Pentingnya Kecerdasan Emosional di Tempat Kerja

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26/03/2020
Bagikan sekarang

Kecerdasan emosional atau yang sering disebut juga EQ (emotional quotient) sekarang ini menjadi topik hangat dan menjadi salah satu pertimbangan sebelum sebuah perusahaan mempekerjakan karyawan. Seseorang memiliki kecerdasan emosional apabila dia mampu mengenali dan mengerti emosi diri sendiri dan orang lain.

Pentingnya kecerdasan emosional dapat bermanfaat seperti dalam membuat keputusan, mencari solusi dari sebuah masalah, dan berkomunikasi dengan teman atau partner kerja. Lalu, bagaimana kecerdasan emosional di tempat kerja bisa berpengaruh terhadap karier Anda? Simak ulasannya di bawah.

Apa pentingnya kecerdasan emosional di tempat kerja?

cemas saat wawancara kerja

Apabila Anda memiliki kecerdasan emosional, berarti Anda dapat mengidentifikasi dan mengontrol emosi seperti ketika frustasi atau merasa sedih. Kabar baiknya, kemampuan ini dapat dilatih.

Menurut sebuah survei dari beberapa perekrut pekerja, hampir 75% responden menunjukkan bahwa mereka lebih mementingkan EQ daripada IQ dari calon karyawan. Hal ini menunjukkan, kecerdasan emosional lebih banyak memberi dampak pada pekerjaan, daripada urusan teknis.

Berikut alasan pentingnya kecerdasan emosional di tempat kerja:

  • Membuat keputusan dan menyelesaikan masalah dengan lebih baik
  • Tetap tenang ketika berada di bawah tekanan
  • Menyelesaikan konflik
  • Memiliki empati yang lebih besar
  • Mau mendengar, merefleksikan, dan menanggapi kritik yang membangun

Di sisi lain, apabila tingkat kecerdasan emosional rendah, di tempat kerja akan terdapat situasi seperti:

  • Tidak bertanggung jawab atau playing victim
  • Memiliki gaya berkomunikasi pasif atau agresif
  • Menolak untuk bekerja secara tim
  • Terlalu kritis atau tidak mau menerima pendapat dari orang lain

Di tempat kerja, tidak mudah untuk bergaul atau bersosialisasi karena lingkungannya lebih beragam bila dibandingkan dengan lingkungan rumah.

Anda juga tidak selalu bisa mengerti masalah atau hal apa yang sedang dialami oleh orang lain. Untuk itu, pentingnya kecerdasan emosional dapat membantu mengatasi bagaimana menghadapi karakter orang yang bermacam-macam ini.

Elemen penting dari kecerdasan emosional di tempat kerja

merasa diawasi meningkatkan fungsi otak

Kecerdasan emosional atau EQ terdiri dari empat elemen. Berikut di antaranya:

 1. Kesadaran diri

Sadar diri merupakan kemampuan untuk mengenali emosi diri sendiri dan dampaknya ketika akan membuat sebuah keputusan.

Apakah Anda dapat secara cepat merasakan sesuatu yang salah saat masuk ke dalam ruangan dan bertemu dengan orang asing? Sebelumnya hal ini dikenal dengan “intuisi.” Kemampuan instingtif ini berasal dari tingkat kecerdasan emosional Anda.

2. Manajemen diri

Elemen kedua dari EQ yang dapat memengaruhi pekerjaan adalah manajemen diri. Artinya, Anda perlu menguasai kemampuan untuk mengontrol emosi, perilaku, dan cara untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

Selain itu, elemen dari kecerdasan emosional ini dapat menekan rasa marah, kekecewaan, dan rasa takut sehingga emosi tidak memengaruhi Anda ketika akan mencoba menyelesaikan sebuah masalah. Lalu Anda juga dapat membaca keadaan, seperti kapan waktunya untuk mendengar, bertanya, dan meminta bantuan.

3. Kesadaran sosial

Kesadaran sosial dapat membuat Anda merasakan, mengerti, dan tahu bagaimana bereaksi terhadap emosi yang ditunjukkan orang lain serta merasa nyaman untuk bersosialisasi.

Anda juga akan merasakan ketika secara tidak sengaja menyinggung atau membantu membaca emosi dari raut wajah lawan bicara.

4. Manajemen hubungan

Kemampuan ini dapat membuat Anda menjadi seseorang yang inspiratif, berpengaruh, dan tahu bagaimana menjaga hubungan baik dengan orang lain. Selain itu juga Anda akan lebih mudah mengontrol sebuah konflik karena mampu tenang, tapi tetap fokus dalam situasi tertentu.

Pentingnya kecerdasan emosional berdampak tidak hanya pada kesehatan diri tapi juga pada kesuksesan di tempat kerja. Setiap perusahaan memiliki lingkungan yang berbeda.

Terutama bagi Anda yang baru masuk di tempat kerja baru, usahakan untuk selalu terbuka dengan membuka mata, telinga, dan hati mengenai setiap informasi.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Alasan Pentingnya Punya Tim Support System untuk Kesehatan Mental

Masalah bisa datang kapan saja dan belum tentu bisa terlewati dengan baik. Maka dari itu, Anda perlu tahu pentingnya support system atau dukungan!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina

Manfaat Rutin Melakukan Yoga Bridge Pose pada Fisik dan Mental

Bridge pose menjadi salah satu pose yoga yang memiliki banyak manfaat. Ragam manfaat tersebut mulai dari kesehatan fisik hingga menjaga kesehatan mental.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

Jangan Asal Pilih, Begini Cara Menentukan Terapis Seks yang Cocok untuk Anda

Terapis seks hadir untuk Anda yang membutuhkan saran tentang persoalan hubungan intim yang mungkin sulit dikomunikasikan. Bagaimana memilih terapis seks?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Seseorang yang intoleransi laktosa umumnya akan mengalami gangguan pencernaan sesudah mengonsumsi produk susu. Berikut cara aman menghindarinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau hujan

Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 15/05/2020
hubungan poliamori

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
crab mentality adalah

Crab Mentality, Sindrom Psikologis yang Menghambat Orang Lain untuk Sukses

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020
pengaruh tbc pada ibu hamil

Apa Pengaruh TBC pada Ibu Hamil dan Janin?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020