Ternyata, Orang Narsis Benci Melihat Orang Lain Bahagia. Anda Salah Satunya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19/07/2018 . 4 mins read
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Banyak pakar yang menganggap bahwa narsisme atau narsistik (narcissistic personality disorder/NPD) merupakan salah satu dari tiga ciri utama gangguan kepribadian. Narcissistic personality disorder dimiliki oleh 1% penduduk dunia. Seseorang yang memiliki kepribadian narsistik egonya sangat besar sehingga mereka hanya mementingkan dirinya sendiri. Orang narsis juga mendambakan untuk terus-menerus dikagumi oleh orang lain. Selain itu, mereka juga merasakan kebencian ketika melihat atau mendengar orang lain bahagia — atau lebih sukses daripada dirinya. Kenapa begitu, ya?

Orang narsis berharap dipuja-puji dan sulit menerima kritikan

Orang-orang yang memiliki kepribadian narsistik sering dideskripsikan sebagai orang yang arogan, manipulatif, dan haus akan puja-puji.

Narsisme sering kali didasari oleh harga diri yang sangat rapuh yang dipengaruhi oleh rasa takut kegagalan atau takut menunjukkan kelemahan diri, dan perasaan insecure (tidak aman; waswas;gelisah) yang tertanam dalam di benak terhadap ketidakmampuan diri.

Untuk menutupi insecurity-nya tersebut, orang yang narsis balik menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang sangat melewati batas dari sikap pede yang sehat. Hal ini akan menumbuhkan gagasan bahwa ia adalah yang terbaik dan tidak terkalahkan, paling spesial, sehingga mereka merasa sangat yakin bahwa mereka pantas dikagumi dan mendapatkan perlakuan khusus dari orang di sekitarnya.

Namun karena harga dirinya yang rapuh tersebut, orang narsis mudah merasa diremehkan dan tidak bisa menerima kritik, bahkan yang membangun sekali pun, sehingga mereka akan berusaha kuat untuk menjatuhkan lawannya dalam rangka mengungguli yang lain.

Semua karakteristik negatif ini terlihat konsisten dalam hidupnya, baik di lingkungan kerja dan hubungan sosial.

Kenapa orang narsis benci melihat orang lain senang?

ciri orang egois narsis

Lantas, mengapa orang narsis benci melihat orang lain senang? Narsisme mendorong kecemburuan dan persaingan yang tidak sehat sehingga orang yang narsis tidak memiliki rasa empati, alias kepedulian dan welas asih terhadap orang lain. Mereka mungkin saja menunjukkan rasa penyesalan, iba, atau murah hati, tapi hanya sebagai kedok untuk mendapat poin plus dari masyarakat; tidak ingin atau gagal membuat perubahan nyata dalam sikapnya.

Itu sebabnya mereka tidak dapat merasakan kebahagiaan sejati dan tulus yang berasal dari hati. Rasa haus akan pengakuan dan puja-puji dari orang lain akan memicu cemburu dan iri terhadap orang lain, sekaligus memercayai bahwa orang lain cemburu terhadap dirinya.

Akibatnya, ketika melihat orang lain berbahagia atau sukses, orang yang narsis akan merasa terusik dan terancam eksistensi dan pamornya karena merasa dirinya tidak mampu mencapai kebahagiaan yang sama, atau lebih baik, seperti yang diraih orang lain. Padahal, mereka merasa sangat yakin mereka berhak mendapatkannya. Ketika melihat orang lain mencapai itu semua, orang narsistik merasa iri dan juga marah.

suka marah

Selain itu, kurangnya empati pada orang narsistik membuatnya memandang sebelah mata berbagai usaha yang sebenarnya telah dilakukan orang lain untuk mendapatkan sesuatu. Mereka justru beranggapan bahwa situasi tersebut tidaklah adil baginya sehingga orang itu tidak layak mendapatkan kebahagiaan dengan alasan apapun.

Jika orang lain bahagia dan terus berkembang, harga dirinya akan terancam karena mereka terus membandingkan dirinya dengan orang tersebut. Bahkan dalam kasus yang ekstrem, orang dengan kepribadian narsistik bisa melakukan berbagai macam usaha semena-mena untuk menjatuhkan Anda, seperti dengan memfitnah dan mengintimidasi saat ia merasa terancam. Segala kecurangan ini ia lakukan untuk membuktikan bahwa ia pantas untuk diakui sebagai seseorang yang superior.

Sebaliknya, ketika melihat orang lain gagal atau terpuruk, orang narsis justru merasa sangat bahagia karena situasi tersebut mendukung gagasan dalam benaknya bahwa ialah orang yang lebih baik dari orang-orang sekitar.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Memanfaatkan Hipnoterapi untuk Menyembuhkan Trauma Psikologis

Bagi orang yang memendam trauma psikologis yang serius, dampaknya begitu terasa dalam hidup sehari-hari. Untungnya, metode hipnoterapi bisa membantu Anda.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 18/06/2020 . 5 mins read

Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

Antidepresan bisa membantu penderita depresi agar pulih, tapi ada efek samping yang perlu diwaspadai. Pahami pro dan kontra antidepresan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 18/06/2020 . 5 mins read

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 mins read

Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

Tanpa Anda sadari, sering berpura-pura sakit ternyata bisa menandakan gangguan jiwa. Cari tahu tanda-tanda dan penyebab sindrom pura-pura sakit berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 13/06/2020 . 5 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

PTSD pandemi COVID-19

Bagaimana Pandemi Membuat Seseorang Berisiko Mengalami PTSD?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . 4 mins read
Berpikir negatif demensia

Sering Berpikir Negatif Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 4 mins read
psikoterapi

Keluar dari Lubang Hitam Anda Lewat Psikoterapi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 5 mins read
sumber stres dalam pernikahan

6 Sumber Stres Utama dalam Pernikahan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 mins read