Automatonophobia, Takut Pada Benda yang Mirip Manusia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 6 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika sedang berjalan-jalan di sebuah pusat perbelanjaan, berbagai produk pakaian yang terpajang di manekin tentu sudah menjadi pemandangan yang biasa. Tapi lain halnya untuk para penderita Automatonophobia. Kegiatan jalan-jalan mendadak jadi sebuah trip horor yang mencekam. Mereka pasti akan merasa tersiksa dan memilih untuk segera pulang ke rumah.

Automatonophobia bukan hanya ketakutan biasa

Automatonophobia merupakan sebuah fobia yang menyebabkan seseorang merasakan ketakutan saat melihat benda-benda yang bentuknya menyerupai manusia seperti figur lilin, manekin, patung, boneka, robot, atau animatronik.

Tidak hanya ketakutan biasa, penderita automatonophobia juga mengalami kecemasan dan stres yang berlebih saat berhadapan dengan benda yang menjadi fobia.

Hal ini tentu akan mengganggu pada kehidupan sehari-hari, terutama saat penderita mendatangi tempat-tempat yang sarat akan objek yang ditakuti seperti pusat perbelanjaan, bioskop atau taman bermain.

Dalam kasus yang parah, fobia ini dapat membuat penderitanya mengisolasi diri dari lingkungan sosialnya dan takut pergi dari rumah karena kekhawatiran akan bertemu dengan objek fobianya.

Gejala automatonophobia

automatonophobia
Sumber: Good Therapy

Gejala yang dialami oleh penderita automatonophobia bisa bermacam-macam pada setiap orang. Tidak selalu ketika melihat langsung, reaksi ketakutan bisa muncul walau hanya melihat fotonya saja. Berikut adalah gejalanya:

  • perasaan resah dan gelisah
  • rasa khawatir dan was-was akan bertemu lagi dengan objek yang ditakuti
  • jantung yang berdebar kencang
  • sesak nafas dan nyeri dada
  • tubuh bergetar
  • menghilangnya konsentrasi
  • mual dan pusing
  • gangguan tidur
  • serangan panik

Beberapa reaksi lainnya adalah ketika orang dengan automatonophobia tiba-tiba dihadapkan dengan objek yang ditakuti, mereka akan langsung terdiam, berlari, atau sembunyi. Kebanyakan dari mereka selalu berusaha menjauh dari tempat atau menghindari situasi yang memungkinkan untuk bertemu dengan objek tersebut.

Apa saja penyebab automatonophobia?

Belum diketahui secara pasti apa penyebab automatonophobia. Namun, sebuah penelitian menyatakan penyebab utama dapat terbagi menjadi dua jenis yaitu experiential phobia dan non-experiential phobia.

Pada experiential phobia, ketakutan pada sesuatu dapat disebabkan karena kejadian yang traumatis di masa lalu seperti menonton film horor atau science fiction dengan robot berbentuk manusia yang menyeramkan, juga berkunjung ke museum dengan banyak patung di dalamnya.

Sedangkan pada non-experiential phobia, penderita tidak mengalami kejadian yang membuat trauma. Namun, terdapat beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan munculnya fobia:

  • Memiliki orang tua, saudara, atau keluarga lain yang menderita automatonophobia dapat menjadi kemungkinan Anda juga akan mengalaminya.
  • Mendengar cerita menyeramkan yang berkaitan dengan benda-benda berupa manusia dapat menimbulkan reaksi sensitif untuk beberapa orang.
  • Perkembangan otak yang membuat seseorang lebih rentan terhadap fobia tersebut.

Bagaimana cara mengatasinya?

automatonophobia
Sumber: NBC News

Automatonophobia dapat diatasi dengan terapi yang tepat. Terapi yang akan dilakukan juga bergantung dari gejala-gejala tertentu yang dialami, tingkat keparahan, dan efeknya untuk kegiatan sehari-hari. Biasanya, orang dengan automatonophobia dapat ditangani dengan terapi perilaku kognitif (CBT) dan terapi eksposur.

CBT merupakan pendekatan psikoterapi yang bertujuan untuk mengubah pola pikir menjadi lebih baik dengan membantu menghilangkan pikiran-pikiran buruk tentang objek yang ditakuti.

Terapi lanjutan yang akan dilakukan adalah terapi eksposur. Pada terapi ini, penderita fobia akan dihadapkan langsung dengan sesuatu yang ditakutkan.

Terapi eksposur berfokus pada mengubah respons Anda terhadap objek yang ditakuti. Terapi ini bertujuan untuk memperbaiki kebiasaan menghindar dan mengurangi reaksi serta gejala kepanikan yang terjadi saat berhadapan dengan objek ketakutannya.

Jika terapi masih kurang mencukupi untuk mengatasi fobia, penggunaan obat-obatan mungkin akan disertakan dalam penanganan. Pil antidepresan, beta blockers, dan tranquizillers dapat digunakan, benzodiazepines juga dapat digunakan untuk mengatasi gejala dalam jangka pendek.

Namun, perlu diketahui penggunaan benzodiazepines tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan ketergantungan.

Beberapa perawatan di rumah ini juga dapat dilakukan. beberapa di antaranya adalah:

  • Mindfulness strategy. Hal ini dapat membantu Anda untuk mengurangi kecemasan dengan mengubah pola pikir atas sesuatu yang ditakuti.
  • Melakukan teknik relaksasi. Latihan relaksasi seperti pernapasan yang dalam dan relaksasi otot dapat membantu mengatasi stres dan rasa cemas.
  • Melakukan aktivitas fisik yang disenangi. Cara ini dapat membantu dalam melupakan ketakutan Anda walau sejenak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cherophobia Adalah Fobia yang Membuat Anda Takut Bahagia

Cherophobia adalah sebutan bagi orang yang mengalami rasa takut berlebihan terhadap rasa bahagia. Apa penyebab dan ciri-cirinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Psikologi 14 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengetahui Penyebab dan Cara Mengatasi Fobia Ular

Rasa takut pada ular sangatlah wajar, tapi ketakutan yang menjadi fobia dapat mengganggu kegiatan sehari-hari. Apa saja penyebab dan cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Psikologi 8 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Tips Menghadapi Ketakutan Saat Anda Mau Disuntik

Tidak semua orang berani untuk disuntik. Jika Anda memang takut disuntik, lihat tips mengatasi ketakutan tersebut di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 30 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

Sering Dikira Sama, Ini Perbedaan antara Fobia dan Rasa Takut

Banyak orang yang mengira bahwa ketakutan biasa dan fobia hampir mirip. Ternyata, beberapa penelitian menunjukkan terdapat perbedaan antara fobia dan takut.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Psikologi 13 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

somniphobia

Mengenal Somniphobia, Ketika Seseorang Takut Akan Jatuh Tertidur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit
ommetaphobia

Mengenal Ometaphobia, Ketika Seseorang Takut Berlebihan pada Mata

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 26 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
perkembangan psikologi anak

Mengenal Pedophobia, Ketakutan Terhadap Anak-Anak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 15 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
demam panggung

Mengenal Istilah ‘Demam Panggung’ dan Cara Menghadapinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit