Mungkin Anda sudah tidak asing lagi atau setidaknya pernah mendengar mengenai gangguan bipolar atau bipolar disorder sebelumnya. Bipolar disorder termasuk ke dalam salah satu penyakit kejiwaan, yang kerap ditandai dengan perubahan mood ekstrem oleh pengidapnya. Namun jangan salah, faktanya tidak hanya ada satu jenis bipolar disorder di masyarakat, lho. Lantas, apa saja macamnya?

Kenali berbagai jenis bipolar disorder yang sebenarnya

Meski secara umum tampak sama, ternyata para pengidap bipolar disorder dapat dibedakan berdasarkan beberapa tipe sebagai berikut:

1. Bipolar tipe 1

Orang dengan bipolar tipe 1 biasanya mengalami suatu episode mania (sangat bahagia) yang kemudian berubah dengan episode depresi (sangat sedih). Dalam kasus ini, perubahan suasana hati yang muncul akan sangat kentara ketika orang tersebut sedang bahagia dan bersemangat, sampai sedih dan depresi berat secara tiba-tiba.

Kondisi tersebut dapat membuat pengidapnya melakukan tindakan yang seolah tidak dipikir dengan akal sehat. Ambil contoh, melakukan kekerasan fisik atau mental, melukai diri sendiri atau orang lain, dan lain sebagainya bahkan terkadang sampai membutuhkan perawatan khusus.

Episode mania umumnya berlangsung sekitar 1 minggu, yang diiringi dengan episode depresi selama 2 minggu.

2. Bipolar tipe 2

Sedikit berbeda dengan jenis bipolar disorder tipe 1, bipolar tipe 2 tidak mengalami episode mania, melainkan mengalami episode hipomania sehingga perubahan suasana hati yang terjadi cenderung lebih ringan.

Episode hipomania adalah bentuk mania ringan sehingga tidak terlalu menampakkan perubahan suasana hati yang dialami oleh pengidapnya. Namun tetap saja, setelah episode hipomania selesai maka akan segera digantikan dengan episode depresi.

Gejala periode hipomania sebenarnya hampir mirip dengan periode mania. Hanya saja, durasi dari periode hipomania umumnya lebih singkat dan gejalanya tidak terlalu parah.

penyebab bipolar disorder

3. Siklotimia disorder

Siklotimia adalah suatu bentuk bipolar disorder dalam versi yang lebih ringan. Gejala siklotimia pun hampir mirip dengan bipolar disorder, yakni turut mengakibatkan perubahan suasana hati yang cepat dan dalam waktu yang singkat.

Namun yang perlu digaris bawahi, jika dibandingkan dengan bipolar disorder tipe 1 dan 2, siklotimia memiliki intensitas depresi dan episode hipomania yang lebih ringan.

4. Rapid cycle

Rapid cycle atau siklus cepat termasuk dalam satu di antara beberapa jenis bipolar disorder, yang tampak ketika pengidapnya mengalami berbagai perubahan mood dalam kurun waktu 12 bulan.

Dengan catatan, seseorang baru bisa dikatakan memiliki gangguan bipolar jenis rapid cycle bila periode suasana hati yang dialaminya berlangsung selama beberapa hari.

Perubahan suasana hati tersebut biasanya akan terus berganti dengan intensitas yang tidak menentu. Artinya, mereka bisa sangat bahagia, tidak terlalu bahagia, sangat sedih, bahkan tampak normal seperti tidak ada masalah.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca