Perbedaan Unik Antara Wanita dan Pria Saat Sedang Jatuh Cinta

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Juni 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Persoalan mengenai cinta memang agak sulit jika dikaitkan dengan logika, baik untuk pria maupun wanita. Meski wanita dan pria sama-sama jatuh cinta, keduanya ternyata akan bersikap dan berperilaku berbeda. Nah, ini yang membedakan pria serta wanita saat jatuh cinta. 

Perbedaan wanita dan pria saat jatuh cinta

Ada yang bilang, kalau wanita jatuh cinta itu karena ia merasa tertarik secara emosional. Sementara pria akan jatuh cinta pada orang yang menarik secara fisik. Keduanya memang akan jatuh cinta dengan cara dan alasan yang berbeda.

1. Pria cenderung visual, wanita perhatikan detail

Nyatatanya, otak pria yang sedang jatuh cinta menunjukkan aktivitas yang berlebih pada korteks visual daripada wanita. Jadi pada umumnya alasan pria jatuh cinta pertama kali karena tertarik secara visual. Saat jatuh cinta, bagian otak tersebut sangat aktif sehingga menimbulkan rasa ketertarikan.

Sedangkan pada otak wanita, aktivitas yang lebih besar justru terjadi di hipokampus, yaitu berkaitan dengan memori. Hipokampus seorang wanita lebih banyak mengambil peran di otaknya daripada pria.

Maka itu, wanita akan lebih memerhatikan segala hal yang ada di sekitarnya dan apa yang pasangan lakukan padanya. Hal ini yang justru membuat wanita jatuh cinta, tak begitu mementingkan penampilan, ia akan lebih mengingat emosi dan rasa yang muncul saat bersama pasangannya. 

2. Pria lebih cepat  jatuh cinta

Banyak yang menganggap jika wanita lebih mudah jatuh cinta. Namun, sebaliknya, justru kaum pria yang cenderung lebih cepat merasakan dan mengungkapkan cintanya. Hal ini disebabkan karena para pria akan merasa jauh lebih aman ketika ia segera mengungkapkan rasa cintanya.

3. Pria lebih bergairah, wanita fokus pada hubungan 

Pria lebih bergairah ketimbang wanita. Hal ini alamiah terjadi karena bagian otak dan hormon pria yang mengatur gairah memang lebih dominan. Namun, jangan menyimpulkan bahwa pria hanya berhubungan untuk memuaskan gairah dan sekadar kontak fisik saja.

Sementara wanita akan lebih fokus untuk membangun sebuah hubungan dengan pasangannya. Ia akan membangun emosi yang kuat serta menjalin hubungan yang berkualitas.

4. Pria butuh beradaptasi

Pria umumnya dilabeli dengan cuek dan masa bodoh. Bukannya pria tidak serius menjalani hubungan dengan Anda, tapi kebanyakan dari mereka memang sulit untuk mengungkapkan perasaannya. Apalagi jika hubungan masih terhitung baru.

Pria membutuhkan waktu lebih banyak untuk beradaptasi hingga ia merasa aman dalam suatu hubungan. Maka itu, pria akan lebih sering menunjukkan cintanya dengan mengajak Anda melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan. ‘

5. Jatuh cinta pada pandangan pertama

Sebuah penelitian pada tahun 2010 oleh Andrew Halperin dan Martie Hazleton dari University of California mengungkapkan bahwa pria cenderung lebih sering jatuh cinta pada pandangan pertama. Lagi-lagi, hal ini disebabkan karena kaum pria mendapatkan atraksi dari penampilan yang ia lihat pertama kali. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Merasa Masa PDKT Lebih Indah Ketimbang Pacaran? Ini 5 Alasannya

Banyak orang bilang masa pdkt alias pendekatan ,lebih indah dan menantang ketimbang hubungan pacaran. Apa penyebabnya? Simak faktanya pada artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 22 April 2018 . Waktu baca 5 menit

Friendzone: Bisa Nggak Sih, Laki-laki dan Perempuan Jadi Sebatas Teman?

Anda mencintai sahabat Anda, tapi dia hanya menganggap Anda sebatas teman. Itulah arti friendzone. Memang, laki dan perempuan tidak bisa berteman?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 2 Maret 2018 . Waktu baca 7 menit

Benarkah Jatuh Cinta Bisa Bikin Bodoh? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Para ahli setuju bahwa cinta bisa bikin bodoh, meski sebenarnya tidak sesederhana itu. Kenapa? Cari tahu penjelasan lengkapnya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 12 Desember 2017 . Waktu baca 5 menit

Yang Perlu Diketahui Oleh Suami Istri Agar Hubungan Intim Makin Menggairahkan

Semakin lama mengarungi bahtera rumah tangga, umumnya pasutri makin jarang melakukan hubungan intim. Tetapi tenang, simak tips berikut ini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Konten Bersponsor
melakukan hubungan intim malam pertama suami istri hubungan seks
Kesehatan Seksual, Tips Seks 28 November 2017 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pacar posesif

Anda Sering Disebut Pacar Posesif? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
cepat jatuh cinta

Psst, Jangan Buru-Buru Jatuh Cinta Nanti Jadi Cepat Benci!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 16 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
cinta memudar

Apakah Cinta Bisa Memudar Seiring Berjalannya Waktu?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 9 April 2020 . Waktu baca 3 menit
menyukai orang yang sama

Naksir Orang yang Sama dengan Sahabat, Harus Bagaimana?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 17 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit