13 Hal yang Terjadi Pada Tubuh Saat Jatuh Cinta

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Setiap manusia pasti pernah merasa jatuh cinta, setidaknya sekali seumur hidup. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya ada banyak reaksi dalam tubuh saat Anda sedang jatuh cinta? Bukan cuma jantung berdebar-debar dan bikin kita berkeringat dingin saat sedang bersama orang yang bikin kita “lupa dunia”, tapi ada juga beberapa reaksi lainnya, bahkan yang membuat kita jadi seperti “orang bodoh” (meskipun hanya untuk sementara).

Apa yang terjadi pada tubuh kita ketika sedang jatuh cinta lebih banyak melibatkan reaksi kimia dan hormon. Seperti dilansir Health dan Kompas, ada beberapa penelitian yang membuktikan apa saja reaksi yang terjadi di dalam tubuh kita saat sedang dimabuk asmara, seperti yang bisa Anda simak di bawah ini:

1. Sama seperti ketagihan obat

Berdasarkan studi yang dilakukan pada tahun 2010 di Rutgers University, para peneliti mengungkap bahwa sensasi jatuh cinta mirip seperti ketagihan obat yang melepaskan euforia.

Otak melepaskan zat kimia seperti dopamin, oksitosin, adrenalin, dan vasopresin. Seorang seksolog klinis dan terapis pernikahan Kat Van Kirk, PhD. mengatakan kimia-kimia tersebut lepas melalui interaksi yang berbeda dan membantu Anda semakin dekat dengan pasangan. Seperti obat, semakin banyak waktu yang Anda habiskan bersama orang yang membuat Anda jatuh cinta, Anda akan semakin “ketagihan”.

2. Bikin “mabuk”

Berdasarkan penelitian yang dilakukan University of Birmingham, semakin banyak oksitosin alias “hormon cinta”, efeknya akan sama seperti ketika Anda meminum banyak wine, mabuk, dan bertingkah aneh-aneh. Para peneliti tersebut melakukan penelitian tentang efek oksitosin dan alkohol, dan meskipun efeknya berbeda pada otak, hasilnya akan sama.

3. Pipi merah, keringat dingin, dan jantung berdetak cepat

Sebelum kencan dimulai, Anda mungkin menyadari bahwa detak jantung akan berdetak lebih cepat dan tangan Anda akan banyak berkeringat. Bukan cuma karena gugup, tapi itu sebenarnya merupakan efek dari stimulasi adrenalin dan norepinephrin, kata Dr. Kirk. “Ini akan menyebabkan sensasi fisik dan hasrat untuk memfokuskan perhatian Anda kepada orang yang membuat Anda jatuh cinta,” katanya.

4. Pupil melebar

Ketika perhatian Anda tertuju pada seseorang, ada stimulasi yang terjadi dalam sistem pembuluh darah simpati Anda, yang menyebabkan pupil mata Anda melebar, kata Dr. Kirk.

5. Anda mungkin merasa sedikit tidak enak badan

Ketika Anda bertemu orang baru dan menarik perhatian Anda, mungkin Anda akan kehilangan nafsu makan dan rasa tidak enak badan. Tapi itulah yang ingin tubuh Anda sampaikan kalau Anda benar-benar menyukai orang yang membuat Anda jatuh cinta. Dr. Kirk mengatakan, biasanya rasa tidak enak badan ini akan hilang seiring berjalannya hubungan Anda dengan pasangan Anda.

6. Anda akan memiliki “kekuatan super”

Pernah dengar cerita seorang ibu yang panik mengangkat mobil untuk menyelamatkan anaknya yang terjebak di bawahnya? Kombinasi cinta dan rasa takut bisa memberikan seseorang kekuatan super yang mendadak muncul dalam keadaan darurat, meski penelitian masih sulit untuk membuktikannya. Kekuatan “super” tersebut juga bisa terjadi pada orang yang jatuh cinta.

“Oksitosin yang dilepas sistem tubuh Anda ketika jatuh cinta sebenarnya bisa meningkatkan toleransi Anda pada rasa sakit fisik,” tutur Dr. Kirk.

7. Jika wanita, nada suara Anda lebih tinggi

Ketika Anda sedang jatuh cinta, kemudian masuk ke tahapan selanjutnya dan mulai berkomitmen, Anda mungkin akan mulai sadar bahwa suara Anda akan jadi lebih tinggi. Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam Journal of Evolutionary Psychology, para peneliti menemukan bahwa ketika perempuan berbicara pada pria, mereka lebih tertarik secara fisik, dan suara mereka akan jadi lebih tinggi dan lebih feminin.

8. Patah hati bisa membuat jantung Anda sakit

Berdasarkan riset American Heart Association, Anda bisa meninggal karena patah hati. Secara ilmiah, ini adalah akibat dari kardiomiopati yang dipicu oleh stress, dan ia bisa menyerang bahkan pada orang paling sehat sekalipun ketika hormon stress mereka berlimpah ruah saat mengalami kejadian emosional seperti meninggalnya pasangan, perceraian, atau bahkan putus cinta.

Gejala kardiomiopati ini mirip serangan jantung, termasuk sesak nafas, detak jantung yang tidak biasa, serta nyeri dada. Meski sindrom patah hati bisa menyebabkan kerusakan permanen pada jantung, dan dalam kasus yang jarang bahkan bisa menyebabkan kematian, kabar baiknya adalah banyak kasus bisa diatasi dan bisa benar-benar disembuhkan dalam waktu beberapa minggu.

9. Berat badan Anda bisa naik

Pada tahun 2012 dalam sebuah review dalam Journal of Obesity, para peneliti menemukan bahwa pasangan yang meningkat berat badannya saat berpacaran biasanya akan berlanjut pada pernikahan. Saat telah menjalin hubungan pun, baik pria maupun wanita biasanya akan lebih banyak makan. Bahkan wanita yang baru menikah berat badannya meningkat 12 kg dalam 5 tahun pertama setelah menikah. 

10. Kalau Anda menikah, Anda bisa hidup lebih lama dan lebih sehat

Berdasarkan studi yang dilakukan Duke University Medical Center, mereka yang memasuki usia 40 tahun pernikahan memiliki sedikit risiko faktor kematian prematur dibandingkan mereka yang bercerai atau tidak pernah menikah.

Studi lainnya dari NYU Langone Medical Center di New York menemukan bahwa pria dan wanita yang menikah bisa memiliki jantung yang lebih kuat dibandingkan yang tidak pernah menikah. Pria biasanya memiliki jantung lebih kuat dibandingkan istrinya, dengan risiko 5% lebih rendah dari penyakit vaskular, berdasarkan riset.

11. Tulang pria akan lebih kuat

Bila Anda jatuh cinta dan kemudian menjalin hubungan, studi dari UCLA menemukan bahwa pada pria yang hubungannya stabil atau menikah setelah berusia 25 tahun biasanya memiliki tulang yang lebih kuat. Tapi studi tersebut menangkap bahwa hal itu bisa terjadi hanya bila pria tersebut menemukan wanita yang suportif.

12. Kreativitas Anda akan berapi-api

Sebuah studi pada tahun 2015 yang dipublikasikan Journal of Family Issues menemukan bahwa ketika Anda berada dalam suatu hubungan, kreativitas Anda akan terpicu. Kenapa?

Para peneliti menyimpulkan bahwa banyak orang yang sedang memulai suatu hubungan asmara akan fokus untuk tujuan jangka panjangnya. Arti lainnya, ketika Anda sedang jatuh cinta, otak akan mempersilakan diri Anda untuk lebih banyak bermimpi dan berimajinasi.

13. Jatuh cinta meringankan rasa sakit kronis

Mungkin terdengar seperti mukjizat, tapi menjalin hubungan dengan seseorang bisa menjadi pengobatan untuk mengurangi rasa sakit kronis, berdasarkan studi yang dilakukan Stanford University School of Medicine pada tahun 2010. Para peneliti mengatakan, jatuh cinta yang intens akan sama efeknya seperti obat penghilang rasa sakit pada area otak. Dokter optimis bahwa cinta akan membantu mengurangi rasa sakit, meskipun mungkin perlu riset lebih lanjut.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Gejala Alergi Dingin Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Kulit mendadak memerah, hidung meler, dan bersin-bersin di ruangan ber-AC? Ini mungkin pertanda gejala alergi dingin. Simak ciri-ciri alergi dingin lainnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 21 September 2020 . Waktu baca 6 menit

Meski “Wangi”, Hobi Menghirup Aroma Spidol Bisa Membahayakan Kesehatan

Aroma menyengat spidol mungkin menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Padahal, kebiasaan mencium spidol menyimpan segudang bahaya untuk tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 21 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Lakukan Hal Ini Saat Pasangan Menolak Berhubungan Seks

Seks yang sehat memang dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, Namun, baaimana jika pasangan menolak berhubungan seks? Simak artikel berikut.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

Pernah merasa seperti tersengat listrik saat bersentuhan dengan orang lain? Ini dia penjelasan kenapa orang tertentu nyetrum ketika disentuh.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Psoriasis kulit kepala

Psoriasis pada Kulit Kepala

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
terapi urine minum air kencing

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
Alergi Sperma

Memiliki Alergi Terhadap Sperma, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 September 2020 . Waktu baca 8 menit