akan membuat penis Anda menjadi lebih sulit untuk berereksi. Hubungan gula-insulin-testosteron ini juga menjelaskan mengapa kadar testosteron Anda cenderung tinggi di pagi hari dan membuat Anda mengalami ereksi di pagi hari, saat gula darah rendah akibat Anda belum makan berjam-jam.

3. Sulit menutup mata

Menurut University of Chicago, tidur selama 5 jam tiap malam sudah cukup untuk meningkatkan testosteron level sebanyak 10% di kalangan remaja pria yang sehat. Tidur sangatlah penting untuk produksi testosteron. Jadi bila Anda tidak mendapatkan cukup tidur, yaitu sekitar 8 jam tiap malam, jangan kaget bila ereksi Anda terlihat.

4. Bayi di kamar tidur Anda

Tertidur di dekat bayi yang baru lahir, bahkan jika bayi tidur di ranjang yang berbeda tapi masih dalam satu ruangan, dapat menurunkan produksi testosteron Anda sebanyak 7 persen atau lebih, menurut studi dari Notre Dame dan Northwestern University. Anda mungkin berpikir penyebabnya adalah karena Anda sering terbangun di malam hari karena tangisan bayi, tetapi ada bukti yang menunjukkan bahwa perubahan hormonal yang disebabkan oleh tidur di sumber suara bising, meski Anda tidak terbangun, juga dapat memicu penurunan testosteron.

5. Kedelai

Meski merupakan bahan makanan favorit setiap vegan sebagai pengganti protein hewan, kedelai bersifat seperti estrogen, yang merupakan senyawa steroid dan berfungsi sebagai hormone seks pada wanita, sehingga dapat menurunkan kada testosteron di tubuh Anda. Sebuah studi dari Harvard Medical School menemukan bahwa sedikit kedelai tidak akan menurunkan libido Anda. Namun, konsumsi kedelai dalam jumlah banyak, terutama jika dijadikan makanan sehari-hari, bisa menyebabkan masalah untuk ereksi Anda.

6. Jantung berdebar terlalu sering

Lari lebih dari 60 km setiap minggu bisa menurunkan tingkat testosteron sekitar 17 persen, menurut penelitian dari University of British Columbia. Terlalu banyak berlari juga bisa mengganggu komunikasi antara otak dan kelenjar penghasil hormon, yang mungkin menjelaskan kenapa pelari hardcore mengalami penurunan testosteron.

7. Minuman keras

Beberapa komponen minuman beralkohol, dari mulai hops dalam bir sampai congener dalam wine, memiliki sifat seperti estrogen yang dapat menurunkan testosteron Anda, menurut sebuah studi dari University of Oklahoma. Untungnya, Anda hanya perlu minum air putih lebih dari dua gelas setiap hari untuk mengurangi efek minuman keras tersebut, menurut sumber dari University of Wisconsin.

8. Jarang keluar rumah

Vitamin D memiliki peranan penting dalam produksi testosteron. Jika Anda tak mendapat cukup vitamin D dari paparan sinar matahari atau dari makanan, kadar testosteron Anda dapat terjun bebas sampa 20 persen atau lebih, menurut riset yang dilakukan di Jerman dan Austria. Namun tenang saja, menurut laporan Harvard Medical School, berjemur selama 15 menit dengan lengan dan kaki yang tidak tertutup pakaian sudah bisa mencukupi dosis harian vitamin D kita.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kalau Terlalu Sering Pakai Vibrator, Apa Efek Samping yang Ditimbulkan?

Ada beberapa cara memenuhi hasrat kepuasan seksual wanita, salah satunya memakai vibrator. Tapi kalau terlalu sering pakai vibrator, apa efeknya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Hidup Sehat, Seks & Asmara 26/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Hubungan Seks Secara Rutin Bisa Mencegah Pikun, Benarkah?

Penelitian menemukan bahwa ubungan seks secara rutin tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tapi juga membantu mencegah pikun. Mengapa demikian?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Seks & Asmara 15/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Rutin Berhubungan Seks Bisa Memperlambat Datangnya Menopause

Menurut penelitian, lebih sering berhubungan seks bisa membantu perempuan memperlambat datangnya masa menopause. Bagaimana penjelasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Konten Bersponsor
seks memperlambat menopause
Hidup Sehat, Seks & Asmara 03/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Melakukan Aborsi Sendiri

Tahukah Anda, bahwa melakukan aborsi sendiri dapat menyebabkan munculnya penyakit ganas pada sang ibu? Itulah penyebab utama dari kematian ibu di dunia.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Melahirkan, Kehamilan 01/04/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

orgasme tanpa disentuh

3 Hal yang Bisa Membuat Anda Orgasme Tanpa Disentuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
yoga untuk pria

Tidak Hanya Wanita, Inilah 7 Manfaat Yoga untuk Pria

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 10/06/2020 . Waktu baca 7 menit
cara membersihkan vibrato mainan seks sex toys

Begini Cara yang Benar Membersihkan Vibrator

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 05/05/2020 . Waktu baca 4 menit