6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 mins read
Bagikan sekarang

Anda mungkin pernah mendengar bahwa pasangan yang menikah hidupnya cenderung lebih bahagia dari orang yang tidak menikah. Namun, hal ini hanya berlaku apabila pernikahan yang diarungi membahagiakan dan memuaskan. Layaknya berbagai keputusan yang Anda ambil dalam hidup, pernikahan menawarkan dua sisi berbeda bagi setiap pasangan. Pernikahan Anda bisa menjadi jawaban atas segala harapan dan keinginan Anda, tapi mungkin juga menjadi sumber stres dalam hidup.

Berbagi hidup dengan orang lain memang tak selalu mudah dan indah. Ada juga saat-saat dan berbagai faktor yang bisa membuat Anda dan pasangan merasa stres atau tertekan dalam pernikahan. Jika Anda terus-menerus merasa stres dan kondisi ini tak kunjung membaik, itu berarti ada sesuatu dalam pernikahan Anda.

Sumber stres dalam pernikahan

Jangan langsung berpikiran negatif karena adanya masalah dalam setiap pernikahan itu wajar saja. Yang penting adalah mengenali sumber stres Anda dan mencari jalan keluar yang terbaik. Inilah berbagai sumber stres yang berasal dari pernikahan Anda.

1. Masalah keuangan

Stres yang disebabkan oleh masalah keuangan dalam rumah tangga adalah penyebab perceraian yang paling besar. Setiap pasangan suami istri ditantang untuk menyatukan visi dan misi dalam hal finansial dan hal ini tidak mudah. Biasanya masalah semakin bertambah pelik kalau satu pihak cenderung menghambur-hamburkan uang dan pihak lainnya bersikeras untuk menabung.   

2. Membesarkan anak

Perbedaan prinsip ketika membesarkan anak bisa membuat Anda stres. Tekanan untuk menjadi orang tua yang ideal saja sudah cukup berat, apalagi jika Anda dan pasangan masih belum sepaham tentang cara membesarkan anak.

3. Kesehatan

Masalah kesehatan yang muncul tiba-tiba tentu akan sangat membebani. Terutama jika masalah kesehatan yang dihadapi cukup serius. Anda akan terus-menerus merasa khawatir dan gugup sementara tanggung jawab masing-masing semakin bertambah.

4. Kehidupan seks

Seks merupakan salah satu pilar pernikahan yang harus dijaga agar tetap kokoh. Maka itu, tanpa Anda atau pasangan sadari, masalah dalam kehidupan seks bisa menyebabkan stres. Coba pikirkan lagi, kapan Anda dan pasangan terakhir berhubungan intim? Apakah Anda dan pasangan menikmatinya?

5. Komunikasi

Salah satu penyebab stres yang Anda rasakan mungkin berakar dari sistem komunikasi yang lemah antara Anda dan pasangan. Perhatikan apakah Anda selalu merasa frustrasi karena maksud Anda tidak tersampaikan dengan baik pada pasangan atau sebaliknya. Meskipun tampak sepele, masalah komunikasi dalam pernikahan bisa perlahan-lahan menyebabkan stres.

6. Kepercayaan

Hilangnya kepercayaan pada pasangan mengakibatkan rasa cemas, gelisah, dan takut yang berlarut-larut. Anda pun akan dipenuhi dengan pikiran negatif dan inilah yang bisa menimbulkan stres. Demikian juga halnya jika Anda lah yang tidak dipercayai oleh pasangan.  

Dampak mengabaikan stres karena masalah pernikahan

Stres yang berasal dari pernikahan Anda tidak akan menghilang begitu saja jika Anda dan pasangan tidak mengusahakan penyelesaian apa pun. Justru gejala stres yang diabaikan bisa membahayakan kesehatan Anda.

1. Depresi

Pernikahan yang tidak bahagia telah terbukti meningkatkan risiko Anda menderita depresi. Penelitian yang dilakukan oleh University of Wisconsin-Madison dalam jurnal Psychophysiology mengungkapkan bahwa mereka yang menderita stres karena masalah pernikahan akan kesulitan menikmati pengalaman serta hal-hal yang membahagiakan. Pertanda ini adalah salah satu dari banyak gejala depresi.

2. Dementia

Dampak lain dari mengabaikan stres yang muncul akibat masalah dalam pernikahan adalah risiko dementia. Deborah Barnes dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Archives of General Psychiatry membuktikan bahwa tekanan dan depresi yang dialami seseorang pada usia paruh baya (35 tahun ke atas) meningkatkan risiko Anda terserang Alzheimer hingga dua kali lipat dan dementia hingga tiga kali lipat.

3. Penyakit jantung

Pernikahan yang penuh dengan tekanan dan sumber stres bisa memberikan dampak buruk bagi jantung Anda. Para ahli di Michigan State Unversity telah berhasil membuktikan kaitan penyakit jantung dengan tingkat kebahagiaan pasangan dalam sebuah pernikahan. Semakin Anda stres dalam pernikahan, semakin tinggi pula risiko Anda terserang penyakit jantung.

Tips meredakan stres dalam pernikahan

1. Membuka diri

Untuk meredakan stres dalam pernikahan, Anda perlu mencari solusi yang tuntas. Caranya adalah dengan membuka diri dengan pasangan. Itu berarti Anda harus mau jujur dan menyampaikan apa yang selama ini Anda rasakan, jangan hanya berasumsi bahwa pasangan Anda seharusnya sudah mengerti isi pikiran Anda. Anda juga harus mau mendengarkan pasangan Anda dengan hati yang lapang, tanpa maksud membela diri atau membantah.

2. Mencari bantuan profesional

Jika segala cara sudah Anda tempuh bersama pasangan tapi perubahan yang diinginkan tak kunjung tiba, jangan malu untuk mencari bantuan profesional seperti konselor pernikahan atau psikolog. Perlu diingat bahwa mencari bantuan profesional bukan berarti pernikahan Anda telah gagal atau Anda tidak mampu menjaga kualitas hubungan dengan pasangan. Ini justru berarti Anda cukup kuat dan peduli untuk menyelamatkan pernikahan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Endokarditis

Endokarditis adalah infeksi bakteri yang menyerang endokardium, bagian dari organ jantung. Ketahui lebih lanjut gejala, penyebab, dan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 30/06/2020 . 1 menit baca

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . 5 menit baca

Apakah Seseorang yang Mengalami Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

Aritmia merupakan jenis penyakit kardiovaskuler yang mempengaruhi denyut jantung. Lantas, apakah Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Aritmia 24/06/2020 . 5 menit baca

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
kelainan katup jantung bawaan pada bayi

Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 7 menit baca
menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 10 menit baca
gagal jantung akut

Gagal Jantung Akut, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kronis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 5 menit baca